Ribuan Massa 212 Desak Presiden Copot Menag Yaqut

- Editor

Jumat, 4 Maret 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NasionalPos.com, Jakarta — Ribuan massa aksi yang tergabung dalam Persaudaraan Alumni (PA) 212, GNPF Ulama, FPI dan Spirit 212 mengepung kantor Kementerian Agama (Kemenag), Jumat (4/3/2022). Massa menuntut pencopotan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas yang mencederai Umat Islam terkait pernyataannya yang dianggap menyamakan suara azan dengan gonggongan anjing.

Massa terlihat mulai bergerak ke kantor Kemenag usai sholat Jumat atau sekitar pukul 13.30 WIB. Sejumlah massa tampak membawa poster “Menteri Agama kok Menistakan Agama” dan juga “Copot Menag Yaqut”..

Baca Juga :   Kunjungan Atase Pertahanan Angkatan Laut Australia di Seskoal

Koordinasi Aksi Fikri Bareno mengatakan aksi yang mendesak Yaqut mundur dari jabatannya sebagai Menag ini dilakukan karena pernyataan Yaqut dinilai telah mencederai umat Islam. Karena ucapan Yaqut telah menyamakan suara azan dengan suara gonggongan anjing.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tidak perlu menyamakan suara azan dengan gonggongan anjing. Saya ingatkan kepada Menag Yaqut jangan mengusik-usik azan,” tegas Fikri dari atas mobil komando.

“Seharusnya Menteri Agama mengeluarkan pernyataan yang damai. Saudara dengan mudah mengacak-acak agama Islam,” jelasnya.

Baca Juga :   Satu Hari Lagi Jelang Pemilu 2024,Ketum GNBI:Jadilah Pemilih Cerdas Jangan Golput

Aksi tersebut menyebabkan arus lalu lintas di kawasan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, mengalami kemacetan.

Sementara, Plt Wakil Ketua Umum PA 212 Novel Bamukmin menyatakan bahwa aksi serupa bertajuk “Aksi Bela Islam” tersebut akan digelar di seluruh Indonesia.

Novel menandaskan, aksi akan terus dilanjutkan sampai tuntutan utama demonstrasi terpenuhi. “Kami sedang mempersiapkan aksi bela islam lawan penista agama berjilid-jilid sampai Yaqut dipenjara atau dicopot,” tandasnya. (*)

 

 

Berita Terkait

JK Mantan Wapres : Hak Angket Dapat Hilangkan Kecurigaan Kecurangan Pemilu
PDIP Optimis Quorum Hak Angket Terpenuhi
Hak Angket Langkah Strategis Selamatkan Demokrasi, Semua Rakyat Harus Mendukungnya
Komnas HAM Ungkap Banyak Perusahaan Tak Liburkan Karyawan Saat Pemilu
Zulkifli, Ketua MN PIC AMIN Tunjukkan Bukti Keberpihakan Presiden Jokowi Pada Paslon 02
Migrant CARE Laporkan Dugaan Pelanggaran Uya Kuya ke Bawaslu RI
KPU Akui Sirekap Sempat Dihentikan Sementara Untuk Sinkronisasi
IPR Imbau Masyarakat Sabar Tunggu Hasil Resmi Pemilu 2024 dari KPU
Berita ini 534 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Februari 2024 - 19:52 WIB

JK Mantan Wapres : Hak Angket Dapat Hilangkan Kecurigaan Kecurangan Pemilu

Jumat, 23 Februari 2024 - 19:35 WIB

PDIP Optimis Quorum Hak Angket Terpenuhi

Kamis, 22 Februari 2024 - 19:33 WIB

Hak Angket Langkah Strategis Selamatkan Demokrasi, Semua Rakyat Harus Mendukungnya

Rabu, 21 Februari 2024 - 19:19 WIB

Komnas HAM Ungkap Banyak Perusahaan Tak Liburkan Karyawan Saat Pemilu

Rabu, 21 Februari 2024 - 12:21 WIB

Zulkifli, Ketua MN PIC AMIN Tunjukkan Bukti Keberpihakan Presiden Jokowi Pada Paslon 02

Selasa, 20 Februari 2024 - 20:19 WIB

Migrant CARE Laporkan Dugaan Pelanggaran Uya Kuya ke Bawaslu RI

Senin, 19 Februari 2024 - 20:24 WIB

KPU Akui Sirekap Sempat Dihentikan Sementara Untuk Sinkronisasi

Jumat, 16 Februari 2024 - 19:57 WIB

IPR Imbau Masyarakat Sabar Tunggu Hasil Resmi Pemilu 2024 dari KPU

Berita Terbaru

Headline

Ragam Acara Perayaan Nyepi di Pura Aditya Jaya

Sabtu, 24 Feb 2024 - 18:51 WIB