Home » Politik » Ribuan Massa 212 Desak Presiden Copot Menag Yaqut

Ribuan Massa 212 Desak Presiden Copot Menag Yaqut

Dhio Justice Law 04 Mar 2022 174

NasionalPos.com, Jakarta — Ribuan massa aksi yang tergabung dalam Persaudaraan Alumni (PA) 212, GNPF Ulama, FPI dan Spirit 212 mengepung kantor Kementerian Agama (Kemenag), Jumat (4/3/2022). Massa menuntut pencopotan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas yang mencederai Umat Islam terkait pernyataannya yang dianggap menyamakan suara azan dengan gonggongan anjing.

Massa terlihat mulai bergerak ke kantor Kemenag usai sholat Jumat atau sekitar pukul 13.30 WIB. Sejumlah massa tampak membawa poster “Menteri Agama kok Menistakan Agama” dan juga “Copot Menag Yaqut”..

Baca Juga :  Cukai Rokok Batal Naik, Generasi Muda di Ambang Bahaya

Koordinasi Aksi Fikri Bareno mengatakan aksi yang mendesak Yaqut mundur dari jabatannya sebagai Menag ini dilakukan karena pernyataan Yaqut dinilai telah mencederai umat Islam. Karena ucapan Yaqut telah menyamakan suara azan dengan suara gonggongan anjing.

“Tidak perlu menyamakan suara azan dengan gonggongan anjing. Saya ingatkan kepada Menag Yaqut jangan mengusik-usik azan,” tegas Fikri dari atas mobil komando.

“Seharusnya Menteri Agama mengeluarkan pernyataan yang damai. Saudara dengan mudah mengacak-acak agama Islam,” jelasnya.

Baca Juga :  Rombongan Dudung Alami Kecelakaan di Papua

Aksi tersebut menyebabkan arus lalu lintas di kawasan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, mengalami kemacetan.

Sementara, Plt Wakil Ketua Umum PA 212 Novel Bamukmin menyatakan bahwa aksi serupa bertajuk “Aksi Bela Islam” tersebut akan digelar di seluruh Indonesia.

Novel menandaskan, aksi akan terus dilanjutkan sampai tuntutan utama demonstrasi terpenuhi. “Kami sedang mempersiapkan aksi bela islam lawan penista agama berjilid-jilid sampai Yaqut dipenjara atau dicopot,” tandasnya. (*)

 

 

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
‘Mas Bahlil Ganteng’ dan Transformasi Politik Golkar

Dhio Justice Law

12 Jun 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia-LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Indonesia saat ini, seorang politikus tidak harus terlihat negarawan untuk menjadi populer. Cukup viral. Fenomena lagu “Mas Bahlil Ganteng” memperlihatkan bagaimana politik perlahan bergeser dari arena gagasan menuju arena hiburan digital. Yang bekerja bukan lagi kedalaman visi, melainkan kekuatan algoritma. Bukan seberapa kuat argumentasi seorang …

MBG dan Pesta Babi Kekuasaan

Dhio Justice Law

11 Jun 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI)  NasionalPos.com, Jakarta – Program makan bergizi gratis (MBG) awalnya dijual sebagai wajah belas kasih negara. Sebuah janji tentang kepedulian terhadap rakyat kecil, tentang anak-anak yang harus diselamatkan dari lapar dan ketimpangan. Tetapi di tengah munculnya dugaan keterlibatan keluarga sejumlah pejabat tinggi dalam pusaran proyek MBG, publik …

Sawah, Kandang dan Laut: Ancaman Nyata bagi Oligarki

Dhio Justice Law

02 Jun 2026

Oleh: Ridwan Umar (Sekjen Garda Bumiputera) NasionalPos.com, Jakarta – Indonesia terlalu lama diajarkan bahwa kekuasaan hanya lahir dari partai politik, parlemen, dan istana. Padahal dalam sejarah bangsa mana pun, kekuasaan sejati selalu berdiri di atas penguasaan ekonomi. Dan hari ini, ekonomi Indonesia terlalu banyak dikuasai segelintir elite. Oligarki tidak selalu tampil dengan wajah menakutkan. Kadang …

Marwah Daud: Saatnya Gerakan Ekonomi Rakyat Rontokkan Oligarki

Dhio Justice Law

01 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Mantan asisten peneliti Unesco dan World Bank, Dr. Marwah Daud Ibrahim menyerukan Rakyat Indonesia untuk bangkit dan melawan oligarki melalui Gerakan Ekonomi Rakyat. Seruan itu dilontarkan Marwah Daud saat menjadi nara sumber Seminar Kebangsaan bertema Mengokohkan Pilar Kebangsaan dan Perdamaian Dunia Dalam Menghadapi Dinamika Konflik Geopolitik yang digelar dalam rangkaian Musyawarah KAHMI …

TB Massa: Indonesia Gagal Bangun Demokrasi

Dhio Justice Law

01 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Pengamat politik Universitas Nasional (Unas) Prof. (assoc) TB. Massa Djafar menganggap Indonesia telah gagal membangun kehidupan demokrasi. Pernyataan itu disampaikan TB Massa sebagai nara sumber dalam sesi dialog Seminar Kebangsaan bertema Mengokohkan Pilar Kebangsaan dan Perdamaian Dunia Dalam Menghadapi Dinamika Konflik Geopolitik yang digelar dalam rangkaian Musyawarah KAHMI (Korps Alumni Himpunan Mahasiswa …

MS. Kaban: Indonesia Belum Menemukan Pemimpin Yang Tepat

Dhio Justice Law

01 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Mantan Menteri Kehutanan, Dr. MS. Kaban menilai Bangsa Indonesia belum menemukan pemimpin yang tepat. Indikasinya, segala bentuk kejahatan dan yang dibenci Allah SWT semakin tumbuh subur. Hal itu dilontarkan Kaban yang juga dikenal senior KAHMI (Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam) dalam Seminar Kebangsaan bertema Mengokohkan Pilar Kebangsaan dan Perdamaian Dunia Dalam Menghadapi …

x
x