Home » Headline » Ruang Udara untuk Israel Telah Dibuka Pemerintah Saudi Arabia

Ruang Udara untuk Israel Telah Dibuka Pemerintah Saudi Arabia

dito 16 Jul 2022 91

Nasionalpos.com, Riyadh– Diperoleh informasi yang menyebutkan bahwa Arab Saudi membuka ruang udaranya untuk semua penerbangan. Ini mengakhiri kebijakan Saudi yang melarang penerbangan Israel untuk melintas di wilayahnya. Langkah ini dianggap sebagai isyarat kuat menuju normalisasi resmi Israel dan Saudi, yang bertepatan dengan kunjungan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden ke kawasan, Jum’at, (15/7/2022) waktu setempat, seperti yang dilansir dari kantor berita Antara.

Sementara itu menurut Pihak yang berwenang mengatur lalu lintas udara Saudi, General Authority of Civil Aviation (GACA), mencicit di Twitter, mengumumkan, “Keputusan untuk membuka ruang udara Kerajaan (Saudi) untuk semua penerbangan, yang memenuhi persyaratan terbang dari pihak berwenang.” Pengumuman tersebut diunggah beberapa jam sebelum Biden terbang ke Saudi. Biden menjadi pemimpin AS pertama yang terbang langsung dari Israel ke Saudi.

Sebelumnya, GACA mengatakan, keputusan ini untuk melengkapi upaya yang bertujuan  memperkokoh posisi Saudi sebagai negara, yang menghubungkan tiga benua. Selain itu, untuk memperkuat konektivitas udara. Dalam beberapa tahun terakhir, Saudi mengizinkan penerbangan sejumlah maskapai antara Israel dan negara Teluk untuk melintas di udara Saudi. Namun, belum ada penerbangan langsung antara Israel dan Saudi.

Baca Juga :  Syukur HUT RI Ke 77, PSI Kabupaten Bursel Bagi Minyak Tanah Gratis Untuk Rakyat

Seperti diberitakan oleh pers international, Pada 2020, perdana menteri Israel saat itu, Benjamin Netanyahu, terbang ke Saudi untuk bertemu Putra Mahkota Saudi, Pangeran Mohammed Bin Salman (MBS). Sedangkan beberapa pekan lalu, sejumlah wartawan Israel yang meliput ranah pertahanan dilaporkan, berkunjung ke Saudi. Mereka menerbitkan laporan kunjungan mereka ke Saudi, sedangkan Times of Israel edisi rabu (13/7) melaporkan, sekitar 50 pengusaha Israel sudah melakukan kunjungan ke Saudi pada Mei silam. Saat itu, mereka bahkan berkunjung ke Madinah, kota suci nomor dua bagi umat Islam. Salah satu pengusaha tersebut adalah Rabbi Steven Burg, CEO Aish Global. Ia menilai, normalisasi Israel dan Saudi adalah langkah yang niscaya terjadi dalam Visi 2030, yang dicanangkan MBS.

Baca Juga :  Upaya Menjaga Pasokan Energi Primer, Diapresiasi Komisi VII DPR RI

“Ada nuansa bahwa ada sejumlah alasan bahwa Saudi ingin melangkah perlahan dibanding negara lain, mungkin akan makan waktu bertahun-tahun,” kata Burg, mengacu pada sejumlah negara Arab, yang sudah melakukan normalisasi pada 2020.

Biden menyambut baik keputusan Saudi membuka ruang udaranya pada semua maskapai sipil, termasuk penerbangan dari dan ke Israel. Hal ini disampaikan Penasihat Keamanan Nasional Gedung Putih, Jake Sullivan.

“Keputusan ini membuka jalan bagi kawasan Timur Tengah yang lebih terintegrasi, stabil, dan aman, yang mana sangat penting bagi keamanan dan kemakmuran Amerika Serikat dan rakyat Amerika, dan bagi keamanan dan kemakmuran Israel,” kata Sullivan dalam pernyataannya, Jumaat, (15/7/2022) waktu setempat.

 

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Di perlukan Langkah cepat, tepat dan Kolaboratif Untuk Tanggulangi Jakarta Darurat Sampah

dito

06 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Jakarta kini berada dalam kondisi darurat sampah dengan produksi harian mencapai lebih dari 9.000 ton, di mana sekitar 7.500 ton di antaranya dibuang ke TPST Bantargebang. Kapasitas penampungan di Bantargebang telah berada di ambang batas kritis, demikian di sampaikan oleh Suryo Susilo Ketua LSM Biru Voice kepada wartawan, Sabtu, 6 Juni 2026 di …

Sawah, Kandang dan Laut: Ancaman Nyata bagi Oligarki

Dhio Justice Law

02 Jun 2026

Oleh: Ridwan Umar (Sekjen Garda Bumiputera) NasionalPos.com, Jakarta – Indonesia terlalu lama diajarkan bahwa kekuasaan hanya lahir dari partai politik, parlemen, dan istana. Padahal dalam sejarah bangsa mana pun, kekuasaan sejati selalu berdiri di atas penguasaan ekonomi. Dan hari ini, ekonomi Indonesia terlalu banyak dikuasai segelintir elite. Oligarki tidak selalu tampil dengan wajah menakutkan. Kadang …

Marwah Daud: Saatnya Gerakan Ekonomi Rakyat Rontokkan Oligarki

Dhio Justice Law

01 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Mantan asisten peneliti Unesco dan World Bank, Dr. Marwah Daud Ibrahim menyerukan Rakyat Indonesia untuk bangkit dan melawan oligarki melalui Gerakan Ekonomi Rakyat. Seruan itu dilontarkan Marwah Daud saat menjadi nara sumber Seminar Kebangsaan bertema Mengokohkan Pilar Kebangsaan dan Perdamaian Dunia Dalam Menghadapi Dinamika Konflik Geopolitik yang digelar dalam rangkaian Musyawarah KAHMI …

TB Massa: Indonesia Gagal Bangun Demokrasi

Dhio Justice Law

01 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Pengamat politik Universitas Nasional (Unas) Prof. (assoc) TB. Massa Djafar menganggap Indonesia telah gagal membangun kehidupan demokrasi. Pernyataan itu disampaikan TB Massa sebagai nara sumber dalam sesi dialog Seminar Kebangsaan bertema Mengokohkan Pilar Kebangsaan dan Perdamaian Dunia Dalam Menghadapi Dinamika Konflik Geopolitik yang digelar dalam rangkaian Musyawarah KAHMI (Korps Alumni Himpunan Mahasiswa …

Pancasila bukan untuk slogan, tapi untuk dijalankan

dito

01 Jun 2026

Nasionalpos.com, Jakarta- Proses lahirnya Pancasila tidak terjadi dalam ruang hampa, melainkan melalui adu gagasan yang intens dalam sidang PPKI. Namun, adu gagasan ini diselesaikan setelah dihilangkan kata kata kewajiban menjalankan syariat Islam bagi penganutnya. Suatu kompromi nasional saat itu, yang kemudian pada Sidang PPKI tanggal 18 Agustus 1945, Pancasila yang Sah sebagai ideologi negara adalah …

MS. Kaban: Indonesia Belum Menemukan Pemimpin Yang Tepat

Dhio Justice Law

01 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Mantan Menteri Kehutanan, Dr. MS. Kaban menilai Bangsa Indonesia belum menemukan pemimpin yang tepat. Indikasinya, segala bentuk kejahatan dan yang dibenci Allah SWT semakin tumbuh subur. Hal itu dilontarkan Kaban yang juga dikenal senior KAHMI (Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam) dalam Seminar Kebangsaan bertema Mengokohkan Pilar Kebangsaan dan Perdamaian Dunia Dalam Menghadapi …

x
x