Home » Politik » Debat Capres Perdana Pilpres 2024: Anies, Prabowo dan Ganjar Saling Sindir

Debat Capres Perdana Pilpres 2024: Anies, Prabowo dan Ganjar Saling Sindir

kory 13 Des 2023 127

NasionalPos.com,JakartaSaling sindir antar capres mewarnai debat capres perdana Pemilihan Umum Presiden (Pilpres) 2024, di Gedung KPU RI, Jakarta, Selasa (12/12/2023) malam.

Debat antarcapres perdana mengangkat tema tentang pemerintahan, hukum, hak asasi manusia (HAM), pemberantasan korupsi, penguatan demokrasi, peningkatan layanan publik, dan kerukunan warga.

Masing-masing calon diberi kesempatan memaparkan visi, misi dan programnya dan capres lain diberi kesempatan menanggapi paparan yang disampaikan salah satu capres.

Debat dipandu oleh dua moderator, yakni Ardianto Wijaya dan Valerina Daniel dari TVRI.

Calon presiden (capres) nomor urut 1, Anies Rasyid Baswedan menyampaikan akan membuat program online untuk pelayanan pengacara gratis demi membantu warga menegakkan hukum dengan nama ‘Hotline Paris’.

“Kami merencanakan membuat sebuah program online untuk pelayanan pengacara gratis. Ini online pelayanan gratis yang kami sebut sebagai istilah yang kami gunakan adalah Hotline Paris,” kata Anies.

Anies menyebut masyarakat kerap kali tidak mengetahui kemana mereka harus melaporkan ketika menghadapi persoalan hukum baik pelanggaran maupun kekerasan yang dialami.

Padahal, mereka membutuhkan bantuan hukum ketika berhadapan dengan orang lain yang berasal dari berbagai unsur.

Baca Juga :  Dunia Gagal Cegah Konflik dan Kehancuran Ekonomi, Sebut PM Modi

Berangkat dari itu, Anies berencana membuat program Hotline Paris guna membantu masyarakat dalam menghadapi proses hukum.

Sementara dalam pemberantasan korupsi, Anies Baswedan menegaskan bahwa salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan membuat standar etika yang tinggi dalam proses rekrutmen pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Standar etika untuk pimpinan KPK harus standar yang tinggi,” kata Anies seraya menegaskan pentingnya partisipasi seluruh masyarakat dalam memerangi korupsi.

Prabowo: Korupsi Pengkhianatan Rakyat

Capres nomor urut 2, Prabowo Subianto menegaskan korupsi adalah bentuk pengkhianatan terhadap rakyat. Untuk itu, ia mendorong penguatan KPK sebagai upaya mengeliminasi korupsi hingga ke akar.

“Korupsi adalah pengkhianatan terhadap bangsa. Korupsi harus diberantas sampai ke akar-akarnya. Kita harus perkuat KPK,” kata Prabowo dalam debat perdana capres 2024.

Selain KPK, Ketua Umum DPP Partai Gerindra ini juga mendorong penguatan lembaga yang dapat mendukung pemberantasan korupsi seperti Kepolisian, Kejaksaan hingga Ombudsman.

“Semua badan yang bisa membantu untuk mitigasi korupsi, harus kita perkuat,” tegas Prabowo.

Baca Juga :  Negara di Era Perang Narasi: Disinformasi: Senjata Tak Kasat Mata Yang Melumpuhkan (2)

Ganjar: Pejabat Korupsi ke Nusakambangan

Capres nomor urut 3, Ganjar Pranowo menekankan pentingnya efek jera dalam pemberantasan korupsi. Untuk itu, capres yang diusung PDI Perjuangan ini mendesak segera disahkannya Undang-Undang Perampasan Aset hingga membawa koruptor ke Nusakambangan.

“Pertama dari sisi penegakan hukum dulu, maka kalau saya mulai dari sini yang harus dilakukan adalah pemiskinan, kedua perampasan aset, maka segera kita bereskan UU perampasan aset, dan untuk pejabat yang korupsi dibawa ke Nusakambangan,” kata Ganjar saat debat Pilpres 2024 di KPU.

Menurutnya, persoalan korupsi bukan hal main-main. Selain efek jera, Ganjar mengatakan gaya hidup sederhana pemimpin bisa menjadi salah satu contoh, sehingga bisa menjadi teladan rakyatnya.

“Namun yang perlu diberikan adalah contoh dari seorang pemimpin bahwa dia hidup sederhana, dia tidak bermewah mewah, dia mengajarkan bagaimana integritas itu dibangun,” imbuhnya.

Debat capres perdana merupakan rangkaian dari lima debat capres cawapres yang akan diagendakan untuk memberikan edukasi sekaligus pertimbangan kepada rakyat dan pemilih sebelum menentukan pilihannya pada 14 Februari 2024 mendatang.(*)

 

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Negara di Era Perang Narasi; Polarisasi Agama: Retak yang Dipelihara (3 – End)

Dhio Justice Law

29 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Polarisasi tidak selalu terjadi dengan sendirinya. Sering kali, ia dibentuk—lalu dipelihara. Dalam lanskap politik kontemporer, konflik jarang lahir dari ruang hampa. Ia dirancang melalui narasi, diperkuat oleh repetisi, lalu dilegitimasi oleh emosi kolektif. Di titik inilah agama menjadi variabel yang paling sensitif sekaligus …

Negara di Era Perang Narasi: Disinformasi: Senjata Tak Kasat Mata Yang Melumpuhkan (2)

Dhio Justice Law

28 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Perang modern tidak selalu dimulai dengan serangan fisik. Ia sering kali dimulai dari sesuatu yang tampak sepele: informasi yang dipelintir. Di era digital, peluru pertama bukanlah rudal—melainkan narasi. Dan yang ditembak bukan tubuh, tetapi persepsi. Disinformasi bekerja tanpa suara, tanpa jejak yang kasat …

DPD Partai Hanura Jabar Gelar Musda 2026 di Bandung

Suryana Korwil Jabar

28 Apr 2026

Kota Bandung, NasionalPos – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Provinsi Jawa Barat menggelar Musyawarah Daerah (Musda) tahun 2026 di Hotel Horizon, Jalan Lingkar Selatan No. 121, Kota Bandung, Selasa (28/4/2026). Kegiatan lima tahunan ini di hadiri Wakil Gubernur Jawa Barat H. Erwan Setiawan, S.E., perwakilan pengurus pusat Partai Hanura, Ketua DPD …

Partai Hanura Gelar Musda 2026 di Bandung, Fokus pada Regenerasi Kepemimpinan

Suryana Korwil Jabar

28 Apr 2026

Kota Bandung, NasionalPos – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Provinsi Jawa Barat menggelar Musyawarah Daerah (Musda) tahun 2026. Yang berlangsung di sebuah hotel Horizon, Jalan Lingkar Selatan, no. 121, Kota Bandung, Selasa (28/4/2026). Kegiatan lima tahunan ini di hadiri oleh Wakil Gubernur Jawa Barat H. Erwan Setiawan, S.E., perwakilan pengurus pusat …

Negara di Era Perang Narasi: Negara Kalah karena Kehilangan Narasi (1)

Dhio Justice Law

26 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia- LAKI)   NasionalPos. Com, Jakarta – Negara jarang runtuh karena kekurangan kekuatan. Ia runtuh ketika kehilangan kendali atas makna. Hari ini, kekuasaan tidak lagi semata ditentukan oleh siapa yang menguasai wilayah, sumber daya, atau aparat keamanan. Kekuasaan semakin ditentukan oleh siapa yang mampu mengendalikan persepsi publik—siapa yang dipercaya, …

Tantangan Menteri Pertahanan RI ditengah Isu Agama dan Konflik Papua

Dhio Justice Law

22 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Sekjen Garda Bumiputera)   NasionalPos.com, Jakarta – Beberapa hari terakhir, negeri tercinta ini dihadapkan pada isu sensitif soal agama dan masalah konflik Papua . Jika pemerintah salah atau abai dalam menangani hal tersebut, maka kedaulatan NKRI taruhannya. Ironisnya, isu agama dan kondisi Papua mencuat di tengah konflik global akibat perang Iran Vs …

x
x