Home » Nasional » Sekitar Ribuan Guru Banyuwangi “Menjerit dan Menangis” Belum Terima Gaji Bulan Oktober, Hampir 40 Miliar Tertahan???.

Sekitar Ribuan Guru Banyuwangi “Menjerit dan Menangis” Belum Terima Gaji Bulan Oktober, Hampir 40 Miliar Tertahan???.

- Banyuwangi 07 Okt 2025 434

BANYUWANGI, NASIONAL POS –

Sampai awal Oktober ini, sekitar ribuan guru TK, SD, dan SMP di Banyuwangi belum menerima gaji yang jumlahnya diperkirakan mencapai hampir Rp40 miliar. Padahal, dana perimbangan dari pemerintah pusat sudah lama ditransfer, yang sejatinya diperuntukkan untuk kebutuhan gaji ASN, termasuk guru.

Ini tentu menimbulkan pertanyaan serius: mengapa di Banyuwangi, gaji yang biasanya masuk ke rekening setiap tanggal 1 awal bulan justru tersendat? Di hampir semua daerah lain di Indonesia, guru selalu diprioritaskan dan gajinya cair tepat waktu. Itu bukan sekadar kewajiban birokrasi, melainkan bentuk penghormatan dan kepedulian negara terhadap profesi mulia.

Baca Juga :  Bang Moo Ketua Satkar Ulama Kota Adm Jakarta Barat; Tahun Baru Islam 1447 H sebagai momen refleksi, Tingkatkan Iman & Ketaqwaan

Lebih jauh, Banyuwangi sebenarnya sangat mampu membayar gaji guru hingga akhir tahun. Tercatat ada dana hampir Rp1 triliun yang masih “ngendon” di BPKAD dan belum terserap. Belum lagi, tahun ini pemerintah daerah melakukan penarikan utang sebanyak dua kali. Dengan kondisi kas daerah yang sebenarnya cukup, alasan apa yang membuat hak guru justru tidak segera dibayarkan?

Jika benar demikian, ada dua kemungkinan besar yang patut dicurigai: pertama, lemahnya tata kelola keuangan daerah; kedua, adanya kebijakan yang tidak berpihak pada prioritas utama yakni kesejahteraan pegawai negeri sipil khususnya guru. Keduanya sama-sama berbahaya karena merugikan publik, merusak kepercayaan, dan menunjukkan kegagalan manajemen fiskal daerah.

Baca Juga :  Jhonny G Plate Penuhi Panggilan Kejakgung, Jalani Pemeriksaan Dugaan Kasus KorupsiBakti Kominfo

Transparansi menjadi kebutuhan mendesak. Pemerintah daerah wajib memberi penjelasan terbuka kepada publik, terutama para guru yang kini menunggu hak mereka. Jangan sampai tertundanya gaji guru menjadi preseden buruk dan bukti bahwa pengelolaan keuangan daerah tidak berjalan sebagaimana mestinya.

Guru adalah pilar pendidikan bangsa. Menunda gaji mereka sama artinya menurunkan martabat profesi dan melemahkan semangat pengabdian. Apakah ini bentuk penghargaan kita terhadap mereka?

Opini ini ditulis oleh:

Direktur Pusat Kajian dan Pembangunan Strategis (Puskaptis) Banyuwangi, Mohammad Amrullah

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
KM Fortune Melimpah Disita, Nasib 1 Nahkoda dan 36 ABK Jadi Sorotan

- Banyuwangi

20 Jun 2026

Jakarta, Nasionalpos.com – Tim Kuasa Hukum PT Fortun Berkah Samudra menyampaikan keprihatinan atas penanganan perkara yang saat ini sedang berlangsung terhadap KM. FORTUNE MELIMPAH 99 GT 258. Perkara tersebut tidak hanya berdampak terhadap perusahaan sebagai pemilik kapal, tetapi juga berdampak langsung terhadap 1 (satu) orang nahkoda dan 36 (tiga puluh enam) Anak Buah Kapal (ABK) …

Klarifikasi Dugaan Pungli, SMAN 3 Painan Tegaskan Dana Orang Tua Merupakan Sumbangan Berdasarkan Kesepakatan Bersama

Primadoni,SH

19 Jun 2026

Pessel, Nasionalpos.com — Mencuatnya dugaan pungutan liar (pungli) di SMA Negeri (SMAN) 3 Painan, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), pihak sekolah bersama Komite Sekolah dan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VII Sumatera Barat (Sumbar) memberikan klarifikasi terbuka kepada publik. Mereka menegaskan bahwa dana yang selama ini dibayarkan oleh orang tua siswa bukanlah pungutan liar, melainkan sumbangan yang …

Ketum PP- PPM Paramita: PPM Siap sebagai solusi Ketahanan Nasional di bawah naungan Bacadnas

dito

19 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Panca Marga (PP-PPM), Patriani Paramita Mulia, SH., LL.M, beserta jajaran dan rombongan diterima dengan sangat baik oleh Kepala Badan Cadangan Nasional (Bacadnas), Letjen TNI Gabriel Lema beserta seluruh pimpinan Bacadnas pada Kamis, 18 Juni 2026 di Markas Besar Badan Cadangan Nasional di Jakarta.   Pada kegiatan ini, Letjen …

PPM – LVRI Gandeng Pemerintah Turki Jalin Kerjasama Bidang Pendidikan, Kebudayaan dan Dunia Usaha

dito

14 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Pimpinan Pusat Pemuda Panca Marga (PP PPM – LVRI) menggandeng pemerintah Turki dalam rangka menjalin kerjasama di bidang Pendidikan dan kebudayaan antar kedua negara sebagai bagian dari upaya PPM – LVRI menjawab peluang dan kebutuhan dalam masyarakat.   Jalinan kerjasama tersebut ditandai dengan pertemuan silaturahmi yang dihadiri oleh Ketua Umum PP PPM – …

Jelang Muktamar NU: Sebaiknya Cak Imin Fokus Besarkan PKB, Daripada Bertarung di NU

dito

12 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Di tengah semakin semarak nya situasi menjelang penyelenggaraan Muktamar NU yang rencananya di laksanakan pada tahun 2026 ini,   Tersiar info, mengenai para kandidat calon Ketum PBNU, salah satunya, dikabarkan Gus Imin ketua umum PKB akan maju di muktamar NU, demikian di sampaikan Damuri Fikri pengamat politik kepada wartawan, Jumat, 12/6/2026 di Jakarta. …

‘Mas Bahlil Ganteng’ dan Transformasi Politik Golkar

Dhio Justice Law

12 Jun 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia-LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Indonesia saat ini, seorang politikus tidak harus terlihat negarawan untuk menjadi populer. Cukup viral. Fenomena lagu “Mas Bahlil Ganteng” memperlihatkan bagaimana politik perlahan bergeser dari arena gagasan menuju arena hiburan digital. Yang bekerja bukan lagi kedalaman visi, melainkan kekuatan algoritma. Bukan seberapa kuat argumentasi seorang …

x
x