Home » Headline » Soal Eksploitasi Driver Online, Jokowi dan PDI-P jangan Lari Dari Tanggung jawab Sejarah

Soal Eksploitasi Driver Online, Jokowi dan PDI-P jangan Lari Dari Tanggung jawab Sejarah

dito 01 Jul 2025 136

NasionalPos.com, Jakarta-

Kepada siapapun yang mencoba mengatakan bahwa masa pemerintahan Jokowi sudah selesai, dan bahwa segala kritik terhadap kebijakan yang lahir di eranya harus dihentikan, maka dirinya perlu menyikapinya dan mengkritisi nya, demikian disampaikan Dody Ilham driver online mitra GreenSM perusahaan transportasi asal Vietnam kepada wartawan, Selasa, 1 Juli 2025 di Jakarta.

” Rezim Itu Kolektif, dan Di Balik Jokowi, Ada PDIP, selama dua periode penuh, Presiden Jokowi adalah kader resmi PDI Perjuangan. Seluruh kebijakan strategis nasional, termasuk soal digitalisasi ekonomi, ketenagakerjaan, dan transportasi online, lahir di bawah payung politik PDIP baik di eksekutif maupun legislatif.” Ungkap Dody Ilham

 

Maka, lanjut Dody, ketika kebijakan itu gagal melindungi rakyat terutama jutaan pengemudi online, dengan realitas tersebut, PDIP tidak bisa bilang: “Itu bukan urusan kami.”, dan itu artinya tidak bisa menikmati kemenangan politik, lalu lari dari tanggung jawab kebijakan maupun tanggung jawab Sejarah eksploitasi digital yang di alami driver ojek online sebagai warga negara Indonesia.

Baca Juga :  Satu Warga Meninggal Dunia Akibat Terdampak Banjir di Lahat

” Adapun terjadinya Suspend Sepihak, Eksploitasi Digital, Ketimpangan Platform—Itu Terjadi Saat PDIP Memegang Kekuasaan Penuh, tidak hanya itu, UU Cipta Kerja juga disahkan oleh koalisi yang dikomandoi PDIP.” Tukas Dody

Akan tetapi, sambung Dody, sangat di sayangkan dan bahkan sangat mengherankan, ketika itu tidak ada satu pun Perpres atau UU spesifik tentang perlindungan pengemudi online yang lahir dalam 10 tahun Jokowi & PDIP, padahal di saat itu hingga sekarang jutaan mitra ojol diperas oleh sistem suspend, bonus tak transparan, dan relasi tanpa perlindungan hukum.

“Semua itu terjadi saat PDIP dominan di DPR dan kabinet., nah, kalau hari ini para pengemudi menggugat ketidakadilan itu, maka PDIP tidak bisa bersikap seolah bukan bagian dari masa lalu yang melukai.” Kata Dody Ilham yang juga eksponen aktivis pejuang Reformasi 1998.

Lebih lanjut Dody menyampaikan, bahwa realitas politik hari ini, keberadaan Pemerintahan Prabowo Tidak Bisa Dianggap Halaman Baru Tanpa Evaluasi Halaman Lama, yang kemudian membuka ruang bagi beberapa elite PDIP, yang kini bersikap seolah ingin mengambil posisi moral tinggi, atau malah menyeberang jadi oposisi demi citra.

Baca Juga :  Kodim 1615/Lotim Bangun 30 Unit Rumah Pada TMMD Ke 113 Tahun 2022

“Padahal kami sebagai rakyat tidak lupa, bahwa Keadilan tidak datang dari aktor yang ganti kostum, tapi dari partai yang berani bertanggung jawab atas sejarah kekuasaannya.” Tegas Dody

Dalam kesempatan ini, Dody mengingatkan bahwa Jika PDIP ingin dipercaya kembali, mereka harus ikut bertanggung jawab memperbaiki kesalahan struktural era Jokowi. Bukan malah melakukan fait accompli, seolah kesalahan itu selesai begitu saja.

“Kami tidak anti partai, tapi kami hanya anti pada partai yang menikmati kekuasaan saat berkuasa, tapi mencuci tangan saat rakyat menagih keadilan, Karena luka yang kami alami bukan terjadi di masa lampau, ia masih berdarah hingga hari ini.”pungkas Dody Ilham.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Perkumpulan Konsumen Transportasi online, Usulkan Status Hybrid bagi Ojol dan pembentukan BLU bid Transportasi Online Berbasis Koperasi

dito

12 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Menanggapi usulan pemerintah agar ojol Berstatus sebagai pelaku UMKM, kepada wartawan, Ign Wibowo ketua umum Perkumpulan Konsumen Transportasi online, Rabu, 12/8/2026 di Jakarta, ia mengatakan bahwa pihaknya sangat tidak setuju jika ojol di masukkan sebagai pelaku UMKM, pasalnya ojol bukan pelaku usaha mandiri seperti pelaku UMKM yang lain, karena tergantung pada penyedia layanan …

Lagi-Lagi Kabupaten Pesisir Selatan Raih Nilai Terbaik, JDIH Diganjar Predikat AA Istimewa

Primadoni,SH

12 Agu 2026

Pesisir Selatan, Nasionalpos.com — Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) kembali menorehkan prestasi membanggakan di bidang pengelolaan dokumentasi dan informasi hukum. Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) Kabupaten Pesisir Selatan berhasil meraih nilai 94 dengan predikat AA (Istimewa) berdasarkan hasil Evaluasi Penilaian Kinerja Anggota Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum Nasional (JDIHN) Tahun …

Viral Isu Minim Bendera di Siguntur, Hasil Cek Lapangan: Warga Justru Semarakkan HUT RI dengan Berbagai Lomba dan Goro

Primadoni,SH

12 Agu 2026

Pesisir Selatan, Nasionalpos.com — Isu minimnya pemasangan Bendera Merah Putih di Kanagarian Siguntur, Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), menjelang HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, akhirnya diklarifikasi. Kodim 0311 Pessel menurunkan langsung personil kelapangan untuk memastikan hal tersebut, Dari hasil pengecekan langsung ke lapangan pada Senin (10/8/2026) menunjukkan kondisi …

GGBC Jabotabek Tolak Ojol Berstatus UMKM”

dito

12 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Gojek Grab Bikers Comunity (GGBC) Jabotabek menolak status ojek daring atau ojek online (ojol) menjadi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam rencana peraturan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 27 Tahun 2026 tentang Perlindungan Pekerja Transportasi Online yang segera disahkan Pemerintah, demikian di sampaikan Aping Ketua Umum GGBC Jabotabek kepada wartawan, Rabu, 12/8/2026 di …

Sambut HUT Kemerdekaan RI, Satpas SIM Tegal Tunjukkan Wajah Pelayanan Polri yang Humanis

- Banyuwangi

11 Agu 2026

TEGAL, NASIONALPOS.COM – Momentum menyambut Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi dorongan bagi pelayanan Surat Izin Mengemudi (SIM) di Kabupaten Tegal untuk terus berbenah. Bukan sekadar menyelesaikan urusan administrasi, pelayanan di Satpas SIM Tegal diarahkan untuk menghadirkan wajah pelayanan publik yang humanis, profesional, transparan, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, Selasa (11/08/2026). Senyum, keramahan, …

PGRI Lubuk Linggau Bahas Perlindungan dan Profesionalisme Guru

Andi Ledi Lubuk Linggau

11 Agu 2026

NASIONALPOS.COM-LUBUK LINGGAU-Wali Kota Lubuk Linggau, H Rachmat Hidayat diwakili Staf Ahli I Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Achmad Hasian Ritonga, membuka Serasehan Pengurus PGRI Kota Lubuk Linggau bersama pemangku kepentingan pendidikan di Gedung Guru, Kelurahan Senalang, Selasa (11/8/2026). Kegiatan mengusung tema “Perlindungan Pendidik dan Tenaga Kependidikan dalam Upaya Meningkatkan Profesionalisme Guru Menuju Lubuk Linggau JUARA.” …

x
x