Home » Headline » Solusi Tangani Kemacetan Lalulintas di Jakarta, Mari Gunakan Layanan Transportasi Publik.

Solusi Tangani Kemacetan Lalulintas di Jakarta, Mari Gunakan Layanan Transportasi Publik.

dito 14 Apr 2023 108

NasionalPos.com, Jakarta– Dirasakan bahwa sekarang ini jalan di Jakarta sudah macet kembali seperti masa sebelum Pandemi. Kondisi macet kembali ini menandakan bahwa kebijakan transportasi yang ada masih belum mampu memecahkan kemacetan Jakarta.

Macet Jakarta yang menjadi penyebab utamanya adalah tingginya penggunaan kendaraan bermotor pribadi oleh masyarakat ketika bertransportasi di kota Jakarta. Rupanya ketergantungan masyarakat terhadap kendaraan bermotor pribadi masih sangat tinggi, demikian disampaikan Azas Tigor Nainggolan Pengamat Transportasi kepada awak media, Jumaat, 14/4/2023 di Jakarta.

“Tingginya ketergantungan ini disebabkan masyarakat masih belum mau berpindah gunakan layanan transportasi publik. Fakta di lapangan memang jalan macet akibat jalan raya dipenuhi oleh kendaraan sepeda motor dan mobil pribadi.”ungkap Azas Tigor Nainggolan.

Menurut Azas Tigor Nainggolan, apabila dicermati dengan seksama, maka persoalan utama kemacetan Jakarta adalah masyarakat yang belum mau berpindah menggunakan layanan transportasi publik massal yang ada yakni Transjakarta, LRT, MRT dan KRL Jabodetabek.

Mereka  belum mau berpindah ke layanan transportasi publik massal karena layanan aksesnya belum  dapat  dijangkau dan masalah kuantitas moda transportasi massal yang jumlahnya masih belum memadai. Memang hingga saat ini masyarakat masih belum bisa langsung mengakses layanan transportasi publik massal. Ketika ingin mengakses dan menggunakan layanan transportasi publik massal, masyarakat masih memerlukan bantuan layanan angkutan lain seperti Ojek Online.

Baca Juga :  Celios Proyeksikan Transportasi & Pangan Dapat JadiPemicu Inflasi

“Belum lagi transportasi publik massal masih terhalang kenyamanannya akibat dari terbatas fasilitas layanan. Hingga saat ini jika kita perhatikan layanan transportasi publik massal seperti Transjakarta dan KRL Jabodetabek masih sangat padat berdesakan pada jam sibuk masyarakat.”tukas Azas Tigor.

Kondisi  lalu lintas di Jakarta, lanjut Azas Tigor, memang macet akibat tingginya penggunaan kendaraan bermotor pribadi, padahal sekarang ini Jakarta  sudah memiliki transportasi publik massal yang modern dan canggih seperti KRL, LRT Jakarta, MRT dan Transjakarta, yang diharapkan menjadi salah satu langkah solusi terpenuhinya kebutuhan terhadap moda transportasi massal,

Namun realitasnya, belumlah memenuhi harapan, oleh karena itulah Melihat kondisi tersebut, maka kemudian membangun akses dengan integrasi sistem layanan transportasi publik massalmenjadi suatu kebutuhan mendesak yang  harus segera diwujudkan.

“Saat ini, nampaknya Pj Gubernur Provinsi DKI Jakarta sudah mulai memperbaiki akses terhadap layanan transportasi publik massal di Jakarta. Perbaikan akses itu juga dilakukan melalui membangun rute lanjutan LRT Jakarta Fase 1B dari Velodrome Rawamangun hingga stasiun akhirnya di depan Pasar Raya dan RS Agung Manggarai Jakarta Selatan.”ucap Azas Tigor.

Lebih Lanjut Azas Tigor menjelaskan membangun akses LRT Jakarta hingga ke Manggarai ini akan membuka akses interkoneksi ke tengah kota Jakarta dengan transportasi lanjutan seperti KRL Jabodetabek, MRT dan Transjakarta. Membangun akses untuk integrasi sistem layanan transportasi publik massal akan membuat perjalanan masyarakat lebih efektif dan efisien.

Baca Juga :  Dialog Politik Bakal Paslon Walikota Dan Wakil, Menuju Kota Tegal Religius Dan Berkemajuan

Ia juga menegaskan, perjalanan menjadi efektif artinya masyarakat tidak membuang waktu berlebihan di jalan raya. Begitu pula perjalanan menjadi efisien, dimana masyarakat tidak memerlukan biaya tinggi untuk melakukan perjalanan hariannya. Perjalanan menjadi efisien, dimana biaya operasional layanan transportasi publik massal tidak mahal memberatkan masyarakat secara ekonomi. Ketika perjalanan menjadi efisien maka keselamatan dan kenyamanan layanan transportasi publik massal dapat diwujudkan.

Seperti diketahui, imbuh Azas Tigor, Membangun dan memperbaiki sistem integrasi layanan transportasi publik ini yang sedang dikerjakan oleh gubernur Jakarta, Heru Budi Hartono. Jakarta macet sekarang ini adalah tugas yang diterima dan menjadi salah satu fokus kerja gubernur Jakarta Heru Budi Hartono,

Karena itu sudah seyogyanya masyarakat  mendukung Pemprov Jakarta dan Pj Gubernur Jakarta Heru Budi Hartono agar dapat menyelesaikan pembangunan sistem integrasi dan akses layanan transportasi publik massal di Jakarta agar bisa memecahkan masalah kemacetan Jakarta.Kebijakannya gubernur Jakarta sudah jelas “menyelesaikan pembuatan sistem integrasi layanan transportasi publik.

“Sekarang tinggal Dinas teknis, dalam hal ini Dinas Perhubungan Jakarta mengerjakannya agar Jakarta menjalankan sistem integrasi layanan transportasi publik yang benar dan segera dilaksanakan sebagai salah satu solusi atasi kemacetan di Jakarta.”Pungkas Azas Tigor Nainggolan.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
PPM – LVRI Gandeng Pemerintah Turki Jalin Kerjasama Bidang Pendidikan, Kebudayaan dan Dunia Usaha

dito

14 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Pimpinan Pusat Pemuda Panca Marga (PP PPM – LVRI) menggandeng pemerintah Turki dalam rangka menjalin kerjasama di bidang Pendidikan dan kebudayaan antar kedua negara sebagai bagian dari upaya PPM – LVRI menjawab peluang dan kebutuhan dalam masyarakat.   Jalinan kerjasama tersebut ditandai dengan pertemuan silaturahmi yang dihadiri oleh Ketua Umum PP PPM – …

‘Mas Bahlil Ganteng’ dan Transformasi Politik Golkar

Dhio Justice Law

12 Jun 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia-LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Indonesia saat ini, seorang politikus tidak harus terlihat negarawan untuk menjadi populer. Cukup viral. Fenomena lagu “Mas Bahlil Ganteng” memperlihatkan bagaimana politik perlahan bergeser dari arena gagasan menuju arena hiburan digital. Yang bekerja bukan lagi kedalaman visi, melainkan kekuatan algoritma. Bukan seberapa kuat argumentasi seorang …

MBG dan Pesta Babi Kekuasaan

Dhio Justice Law

11 Jun 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI)  NasionalPos.com, Jakarta – Program makan bergizi gratis (MBG) awalnya dijual sebagai wajah belas kasih negara. Sebuah janji tentang kepedulian terhadap rakyat kecil, tentang anak-anak yang harus diselamatkan dari lapar dan ketimpangan. Tetapi di tengah munculnya dugaan keterlibatan keluarga sejumlah pejabat tinggi dalam pusaran proyek MBG, publik …

Di perlukan Langkah cepat, tepat dan Kolaboratif Untuk Tanggulangi Jakarta Darurat Sampah

dito

06 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Jakarta kini berada dalam kondisi darurat sampah dengan produksi harian mencapai lebih dari 9.000 ton, di mana sekitar 7.500 ton di antaranya dibuang ke TPST Bantargebang. Kapasitas penampungan di Bantargebang telah berada di ambang batas kritis, demikian di sampaikan oleh Suryo Susilo Ketua LSM Biru Voice kepada wartawan, Sabtu, 6 Juni 2026 di …

Sawah, Kandang dan Laut: Ancaman Nyata bagi Oligarki

Dhio Justice Law

02 Jun 2026

Oleh: Ridwan Umar (Sekjen Garda Bumiputera) NasionalPos.com, Jakarta – Indonesia terlalu lama diajarkan bahwa kekuasaan hanya lahir dari partai politik, parlemen, dan istana. Padahal dalam sejarah bangsa mana pun, kekuasaan sejati selalu berdiri di atas penguasaan ekonomi. Dan hari ini, ekonomi Indonesia terlalu banyak dikuasai segelintir elite. Oligarki tidak selalu tampil dengan wajah menakutkan. Kadang …

Marwah Daud: Saatnya Gerakan Ekonomi Rakyat Rontokkan Oligarki

Dhio Justice Law

01 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Mantan asisten peneliti Unesco dan World Bank, Dr. Marwah Daud Ibrahim menyerukan Rakyat Indonesia untuk bangkit dan melawan oligarki melalui Gerakan Ekonomi Rakyat. Seruan itu dilontarkan Marwah Daud saat menjadi nara sumber Seminar Kebangsaan bertema Mengokohkan Pilar Kebangsaan dan Perdamaian Dunia Dalam Menghadapi Dinamika Konflik Geopolitik yang digelar dalam rangkaian Musyawarah KAHMI …

x
x