Home » Headline » Solusi Tangani Kemacetan Lalulintas di Jakarta, Mari Gunakan Layanan Transportasi Publik.

Solusi Tangani Kemacetan Lalulintas di Jakarta, Mari Gunakan Layanan Transportasi Publik.

dito 14 Apr 2023 121

NasionalPos.com, Jakarta– Dirasakan bahwa sekarang ini jalan di Jakarta sudah macet kembali seperti masa sebelum Pandemi. Kondisi macet kembali ini menandakan bahwa kebijakan transportasi yang ada masih belum mampu memecahkan kemacetan Jakarta.

Macet Jakarta yang menjadi penyebab utamanya adalah tingginya penggunaan kendaraan bermotor pribadi oleh masyarakat ketika bertransportasi di kota Jakarta. Rupanya ketergantungan masyarakat terhadap kendaraan bermotor pribadi masih sangat tinggi, demikian disampaikan Azas Tigor Nainggolan Pengamat Transportasi kepada awak media, Jumaat, 14/4/2023 di Jakarta.

“Tingginya ketergantungan ini disebabkan masyarakat masih belum mau berpindah gunakan layanan transportasi publik. Fakta di lapangan memang jalan macet akibat jalan raya dipenuhi oleh kendaraan sepeda motor dan mobil pribadi.”ungkap Azas Tigor Nainggolan.

Menurut Azas Tigor Nainggolan, apabila dicermati dengan seksama, maka persoalan utama kemacetan Jakarta adalah masyarakat yang belum mau berpindah menggunakan layanan transportasi publik massal yang ada yakni Transjakarta, LRT, MRT dan KRL Jabodetabek.

Mereka  belum mau berpindah ke layanan transportasi publik massal karena layanan aksesnya belum  dapat  dijangkau dan masalah kuantitas moda transportasi massal yang jumlahnya masih belum memadai. Memang hingga saat ini masyarakat masih belum bisa langsung mengakses layanan transportasi publik massal. Ketika ingin mengakses dan menggunakan layanan transportasi publik massal, masyarakat masih memerlukan bantuan layanan angkutan lain seperti Ojek Online.

Baca Juga :  Ketua RW Ramah Anak Minta Wali Kota Baru dan Pemkot Depok Fokuskan Program KLA

“Belum lagi transportasi publik massal masih terhalang kenyamanannya akibat dari terbatas fasilitas layanan. Hingga saat ini jika kita perhatikan layanan transportasi publik massal seperti Transjakarta dan KRL Jabodetabek masih sangat padat berdesakan pada jam sibuk masyarakat.”tukas Azas Tigor.

Kondisi  lalu lintas di Jakarta, lanjut Azas Tigor, memang macet akibat tingginya penggunaan kendaraan bermotor pribadi, padahal sekarang ini Jakarta  sudah memiliki transportasi publik massal yang modern dan canggih seperti KRL, LRT Jakarta, MRT dan Transjakarta, yang diharapkan menjadi salah satu langkah solusi terpenuhinya kebutuhan terhadap moda transportasi massal,

Namun realitasnya, belumlah memenuhi harapan, oleh karena itulah Melihat kondisi tersebut, maka kemudian membangun akses dengan integrasi sistem layanan transportasi publik massalmenjadi suatu kebutuhan mendesak yang  harus segera diwujudkan.

“Saat ini, nampaknya Pj Gubernur Provinsi DKI Jakarta sudah mulai memperbaiki akses terhadap layanan transportasi publik massal di Jakarta. Perbaikan akses itu juga dilakukan melalui membangun rute lanjutan LRT Jakarta Fase 1B dari Velodrome Rawamangun hingga stasiun akhirnya di depan Pasar Raya dan RS Agung Manggarai Jakarta Selatan.”ucap Azas Tigor.

Lebih Lanjut Azas Tigor menjelaskan membangun akses LRT Jakarta hingga ke Manggarai ini akan membuka akses interkoneksi ke tengah kota Jakarta dengan transportasi lanjutan seperti KRL Jabodetabek, MRT dan Transjakarta. Membangun akses untuk integrasi sistem layanan transportasi publik massal akan membuat perjalanan masyarakat lebih efektif dan efisien.

Baca Juga :  Sampaikan LKPJ 2023, Pj. Gubernur Heru Sebut IPM Jakarta Tertinggi di Indonesia dan Indikator Ekonomi-Sosial Membaik

Ia juga menegaskan, perjalanan menjadi efektif artinya masyarakat tidak membuang waktu berlebihan di jalan raya. Begitu pula perjalanan menjadi efisien, dimana masyarakat tidak memerlukan biaya tinggi untuk melakukan perjalanan hariannya. Perjalanan menjadi efisien, dimana biaya operasional layanan transportasi publik massal tidak mahal memberatkan masyarakat secara ekonomi. Ketika perjalanan menjadi efisien maka keselamatan dan kenyamanan layanan transportasi publik massal dapat diwujudkan.

Seperti diketahui, imbuh Azas Tigor, Membangun dan memperbaiki sistem integrasi layanan transportasi publik ini yang sedang dikerjakan oleh gubernur Jakarta, Heru Budi Hartono. Jakarta macet sekarang ini adalah tugas yang diterima dan menjadi salah satu fokus kerja gubernur Jakarta Heru Budi Hartono,

Karena itu sudah seyogyanya masyarakat  mendukung Pemprov Jakarta dan Pj Gubernur Jakarta Heru Budi Hartono agar dapat menyelesaikan pembangunan sistem integrasi dan akses layanan transportasi publik massal di Jakarta agar bisa memecahkan masalah kemacetan Jakarta.Kebijakannya gubernur Jakarta sudah jelas “menyelesaikan pembuatan sistem integrasi layanan transportasi publik.

“Sekarang tinggal Dinas teknis, dalam hal ini Dinas Perhubungan Jakarta mengerjakannya agar Jakarta menjalankan sistem integrasi layanan transportasi publik yang benar dan segera dilaksanakan sebagai salah satu solusi atasi kemacetan di Jakarta.”Pungkas Azas Tigor Nainggolan.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Reshuffle Kabinet: Ujian Otoritas Prabowo Di Tengah Ancaman Delegitimasi

Dhio Justice Law

07 Agu 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia-LAKI)   NasionalPos.com, Jakarta – Setiap pemimpin memiliki momentum untuk menentukan arah sejarahnya. Bagi Presiden Prabowo Subianto, momentum saat ini adalah reshuffle kabinet. Reshuffle bukan sekadar mengganti orang di kursi menteri, tapi sebuah pernyataan politik tentang standar kepemimpinan yang ingin dibangun seorang presiden. Saat itulah publik akan menilai, apakah …

PRAKTISI HUKUM ANDI DARWIN RANRENG, EKSEKUSI LAHAN 6.900 M² TERANCAM MERAMPAS HAK MILIK PIHAK KETIGA SELUAS 4,5 HEKTAR

dito

06 Agu 2026

NasionalPos.com, Makassar- Perkembangan sengketa tanah di kawasan Tallo, Makassar, yang kini digunakan sebagai Asrama Polisi (Aspol) Polda Sulsel, nampak menemukan titik terang benderang untuk membuktikan kebenaran dan keabsahan kliennya sebagai pemilik lahan tersebut, yang tidak di pindah tangan kan ke pihak manapun,demikian di sampaikan Andi Darwin R. Ranreng, Pimpinan DRR Associates Legal Consultants yang bertindak …

PMKRI CABANG JAKARTA PUSAT DIPERCAYA MENJADI TUAN RUMAH KONGRES XXXV DAN MPA XXXIV PMKRI TAHUN 2028

dito

29 Jul 2026

Nasionalpos.com, Ruteng-   Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Jakarta Pusat Sanctus Robertus Bellarminus resmi dipercaya menjadi tuan rumah Kongres XXXV dan Majelis Permusyawaratan Anggota (MPA) XXXIV PMKRI Tahun 2028. Keputusan tersebut ditetapkan dalam Sidang Majelis Permusyawaratan Anggota (MPA) PMKRI yang dipimpin oleh Mandataris Terpilih Cristian A. D. Rettob, setelah forum memberikan kesempatan kepada …

Yayasan Trisakti Tolak Keras Rencana Ubah Status Universitas Trisakti Jadi PTN-BH

dito

27 Jul 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Adanya isu yang beredar tentang rencana Kementerian Pendidikan Tinggi, Sain dan Teknologi RI untuk mengubah Status UNIVERSITAS TRISAKTI dari Perguruan Tinggi Swasta menjadi Perguruan Tinggi Negeri, Badan Hukum (PTN-BH),       Menanggapi permasalahan tersebut, pada acara konferensi pers, Senin, 27 Juli 2026, bertempat di Kantor Yayasan Trisakti di kawasan Rawasari Jakarta Timur. …

Tabur Bunga Peringatan 30 Tahun Malapetaka 27 Juli 96, Menjadi Momentum Refleksi Demokrasi Kekinian

dito

27 Jul 2026

Nasionalpos.com, Jakarta- Peringatan 30 tahun Peristiwa 27 Juli 1996 diperingati oleh jajaran DPP PDI Perjuangan melalui aksi tabur bunga di gedung DPP PDI-P di Diponegoro no 58 Jakarta Pusat.   Acara tabur bunga ini dipimpin oleh fungsionaris partai di depan Kantor DPP PDI-P, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat.   Sementara itu acara tabur bunga, Digelar …

PMKRI SOROTI DUGAAN PEMBIARAN POLRES MANGGARAI, PENANGANAN KASUS PENGEROYOKAN KETUA PMKRI JAKARTA PUSAT DINILAI TIDAK PROFESIONAL

dito

26 Jul 2026

Nasional pos.com, Ruteng- Penanganan kasus dugaan pengeroyokan terhadap Ketua Presidium PMKRI Cabang Jakarta Pusat, Yohanes Jonianus, menuai sorotan tajam.   Pasalnya hingga beberapa hari setelah laporan polisi dibuat, belum terlihat adanya langkah penegakan hukum yang memberikan kepastian kepada korban.   Kondisi ini memunculkan pertanyaan serius mengenai profesionalisme Polres Manggarai dalam menangani perkara kekerasan yang terjadi …

x
x