Home » Headline » Ketegangan Hubungan China-Taiwan, Menlu Retno Ingatkan Siapapun Jangan Melakukan Provokasi

Ketegangan Hubungan China-Taiwan, Menlu Retno Ingatkan Siapapun Jangan Melakukan Provokasi

dito 04 Agu 2022 94

Nasionalpos.com, Phnom Penh- Diperoleh informasi yang menyebutkan bahwa Menteri Luar Negeri Retno yang hadir pada pertemuan ke-55 Menteri Luar Negeri ASEAN (AMM) mengaku prihatin akan ketegangan tersebut dan juga menyampaikan keprihatinan Indonesia dalam acara retret AMM yang berlangsung di Phnom Penh, Kamboja, Rabu (3/8), selain itu Retno juga menyampaikan agar semua pihak untuk tidak mengambil langkah provokatif menyusul meningkatnya ketegangan di Taiwan lantaran Ketua DPR AS Nency Pelosi tiba di Ibu Kota Taiwan, Taipei, Selasa, 2/8/2022 kemaren.

Baca Juga :  Sekjen MUI Ajak Semua Pihak Perkuat Industri Keuangan Non Bank

“Pada saat pertemuan juga saya sampaikan concern terhadap semakin menajamnya rivalitas di antara major powers. Kita menyampaikan kalau tidak dikelola dengan baik maka rivalitas ini dapat menimbulkan konflik terbuka termasuk di Taiwan,” ungkap Retno.

Ia menambahkan posisi Indonesia saat ini adalah menyampaikan pentingnya semua pihak untuk tidak mengambil langkah provokasi yang dapat memperburuk situasi

“Yang diperlukan dunia saat ini adalah wisdom dan tanggung jawab para pemimpin dunia agar stabilitas perdamaian kawasan dan dunia dapat terjaga,” pungkas Retno.

Baca Juga :  Kehadiran Buku 'Model Negara Kesejahteraan Indonesia. Pendekatan Heterodoks' Karya Prof. Didin S. Damanhuri, Diapresiasi Ketua MPR RI

Sementara itu, Seperti diberitakan berbagai media dalam maupun luar negeri, yang menyebutkan Kehadiran Pelosi tak ayal membuat Tiongkok berang. Negeri Tirai Bambu menilai hal itu bisa memberi dampak yang parah pada landasan politik hubungan Tiongkok-AS. Selain itu, secara serius melanggar kedaulatan dan integritas teritorial Tiongkok.

 

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
40 Perusahaan China Jangan Ditutupi Pergantian Menteri

Dhio Justice Law

19 Sep 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – isu 40 perusahaan asal China diduga tidak mematuhii kewajiban pajak tidak boleh berakhir sebagai pernyataan pejabat yang kemudian tenggelam dalam pergantian kekuasaan.Pemerintah tidak boleh diam. Jika dugaan tersebut memiliki dasar pemeriksaan dan data yang dapat dipertanggungjawabkan, maka pemerintah wajib menjelaskan kepada publik. Bukan …

Akademisi dan Aktivis Ajak Bersatu Lawan Impunitas Di Acara Aksi Kamisan ke 925

dito

18 Sep 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Pada aksi massa kamisan ke 925 , di depan istana Negara Jakarta, Kamis, 17 September 2026 kemarin. Selain di hadiri oleh ratusan orang dari kalangan aktivis Hak Azasi Manusia, mahasiswa, akademisi, para pencari keadilan Hak Azasi Manusia, hadir juga seorang dosen senior Paulus Januar, yang menyampaikan kuliah jalanan. Dalam orasinya, Paulus Januar menyampaikan …

KPK Didesak Klarifikasi Status Hukum Jaksa Syahrul

Dhio Justice Law

15 Sep 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) didesak untuk terbuka soal status hukum Jaksa Syahrul dalam perkara korupsi yang menjerat Bupati Hulu Sungai Utara (HSU), Abdul Wahid. “Kami baru saja menyerahkan surat perihal Permintaan Klarifikasi dan Tindak Lanjut Hukum dalam Putusan Nomor 17/Pid.Sus-TPK/2022/PN.Bjm. Surat ini juga kami tembuskan kepada Jaksa Agung dan Jaksa Agung Muda …

PERISTIWA POLITIK DAN PENGARUH GEOPOLITIK GLOBAL.

dito

14 Sep 2026

Di tulis dan di sampaikan oleh Dr Kristiya Kartika        Salah satu Pengamat Politik dan Mantan Pejabat Pemerintah Moch. Said Didu menganalisis secara terbuka bahwa dalam gejolak politik akhir-akhir ini, peran tokoh politik dan mantan Penguasa yang didukung Oligarki domestik dan asing cukup strategis.   Jaringan aktivitas pergerakan regional dan domestik menurutnya juga …

Saat Akademisi Tak Berjarak dengan Kekuasaan

Dhio Justice Law

13 Sep 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – laki)   NasionalPos.com, Jakarta – Dulu, kampus adalah tempat yang paling sering digunakan untuk mempertanyakan kekuasaan. Di ruang dan forum akademik, kebijakan penguasa dibedah, angka diuji, narasi resmi dicurigai, dan keputusan politik diperdebatkan dan ditantang dengan argumen ilmiah Ironis, kini kampus justru semakin sering diminta berjalan searah …

Di Momentum Hari Udara Bersih International, Biru Voice Desak Pemerintah Menjaga Udara Bersih Yang Sudah Semakin Polutif

dito

07 Sep 2026

National pos.com. Jakarta- Mengingat sifat polusi udara yang lintas batas, semua pemangku kepentingan memiliki tanggung jawab untuk melindungi atmosfer bumi dan memastikan udara yang sehat bagi semua orang.     Bekerja bersama, melintasi batas dan batas, antar sektor dan melampaui silo, akan membantu mengurangi polusi udara, meningkatkan keuangan dan investasi untuk langkah-langkah dan solusi kualitas …

x
x