Home » Headline » Keberangkatan Mudik Gratis Jakarta 2023 Dilepas PJ Gubernur Her

Keberangkatan Mudik Gratis Jakarta 2023 Dilepas PJ Gubernur Her

dito 17 Apr 2023 68

NasionalPos.com, Jakarta-Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono melepas keberangkatan bus yang akan mengangkut para pemudik dari DKI Jakarta menuju 19 kota/kabupaten di enam provinsi melalui program Mudik Gratis Jakarta 2023. Mengambil tema “Mudik Nyaman, Silaturahmi Lancar”, Pemprov DKI Jakarta melepas 284 bus yang akan mengangkut 13.541 penumpang untuk mudik dari Lapangan Monas, Jakarta Pusat, pada Senin 17/4/2023 pagi.

Pj Gubernur Heru mengucapkan selamat jalan bagi warga yang akan pulang ke kampung halaman masing-masing.

“Tentunya saya imbau untuk menjaga kesehatan. Menjaga supaya kita tetap sabar di dalam (perjalanan) ke kampung halaman, jika nanti di dalam perjalanan mengalami kemacetan.  Sampaikan salam kepada keluarga masing-masing di kampung halaman dan semoga Bapak/Ibu bisa merayakan Idulfitri di kampung masing-masing,” ucspsnya kepada wartawan.

Ia juga mengapresiasi kerja sama berbagai pihak yang turut menyukseskan program tahunan tersebut.

“Saya ucapkan terima kasih terutama ke Baznas, Bank DKI, Transjakarta dan seterusnya yang telah memfasilitasi dan memberikan mudik gratis tahun 2023 ini,” katanya.

Baca Juga :  Anggota KPU RI Idham Holik Diperiksa DKPP Soal Dugaan Kecurangan, Hari Ini

Sementara Kepala Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta Syafrin Liputo menjelaskan, pihaknya telah memverifikasi seluruh peserta mudik dan memastikan semuanya memenuhi persyaratan. Dari hasil verifikasi terhitung sebanyak 24.164 pemudik yang siap diberangkatkan menuju kota tujuannya masing-masing.

“Berdasarkan hasil klarifikasi dan verifikasi, pendaftar yang masuk dalam pendaftaran mudik gratis Pemprov DKI Jakarta sebanyak 28.506 pendaftar. Oleh karena itu kami lakukan verifikasi ulang karena target yang ditetapkan hanya 19.280. Namun animo masyarakat untuk mudik tahun ini cukup tinggi, dan dari hasil verifikasi terdapat 24.164 pemudik (yang memenuhi persyaratan),” katanya.

Jumlah tersebut menurut Syafrin naik 25,3% dari target yang telah ditetapkan, sehingga terdapat penambahan 18 armada bus dari 482 bus menjadi 500 bus untuk armada arus mudik dan arus balik yang dianggarkan Pemprov DKI Jakarta berkat sinergi dengan berbagai pihak.

Program Mudik Gratis 2023 akan mengantarkan penumpang dengan tujuan Bandar Lampung (Lampung), Palembang (Provinsi Sumatera Selatan), Kuningan dan Tasikmalaya (Provinsi Jawa Barat), Tegal, Pekalongan, Semarang, Kebumen, Cilacap, Purwokerto, Solo, Sragen, Wonosobo dan Wonogiri (Provinsi Jawa Tengah), Yogyakarta (Provinsi DIY), serta Madiun, Kediri, Jombang dan Malang (Provinsi Jawa Timur).

Baca Juga :  Aksi Pemblokiran akses Masuk Komplek Bangunan Politani Kupang di Oesao Oleh Yabex Kapitan, Di Tanggapi Politani

Sebelumnya, Dishub DKI Jakarta juga memberangkatkan 13 truk yang mengangkut 281 sepeda motor para pemudik dari Terminal Pulogadung menuju tujuh kota seperti Semarang, Kebumen, Solo, Wonogiri, Yogyakarta, Jombang, dan Malang.

Penyelenggaraan arus balik penumpang ditargetkan akan mengangkut sebanyak 10.623 penumpang menggunakan 216 bus dari 19 kota asal pemberangkatan menuju Terminal Terpadu Pulogebang, sehingga total penumpang yang mengikuti program Mudik Gratis Jakarta 2023 sebanyak 24.164 penumpang mudik dan balik.

Sedangkan arus balik kendaraan akan dilakukan pada 27 April 2023 dari sembilan kota tujuan ke Terminal Pulogadung. Selain dapat mengurangi beban pemudik yang biasanya menggunakan kendaraan pribadi (sepeda motor) untuk pulang ke kampung halaman, dengan adanya program Mudik Gratis Jakarta 2023 diharapkan dapat mengurangi risiko kecelakaan dan masalah mobilitas pemudik di kampung halaman, sehingga kegiatan mudik dan balik berjalan lebih lancar dan penumpang aman sampai tujuan.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Negara di Era Perang Narasi; Polarisasi Agama: Retak yang Dipelihara (3 – End)

Dhio Justice Law

29 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Polarisasi tidak selalu terjadi dengan sendirinya. Sering kali, ia dibentuk—lalu dipelihara. Dalam lanskap politik kontemporer, konflik jarang lahir dari ruang hampa. Ia dirancang melalui narasi, diperkuat oleh repetisi, lalu dilegitimasi oleh emosi kolektif. Di titik inilah agama menjadi variabel yang paling sensitif sekaligus …

Lomba Baca Puisi Tingkat SD dan Talk show Sastra Di Gelar Jaker Kudus

dito

29 Apr 2026

NasionalPos.com, Kudus- Jaringan Kebudayaan Rakyat (JAKER) Kabupaten Kudus menggelar diskusi/talkshow sastra bertajuk “Sastra Untuk Negeri” dalam rangka memperingati Bulan Puisi 2026, Sabtu (25/4/2026), di Sidji Coffee, Getas Pejaten, Kecamatan Jati, Kudus.   Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB ini mengangkat Tema Sastra (Puisi) Untuk Negeri Sub tema “Menemukan Makna Dalam Setiap Karya”   Serta …

Tragedi Little Aresha Yogyakarta, Catatan Penting Bagi Orang Tua, Masyarakat dan Pemerintah

dito

29 Apr 2026

Di tulis dan di sampaikan oleh Waspada,S. Ag, MM Dosen PG PAUD UNUSIA & Wakil Ketua KPAD Kabupaten Bogor. Tragedi memilukan yang dilakukan oleh pengelola Daycare dan pekerjanya seperti di Daycare Little Aresha Yogjakarta, sesungguhnya bukan yang pertama kali. Sebelumnya telah terjadi hal serupa dibeberapa daerah, akan tetapi hal tersebut tidak membuat jera oleh oknum pengelola …

Negara di Era Perang Narasi: Disinformasi: Senjata Tak Kasat Mata Yang Melumpuhkan (2)

Dhio Justice Law

28 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Perang modern tidak selalu dimulai dengan serangan fisik. Ia sering kali dimulai dari sesuatu yang tampak sepele: informasi yang dipelintir. Di era digital, peluru pertama bukanlah rudal—melainkan narasi. Dan yang ditembak bukan tubuh, tetapi persepsi. Disinformasi bekerja tanpa suara, tanpa jejak yang kasat …

Negara di Era Perang Narasi: Negara Kalah karena Kehilangan Narasi (1)

Dhio Justice Law

26 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia- LAKI)   NasionalPos. Com, Jakarta – Negara jarang runtuh karena kekurangan kekuatan. Ia runtuh ketika kehilangan kendali atas makna. Hari ini, kekuasaan tidak lagi semata ditentukan oleh siapa yang menguasai wilayah, sumber daya, atau aparat keamanan. Kekuasaan semakin ditentukan oleh siapa yang mampu mengendalikan persepsi publik—siapa yang dipercaya, …

Tantangan Menteri Pertahanan RI ditengah Isu Agama dan Konflik Papua

Dhio Justice Law

22 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Sekjen Garda Bumiputera)   NasionalPos.com, Jakarta – Beberapa hari terakhir, negeri tercinta ini dihadapkan pada isu sensitif soal agama dan masalah konflik Papua . Jika pemerintah salah atau abai dalam menangani hal tersebut, maka kedaulatan NKRI taruhannya. Ironisnya, isu agama dan kondisi Papua mencuat di tengah konflik global akibat perang Iran Vs …

x
x