- daerahDP3A Kota Bandung Gelar Sosialisasi Pencegahan dan Penanganan AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria dalam Keluarga
- Top NewsKemenag Muratara-STAIS BS Tandatangani PKS Bidang Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
- Top NewsSekda Hadiri Pelantikan Pengurus PGRI Cabang Kecamatan dan Cabang Khusus Kota Lubuk Linggau * Masa Bakti 2026-2030
- daerahWujudkan Kebijakan Disdik Sumbar, SMKN 1 Painan Antar Langsung Ijazah ke Rumah Alumni
- daerahDP3A Kota Bandung Gelar Sosialisasi Pencegahan dan Penanganan AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria di Bandung Wetan

FSAB Serukan Jadikan Hukum Sebagai Panglima Cegah Konflik dan Penyelesaian Sengketa Pemilu 2024
NasionalPos.com, Jakarta- Tahun 2024 menjadi tahun politik dan tahun pesta demokrasi bagi Indonesia. Pemilu 2024 yang dilaksanakan secara serentak, Pemilihan Legislative dan Pemilihan Presiden/Wakil Presiden, sejatinya menjadi ajang demokrasi yang mesti dilaksanakan secara aman, damai dan bermartabat. Oleh sebab itu, diperlukan kebijakan dan operasionalisasi secara optimal dalam menjamin terciptanya stabilitas politik nasional dalam Pemilu 2024.
Secara umum, ada dua hal krusial yang perlu diantisipasi dalam penyelenggaraan Pemilu Serentak yang bakal dilaksanakan 14 Februari 2024 mendatang.
Pertama, potensi aksi kekerasan, anarkis, intimidasi, berita hoax, buzzer dan lainnya sebagaimana terjadi pada Pemilu sebelumnya. Kedua, permasalahan netralitas TNI/Polri, ASN dan juga termasuk Bawaslu hingga tingkat pengawas TPS, maupun KPU sebagai Penyelenggara Pemilu dari tingkat Pusat hingga KPU Provinsi, KPU Kota/Kabupaten, Panitia Pemilihan Kecamatan, Penyelenggara Pemungutan Suara (di tingkat Kelurahan) dan KPPS di TPS, demikian disampaikan Suryo Susilo Ketua Forum Silahturahmi Anak Bangsa (FSAB) kepada wartawan Selasa, 16 Januari 2024 di Jakarta.
“Konflik sosial akibat dan dalam proses Pemilu tidak terjadi selama KPU dan Bawaslu berdiri tegak di atas prosedur dan peraturan yang berlaku; Agar bisa menjadi wasit yang adil, objektif dan dapat menyelenggarakan Pemilu dengan baik dan benar. Karena biasanya masalah terjadi karena adanya celah dari kekurangan dalam penyelenggaraan Pemilu.” ungkap Susilo.
Bukan hanya itu, lanjut Susilo, konflik sosial juga bisa tersulut, dipicu oleh peserta pemilu atau peserta pilpres 2024 beserta pendukungnya, yang seringkali menunjukkan sikap kurang dewasa dalam menanggapi perbedaan pendapat, dan bahkan hal itu semakin diperparah dengan munculnya buzzer yang justru semakin memperkeruh situasi, sehingga Pilpres sejatinya merupakan ajang demokratis, bisa berubah menjadi ajang kontestasi yang cenderung menghalalkan segala cara, bahkan ada yang di bawa pada persoalan ideologis.
“Oleh karenanya, dengan kondisi tersebut, masyarakat jangan mau terjebak pada konflik sosial karena perbedaan pilihan politik. Pilihan politik ini adalah pilihan yang bersifat politis, bukan ideologis, karena ideologinya sama, yaitu Pancasila. Jadi jangan dibawa ke konflik ideologi. Pemilu hanya kontestasi perbedaan pilihan politik. Selain itu, pemerintah melalui Kemenkominfo bersama Polri agar menertibkan keberadaan para buzzer yang dapat memperkeruh suasana dan menyulut konflik sosial.” tukas Susilo.
Lebih lanjut, Susilo mengatakan apabila konflik sudah mengarah pada anarki dan menimbulkan dampak luas, maka hukum harus ditegakkan. Oleh sebab itu, khususnya aparat Kepolisian dan berbagai aparat, serta Institusi Pemerintah tidak boleh terlibat di dalam proses Pemilu itu, yang menyangkut orientasi politiknya.
Kalau ada sengketa Pemilu seharusnya diselesaikan secara hukum, dan menjadikan Hukum sebagai Panglima untuk mencegah konflik maupun penyelesaian sengketa Pemilu, yang disertai dengan ketegasan sikap aparat penegak hukum dan penyelenggara pemilu yang konsisten menjaga netralitas.
“Hanya menjadikan Hukum sebagai Panglima akan dapat mencegah konflik pemilu dan menyelesaikan sengketa Pemilu 2024. Tentunya hal tersebut juga untuk mewujudkan pelaksanaan Pemilu serentak 2024 sebagai Pesta Demokrasi yang Damai dan bermartabat.” pungkas Suryo Susilo.
dito
15 Jun 2026
NasionalPos.com, Jakarta- Jakarta Fair 2026 atau Pekan Raya Jakarta sudah di buka oleh Gubernur Pramono Anung pada tgl 12 Juni 2026 merupakan Event yang sudah dilaksanakan sejak tahun 1968 silam, dan untuk tahun 2026 ini, merupakan pelaksanaannya ke 57 kalinya. Adapun untuk tahun ini, harga tiket masuk ajang pameran tahunan ini dibanderol mulai dari …
dito
14 Jun 2026
NasionalPos.com, Jakarta- Pimpinan Pusat Pemuda Panca Marga (PP PPM – LVRI) menggandeng pemerintah Turki dalam rangka menjalin kerjasama di bidang Pendidikan dan kebudayaan antar kedua negara sebagai bagian dari upaya PPM – LVRI menjawab peluang dan kebutuhan dalam masyarakat. Jalinan kerjasama tersebut ditandai dengan pertemuan silaturahmi yang dihadiri oleh Ketua Umum PP PPM – …
Dhio Justice Law
12 Jun 2026
Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia-LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Indonesia saat ini, seorang politikus tidak harus terlihat negarawan untuk menjadi populer. Cukup viral. Fenomena lagu “Mas Bahlil Ganteng” memperlihatkan bagaimana politik perlahan bergeser dari arena gagasan menuju arena hiburan digital. Yang bekerja bukan lagi kedalaman visi, melainkan kekuatan algoritma. Bukan seberapa kuat argumentasi seorang …
Dhio Justice Law
11 Jun 2026
Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Program makan bergizi gratis (MBG) awalnya dijual sebagai wajah belas kasih negara. Sebuah janji tentang kepedulian terhadap rakyat kecil, tentang anak-anak yang harus diselamatkan dari lapar dan ketimpangan. Tetapi di tengah munculnya dugaan keterlibatan keluarga sejumlah pejabat tinggi dalam pusaran proyek MBG, publik …
dito
06 Jun 2026
NasionalPos.com, Jakarta- Jakarta kini berada dalam kondisi darurat sampah dengan produksi harian mencapai lebih dari 9.000 ton, di mana sekitar 7.500 ton di antaranya dibuang ke TPST Bantargebang. Kapasitas penampungan di Bantargebang telah berada di ambang batas kritis, demikian di sampaikan oleh Suryo Susilo Ketua LSM Biru Voice kepada wartawan, Sabtu, 6 Juni 2026 di …
Dhio Justice Law
02 Jun 2026
Oleh: Ridwan Umar (Sekjen Garda Bumiputera) NasionalPos.com, Jakarta – Indonesia terlalu lama diajarkan bahwa kekuasaan hanya lahir dari partai politik, parlemen, dan istana. Padahal dalam sejarah bangsa mana pun, kekuasaan sejati selalu berdiri di atas penguasaan ekonomi. Dan hari ini, ekonomi Indonesia terlalu banyak dikuasai segelintir elite. Oligarki tidak selalu tampil dengan wajah menakutkan. Kadang …
21 Nov 2024 1.967 views
NASIONALPOS.com II Banyuwangi, 20 November 2024 – Kasus penipuan dan pemerasan yang mengatasnamakan media Tribunnews kembali terjadi. Kali ini, pelaku yang diduga bernama Noviar Arya Putra, bersama dengan kontak bernama Tiara, berhasil menipu korban melalui aplikasi WhatsApp. Modus yang digunakan kali ini mengarah pada ancaman penyebaran video asusila yang direkam secara video call (VC). …
19 Sep 2025 1.562 views
Pesisir Selatan, Nasionalpos.com — Musyawarah Kabupaten (Muskab) Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), sukses digelar di Aula Kantor Camat Lengayang pada Kamis (18/9) siang. Acara tersebut dimulai pukul 13.30 WIB dan berlangsung hingga selesai dengan lancar dan penuh semangat kebersamaan antar sesama insan pencak silat. Muskab kali ini …
17 Mei 2022 1.409 views
NasionalPos.com, Depok– Diperoleh informasi yang menyebutkan bahwa Pangdivif 1 Kostrad yang baru, Brigjen TNI Bobby Rinal Makmun sebelumnya menjabat sebagai Kepala Staf Kodam (Kasdam) Jaya menggantikan Mayjen TNI Dedy Kusmayadi akan masuki masa Pensiun, secara resmi di lantik langsung oleh Panglima Kostrad (Pangkostrad) Letjen TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., dalam suatu upacara serah terima jabatan (Sertijab) …
28 Jul 2025 1.355 views
NasionalPos.com, Jakarta- Koperasi Merah Putih, sebuah gerakan ekonomi berbasis desa yang diinisiasi oleh pemerintah, mendapatkan sambutan positif dari masyarakat. Koperasi ini sungguh sungguh sebagai solusi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat terutama yang bertinggal di wilayah pedesaan, dan bahkan bisa mengurangi ketergantungan pada tengkulak serta rentenir, demikian di sampaikan Faris Galuh Pratama Koordinator Gerakan Masyarakat Berdikari …
23 Jul 2025 1.319 views
NasionaPos.com, Jakarta- Diperoleh informasi yang menyebutkan adanya indikasi oknum Kementerian Perhubungan RI yang di duga menciptakan suasana tidak kondusif untuk menyelesaikan permasalahan di kalangan ojol, Sinyalemen itu nampak ketika bakal di gelar nya FGD yang di laksanakan oleh Kementerian Perhubungan RI yang nampak nya mengundang para pihak yang selama ini berkaitan erat dengan permasalahan …
09 Jul 2025 1.285 views
NasionalPos.com, Jakarta- Totok Ketua Forum Mahasiswa Jakarta Peduli Perumahan Rakyat, kepada wartawan, ia mengatakan bahwa dirinya mendapatkan informasi telah terjadi kekerasan itu terjadi bukan hanya sekali, namun berulang kali dialami warga pemilik dan penghuni Rusunami Gading Nias Residence, Kelapa Gading (hanya sekitar 10% warga sesuai klaim dari Pengurus PPPSRS), dan nampaknya kejadian itu sudah berlangsung …
31 Okt 2024 1.177 views
Banyuwangi – Nasionalpos.com ll Gerah terhadap pemberitaan yang menyudutkan Muhammad Murni (35) warga Kelurahan Klatak Kecamatan Kalipuro Kab Banyuwangi dengan judul berita ” Aksi Koboy Warga Todong Menggunakan Senpi Ke Jukir” menggelar jumpa pers dengan beberapa awak media di Banyuwangi . Jumpa pers itu di geber , Kamis (31/10/2024) siang di warung Mbok Judges …



Comments are not available at the moment.