Home » Headline » Jelang Berakhirnya Masa Baktinya, ISCW Desak Menpora Dito Fokus Evaluasi Kinerja Managerial di Kemenpora

Jelang Berakhirnya Masa Baktinya, ISCW Desak Menpora Dito Fokus Evaluasi Kinerja Managerial di Kemenpora

dito 18 Jul 2024 120

NasionalPos.com, Jakarta-  Sejak Ario Bimo Nandito Ariotedjo atau Dito Ariotedjo dilantik sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) oleh Presiden Joko Widodo, Senin 03/04/2023 lalu, di Istana Negara, Jakarta, keberadaan kementerian Pemuda dan Olahraga tidak terlepas dari sorotan publik, sebab  Kementerian Pemuda dan olahraga sebagai lembaga yg paling bertanggungjawab terhadap maju atau tidak nya prestasi olahraga nasional baik di dalam negeri atau di luar negeri, selain itu Kementerian tersebut juga bertanggungjawab terhadap permasalahan kepemudaan beserta dinamikanya, jadi sangatlah wajar kementerian ini juga ramai diperbincangkan oleh publik, demikian disampaikan Direktur  Indonesia Sport Coruption Wath(ISCW) Rudy Darmawanto, SH kepada nasionalpos.com, Kamis, 18/7/2024 di Jakarta.

“ Kinerja suatu Kementerian itu, tidak hanya menjadi tanggungjawab seorang Menteri yang di tunjuk oleh Presiden, melainkan juga menjadi tanggungjawab internal management kementrian tersebut,”ucap Rudy Darmawanto, SH

Begitu pula, lanjut Rudy, yang terjadi di Kementerian Pemuda dan Olahraga, baik buruk kinerja Kementerian Pemuda & Olahraga, tidak dapat sepenuhnya tanggungjawabnya kepada Menpora Dito Ariotedjo, melainkan juga seluruh pejabat maupun staf, karyawan juga turut bertanggungjawab terhadap kinerja Kemenpora, seperti yang terjadi saat ini,

Kemenpora kembali menjadi sorotan miring dari publik, karena hasil kinerjanya baik di bidang olahraga maupun kepemudaan masih belum optimal bahkan terkesan mengalami stagnasi, berbagai permasalahan yang ada di bidang keolahragaan masih banyak yang tidak di tangani secara optimal, begitu pula permasalahan kepemudaan, yang belum juga di tangani secara optimal.

Baca Juga :  Mahasiswa Desak Presiden Prabowo Terbitkan Perppu Sebagai Regulasi Emergency, Cegah Ojol Jadi Korban Pelanggaran HAM.

“Jujur, saya miris melihat kondisi kinerja Kemenpora yang rupanya di sinyalir sepak terjang  Menpora Dito  tidak didukung secara optimal oleh pejabat di lingkungan Kemenpora yang belum pula optimal kinerjanya di bidang keolahragaan maupun bidang kepemudaan.”tukas Rudy Darmawanto

Mestinya, sambung Rudy, sepak terjang Menteri didukung oleh pejabat kementerian yang handal dan mengerti tentang keolahragaan  dan kepemudaan secara baik dan memahami kebijakan presiden tentang prestasi olahraga nasional, namun realitasnya Soal kepemudaan hingga sekarang belum menemukan konsep pembinaan kepemudaan yang baik, apalagi pembinaan keolahragaan yang ada justru menggunakan pola kinerja tiba saat tiba akal, atau tambal sulam, sehingga tidak menyelesaikan permasalahan secara tuntas dan bahkan masih berpola asal bapak senang, akibatnya hasil kinerjanya tanpa membuahkan capaian sesuai rencana kerja,

Di bidang keolahragaan contohnya masalah tehnis ditangani oleh pihak menpora harusnya kan diserahkan kepada cabor yang bersangkutan atau cabor unggulan baik yang berhubungan dengan  SLOMPN dan SKODI, dan seharusnya Kantor Kemenpora hanya menjadi supervisi kegiatan sebagaimana amanat Undang-undang Keolahragaan Nasional,

Selain itu, pada permasalahan di bidang kepemudaan, Soal KNPI misalnya atau pembinaan kepemudaan yg lain menyisahkan byk masalah dan cenderung dibiarkan bergulirnya problem kepemudaan hingga sekarang, Berlarut larut dan tidak ada ujungnya padahal banyak pihak berharap Menpora bisa membantu menyelesaikan soal soal kepemudaan dan lembaga kepemudaan

Baca Juga :  Update Data Corona (22/3/2022) Jumlah Pasien Positif 5.974.64 Orang dan Meninggal 154.062 Orang

“ Oleh karena itu, menjelang berakhirnya masa bakti sebagai Menpora, pada bulan Oktober 2024 mendatang, saya berharap Menpora Dito Ariotedjo fokus membenahi internal management kementerian dan melakukan evaluasi menyeluruh bagi blueprint kebijakan keolahragaan nasional, maupun blueprint masalah kepemudaan”tutur Rudy Darmawanto, SH.

Tentunya, imbuh Rudy, dengan harapan apabila Dito Ariotedjo diminta kembali oleh Presiden memimpin kementerian ini atau kepada menteri  baru yang akan datang, bebanya akan semakin berat karena akan banyak menghadapi ivent keolahragaan internal nasional pasca Olimpiade paris tahun ini,

Belum lagi secara internal masalah lelang jabatan dan lelang LPDUK yang menjadi bancakan dan KKN di antara para pejabat kemenpora dinternal ada guyonan lelang jabatan atau kocokan arisan jabatan, mengenai masalah tersebut,  ISCW sudah mendesak BAKN dan Kementerian Aparatur Negara untuk sungguh2 melakukan supervisi terhadap kebijakan lelang jabatan di internal  menpora dan pihak ISCW sudah melayangkan surat

“ Kita berharap Menpora Dito Ariotedjo  dapat ditunjuk kembali oleh Presiden dan atau menteri Baru nanti kita bersama berharap Menpora bisa lebih fokus membenahi internal kementerian dan mengevaluasi kebijakan kepemudaan dan keolahragaan Nasional”Pungkas Rudy Darmawanto, SH

 

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Diduga Minta Uang Damai Rp50 Juta, Anggota Ditresnarkoba Polda Jatim Dilaporkan ke Propam

- Banyuwangi

05 Jun 2026

BANYUWANGI, NASIONALPOS.COM – Dugaan praktik tangkap lepas dan pemerasan dengan “uang damai” yang melibatkan oknum Ditresnarkoba Polda Jatim kembali mencuat setelah Hp salah satu dari dua orang penyalahguna yang dibawa oknum anggota kepolisian dipakai untuk melakukan kejahatan. Adapun awal mula kejadian tangkap lepas dengan uang damai tersebut terjadi pada hari Kamis, 7 Mei 2026, sekira …

Sawah, Kandang dan Laut: Ancaman Nyata bagi Oligarki

Dhio Justice Law

02 Jun 2026

Oleh: Ridwan Umar (Sekjen Garda Bumiputera) NasionalPos.com, Jakarta – Indonesia terlalu lama diajarkan bahwa kekuasaan hanya lahir dari partai politik, parlemen, dan istana. Padahal dalam sejarah bangsa mana pun, kekuasaan sejati selalu berdiri di atas penguasaan ekonomi. Dan hari ini, ekonomi Indonesia terlalu banyak dikuasai segelintir elite. Oligarki tidak selalu tampil dengan wajah menakutkan. Kadang …

Marwah Daud: Saatnya Gerakan Ekonomi Rakyat Rontokkan Oligarki

Dhio Justice Law

01 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Mantan asisten peneliti Unesco dan World Bank, Dr. Marwah Daud Ibrahim menyerukan Rakyat Indonesia untuk bangkit dan melawan oligarki melalui Gerakan Ekonomi Rakyat. Seruan itu dilontarkan Marwah Daud saat menjadi nara sumber Seminar Kebangsaan bertema Mengokohkan Pilar Kebangsaan dan Perdamaian Dunia Dalam Menghadapi Dinamika Konflik Geopolitik yang digelar dalam rangkaian Musyawarah KAHMI …

TB Massa: Indonesia Gagal Bangun Demokrasi

Dhio Justice Law

01 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Pengamat politik Universitas Nasional (Unas) Prof. (assoc) TB. Massa Djafar menganggap Indonesia telah gagal membangun kehidupan demokrasi. Pernyataan itu disampaikan TB Massa sebagai nara sumber dalam sesi dialog Seminar Kebangsaan bertema Mengokohkan Pilar Kebangsaan dan Perdamaian Dunia Dalam Menghadapi Dinamika Konflik Geopolitik yang digelar dalam rangkaian Musyawarah KAHMI (Korps Alumni Himpunan Mahasiswa …

Pancasila bukan untuk slogan, tapi untuk dijalankan

dito

01 Jun 2026

Nasionalpos.com, Jakarta- Proses lahirnya Pancasila tidak terjadi dalam ruang hampa, melainkan melalui adu gagasan yang intens dalam sidang PPKI. Namun, adu gagasan ini diselesaikan setelah dihilangkan kata kata kewajiban menjalankan syariat Islam bagi penganutnya. Suatu kompromi nasional saat itu, yang kemudian pada Sidang PPKI tanggal 18 Agustus 1945, Pancasila yang Sah sebagai ideologi negara adalah …

MS. Kaban: Indonesia Belum Menemukan Pemimpin Yang Tepat

Dhio Justice Law

01 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Mantan Menteri Kehutanan, Dr. MS. Kaban menilai Bangsa Indonesia belum menemukan pemimpin yang tepat. Indikasinya, segala bentuk kejahatan dan yang dibenci Allah SWT semakin tumbuh subur. Hal itu dilontarkan Kaban yang juga dikenal senior KAHMI (Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam) dalam Seminar Kebangsaan bertema Mengokohkan Pilar Kebangsaan dan Perdamaian Dunia Dalam Menghadapi …

x
x