Home » Politik » Pencopotan Baliho di Rajeg, di Duga Berat Sebelah, Masih Banyak Baliho Paslon Yang Tidak dI Turunkan

Pencopotan Baliho di Rajeg, di Duga Berat Sebelah, Masih Banyak Baliho Paslon Yang Tidak dI Turunkan

Syamsul Bahri 25 Sep 2024 65

 

Nasionalpos.com ll Tangerang

Pencopotan baliho paslon pilkada 2024,dilaksanakan serentak di kabupaten Tangerang, kegiatan itu di laksanakan pada hari selasa tanggal 24 September 2024.

namun ada yang janggal pada saat pencopotan baliho paslon tertentu yang masih berdiri tegak alias tidak di copot oleh panwas kecamatan Rajeg,

kami dari rekan media menanyakan perihal pencopotan baliho yang di duga berat sebelah tersebut, kepada ketua panwas kecamatan Rajeg, beliau mengatakan, “kami sudah melakukan pencopotan baliho serentak pada hari selasa tanggal 24 September 2024,namun waktu nya tidak cukup karena masih ada agenda dengan Bawaslu berikut,memperlihat photo-photo kegiatan nya.

Baca Juga :  Safari ke Daerah, Puan Mengaku Dapat Tugas dari Megawati

Namun masih ada beberapa yang terlihat oleh kami di sepanjang jalan daon kukun baliho maesal rasied masih terpampang tidak di copot,oleh panwas kecamatan Rajeg,beliau menjawab bahwa sekarang sudah waktunya kampanye,”ujar baehaki

Mengutip dari penjelasan ketua panwas kecamatan Rajeg,di duga ada upaya pembiaran untuk bagi baliho-baliho tertentu dengan sengaja tidak di lepas, karena hari ini sudah masuk masa kampanye

selaras dengan kompirmasi kepada ketua panwas kecamatan Rajeg, kamipun konfirmasi kepada satpol PP kecamatan Rajeg,menurut Yudi kami sudah melaksanakan pencopotan baliho serentak,sembari memperlihatkan photo-photo baliho tersebut, secara simbolis,” ujar Yudi

Baca Juga :  Ikuti Jejak AS, Uni Eropa dan Kanada Turut Melarang Impor Produk Xinjiang

menurut pemahaman kami pelaksanaan pencopotan baliho itu harus semuanya bukan hanya sebatas simbolis dan terhadap baliho tertentu, sehingga ada rasa keadilan dalam berdemokrasi,kalo pelaksanaan pencopotan baliho tesebut hanya berdasarkan Simbolisasi dan juga cenderung berat sebelah terhadap paslon tertentu,itu mencederai demokrasi, “ujar Jedi junaedi sekretaris petisi brawijaya.

pencopotan itu harus semua, bukan sekedar simbolisasi atau pesanan, sehingga tidak mencerdai demokrasi.” tuturnya. (S.Bahri/tim)

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Negara di Era Perang Narasi; Polarisasi Agama: Retak yang Dipelihara (3 – End)

Dhio Justice Law

29 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Polarisasi tidak selalu terjadi dengan sendirinya. Sering kali, ia dibentuk—lalu dipelihara. Dalam lanskap politik kontemporer, konflik jarang lahir dari ruang hampa. Ia dirancang melalui narasi, diperkuat oleh repetisi, lalu dilegitimasi oleh emosi kolektif. Di titik inilah agama menjadi variabel yang paling sensitif sekaligus …

Negara di Era Perang Narasi: Disinformasi: Senjata Tak Kasat Mata Yang Melumpuhkan (2)

Dhio Justice Law

28 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Perang modern tidak selalu dimulai dengan serangan fisik. Ia sering kali dimulai dari sesuatu yang tampak sepele: informasi yang dipelintir. Di era digital, peluru pertama bukanlah rudal—melainkan narasi. Dan yang ditembak bukan tubuh, tetapi persepsi. Disinformasi bekerja tanpa suara, tanpa jejak yang kasat …

DPD Partai Hanura Jabar Gelar Musda 2026 di Bandung

Suryana Korwil Jabar

28 Apr 2026

Kota Bandung, NasionalPos – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Provinsi Jawa Barat menggelar Musyawarah Daerah (Musda) tahun 2026 di Hotel Horizon, Jalan Lingkar Selatan No. 121, Kota Bandung, Selasa (28/4/2026). Kegiatan lima tahunan ini di hadiri Wakil Gubernur Jawa Barat H. Erwan Setiawan, S.E., perwakilan pengurus pusat Partai Hanura, Ketua DPD …

Partai Hanura Gelar Musda 2026 di Bandung, Fokus pada Regenerasi Kepemimpinan

Suryana Korwil Jabar

28 Apr 2026

Kota Bandung, NasionalPos – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Provinsi Jawa Barat menggelar Musyawarah Daerah (Musda) tahun 2026. Yang berlangsung di sebuah hotel Horizon, Jalan Lingkar Selatan, no. 121, Kota Bandung, Selasa (28/4/2026). Kegiatan lima tahunan ini di hadiri oleh Wakil Gubernur Jawa Barat H. Erwan Setiawan, S.E., perwakilan pengurus pusat …

Negara di Era Perang Narasi: Negara Kalah karena Kehilangan Narasi (1)

Dhio Justice Law

26 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia- LAKI)   NasionalPos. Com, Jakarta – Negara jarang runtuh karena kekurangan kekuatan. Ia runtuh ketika kehilangan kendali atas makna. Hari ini, kekuasaan tidak lagi semata ditentukan oleh siapa yang menguasai wilayah, sumber daya, atau aparat keamanan. Kekuasaan semakin ditentukan oleh siapa yang mampu mengendalikan persepsi publik—siapa yang dipercaya, …

Tantangan Menteri Pertahanan RI ditengah Isu Agama dan Konflik Papua

Dhio Justice Law

22 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Sekjen Garda Bumiputera)   NasionalPos.com, Jakarta – Beberapa hari terakhir, negeri tercinta ini dihadapkan pada isu sensitif soal agama dan masalah konflik Papua . Jika pemerintah salah atau abai dalam menangani hal tersebut, maka kedaulatan NKRI taruhannya. Ironisnya, isu agama dan kondisi Papua mencuat di tengah konflik global akibat perang Iran Vs …

x
x