Home » Hukum » Kekecewaan Aktivis dan Konsumen Januardi Manurung Terhadap Air Mineral Merek Royal yang Di Duga Mengandung Kotoran

Kekecewaan Aktivis dan Konsumen Januardi Manurung Terhadap Air Mineral Merek Royal yang Di Duga Mengandung Kotoran

Iyut Ermawati - Karawang 15 Apr 2025 487

nasionalpos.com – Bogor – Selasa (15/4/2025), Januardi Manurung, seorang aktivis sekaligus Ketua DPD LSM Gerhana Indonesia, bersama rekan-rekannya mendatangi salah satu perusahaan air mineral di daerah Cicadas, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor. Kedatangan mereka bertujuan untuk mengonfirmasi temuan air mineral kemasan gelas yang kotor dan tidak layak konsumsi oleh konsumen.

Kasus ini bermula dari laporan salah satu warga/konsumen berinisial (T), yang membeli air mineral bermerek Royal. Saat hendak diminum, terlihat bahwa air tersebut kotor dan tidak layak untuk dikonsumsi. Setelah dilakukan pengecekan lebih lanjut, ditemukan sekitar 30 dus air mineral kemasan gelas yang dalam kondisi kotor.

Baca Juga :  Nurul Ghufron Respons Surat MAKI terkait Mutasi ASN

Januardi Manurung yang berada di lokasi turut menyaksikan langsung kondisi barang tersebut. Bersama pihak keluarga konsumen, ia sepakat untuk mengonfirmasi langsung ke perusahaan air mineral terkait. Namun, pihak perusahaan memberikan jawaban yang mengelak, dengan menyatakan bahwa banyak faktor eksternal yang dapat menyebabkan kerusakan tersebut, bahkan menduga adanya sabotase oleh pihak lain.

Pertemuan antara Januardi Manurung dan pihak perusahaan yang diwakili oleh Lia Siska berakhir dengan kekecewaan. Dalam pertemuan tersebut sempat terjadi perdebatan, dan muncul pernyataan dari Lia Siska yang terkesan meremehkan profesi wartawan, dengan mengatakan, “Saya tahu kerjaan wartawan bagaimana.”

Menurut undang – undang perlindungan konsumen no 8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen,UU ini berlaku di seluruh Indonesia dan mengatur hak dan kewajiban konsumen serta pelaku usaha ,
Konsumen memiliki hak – hak yang dilindungi, seperti hak untuk mendapatkan informasi yang benar,hak untuk memilih ,hak untuk menggunakan barang dan jasa yang aman ,dan hak untuk mendapatkan kompensasi jika hak dilanggar ,.Aturan yang dilanggar adalah UU No. 23 Tahun 1992 tentang Kesehatan pada Bab III Pasal 80 ayat 4 junto Pasal 21 ayat 3 menyatakan, bagi produsen air minum yang menyalahi aturan kesehatan dapat dikenakan penjara maksimal 15 tahun dan denda maksimal Rp 300juta.pungkasnya

Baca Juga :  FBK Kecam PHK di PT Unicorn Handbag Factory:Mediasi Didorong Demi Keadilan Pekerja Lokal

(Iyut Ermawati)

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Dewas KPK Diminta Selidiki dan Klarifikasi Tudingan Terhadap Faisal Assegaf

Dhio Justice Law

18 Apr 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Barang bukti disita oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang diserahkan aktivis Faisal Assegaf terkait kasus dugaan korupsi di Direktorat Jendral Bea Cukai terus menuai polemik. Pengamat politik dari Universitas Nasional (Unas) Jakarta, Assoc. Prof, TB Massa Djafar mengungkapkan kekawatirannya terhadap KPK yang dicurigai publik telah diintervensi kekuatan politik untuk membungkam kelompok sipil …

Dua Tahun Tanpa Keadilan: Skandal Mandeknya Kasus Pengeroyokan Jurnalis Ivan Afriandi di Polres Majalengka

Dewi Apriatin

11 Apr 2026

*Dua Tahun Tanpa Keadilan: Skandal Mandeknya Kasus Pengeroyokan Jurnalis Ivan Afriandi di Polres Majalengka*   Majalengka – Sebuah potret buram penegakan hukum kembali tersaji di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Ivan Afriandi, seorang jurnalis dari media Jurnal Investigasi, hingga kini (11 April 2026) masih terkatung-katung dalam ketidakpastian hukum. Lebih dari dua tahun sejak laporan resmi dilayangkan …

Kuasa Hukum, Keluarga, dan Sahabat Almarhum Karim Gelar Tabur Bunga di Permindo

Primadoni,SH

04 Apr 2026

Padang, Nasionalpos.com — Kuasa hukum, keluarga, serta sahabat almarhum Karim menggelar konferensi pers di kawasan Jalan Permindo, tepatnya di depan Trenshop, Pasar Raya Padang, Sumatera Barat (Sumbar), Kegiatan tersebut dilanjutkan dengan aksi tabur bunga sebagai bentuk penghormatan dan mengenang sosok almarhum Karim yang dikenal dekat dengan masyarakat sekitar. Dalam suasana haru, para sahabat dan rekan …

Ketika Replik Mengubah Arah Perkara: Kuasa Hukum Tergugat Kritisi Putusan PN Bale Bandung

Suryana Korwil Jabar

19 Mar 2026

Bandung, Nasional pos.com – Kuasa hukum Tergugat I dan Tergugat II menyampaikan kritik tajam terhadap putusan dalam perkara Nomor 247/Pdt.G/2025/PN.Blb yang di putus pada 26 Februari 2026. Meski menghormati proses peradilan, pihak tergugat menilai putusan tersebut mengandung sejumlah kejanggalan mendasar, baik dalam pertimbangan hukum maupun penerapan fakta persidangan. Dalam keterangan resminya, kuasa hukum menilai bahwa …

Ketua DPN BAPERMEN Kutuk Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis HAM Andrie Yunus, Desak Aparat Usut Tuntas

Primadoni,SH

15 Mar 2026

Jakarta, Nasionalpos.com –– Ketua Dewan Pimpinan Nasional Badan Advokasi Perlindungan Konsumen (BAPERMEN), Romi Yufhendra, SH., CPM., CCPS, mengecam keras tindakan penyiraman air keras terhadap aktivis hak asasi manusia Andrie Yunus yang terjadi di Jakarta pada Jumat (13/3/2026). Ia mendesak aparat penegak hukum segera mengusut tuntas kasus tersebut serta menangkap pelaku dan pihak yang diduga berada …

Merasa Difitnah dan Diancam, Indra Resmi Tempuh Jalur Hukum: Laporan Dilayangkan ke Polresta Banyuwangi

- Banyuwangi

06 Mar 2026

BANYUWANGI, NASIONALPOS.COM – Polemik dugaan pencemaran nama baik dan pengancaman kini memasuki jalur hukum. Indra secara resmi melaporkan peristiwa yang dialaminya ke Polresta Banyuwangi pada Jumat (6/3/2026). Laporan tersebut dilayangkan Indra dengan didampingi Ari Bagus Pranata dari Feradi WPI. Kedatangan mereka bertujuan meminta aparat penegak hukum mengusut dugaan fitnah serta ancaman yang disebut telah merugikan …

x
x