Home » Politik » Silahturahmi Ketum DPP Partai Golkar, PAN & PPP Bentuk Koalisi Bertiga Bersatu

Silahturahmi Ketum DPP Partai Golkar, PAN & PPP Bentuk Koalisi Bertiga Bersatu

dito 13 Mei 2022 198

NasionalPos.com, Jakarta —  Menjelang, momentum perhelatan pilpres 2024 mendatang, diperoleh informasi adanya rencana Partai Golkar, Partai Amanat Nasional (PAN), dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) membentuk koalisi,  Namun demikin, belum ada nama calon presiden (capres) yang akan diusung koalisi tersebut, adapun rencana itu dilatarbelakangi oleh kesamaan memiliki pengalaman dalam bekerjasama untuk menangani berbagai permasalahan di antaranya seperti resesi 1998, krisis moneter, hingga penanganan pandemi Covid-19, dan pemulihan ekonomi nasional, Keputusan ini diambil setelah pimpinan ketiga partai saling bertemu, demikian disampaikan Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto kepada awak media usai bertemu dengan Zulklifi Hasan Ketua Umum PAN dan Suharso Monoarfa  Ketua Umum PPP di Rumah Heritage, Menteng,, Kamis, (12/5/2022) malam.

Baca Juga :  KPU Kota Tangerang bersama Tiga Calon Walikota dan Wakil Walikota Tangerang Laksanakan Deklarasi Kampanye Damai untuk Pilkada 2024.

” Soal Capres-Cawapresnya belumlah, nanti tunggu saja, ya” jawab Airlangga ketika ditanya siapa sosok yang akan diusung menjadi capres, Kamis (12/5/2022).

Menurutnya, adapun tujuan koalisi ini, selain untuk mengawal keberhasilan program pembangunan Presiden Joko Widodo atau Jokowi sampai 2024. Dirinya tak menampik koalisi tersebut sebagai strategi pemenangan partainya di Pemilu 2024, maka dirinya mengintruksikan agar seeluruh jajaran Partai Golkar juga sudah diinstruksikannya untuk menindaklanjuti pertemuan antara dirinya dengan PAN dan PPP. Dalam waktu dekat, ketiganya akan merumuskan hal-hal bersifat strategis lainnya.

“Tentu kita akan merumuskan secara detail dalam waktu dekat, tentu kita akan membuat program ke depan,” ujar Airlangga.

Baca Juga :  Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang Bersih dan Akuntabel di Pessel, Ini Langkah Paslon 02 HJ-RI

Partai Golkar, PAN, dan PPP, lanjutnya, koalisi ini nantinya dapat disebut sebagai persatuan antara beringin, matahari, dan Ka’bah. Harapannya, pertemuan ini adalah kerja sama yang diridhoi oleh Allah SWT, pertemuan ini agar mendorong tiga partai ini bekerja bersama atau akan bersatu. Bersatu itu sendiri adalah beringin, matahari, dan Baitullah, jadi Kakbah, sehingga koalisi ketiganya bisa juga disebut sebagai Bertiga Bersatu.

“Jadi InsyaAllah tadi namanya juga Bertiga Bersatu. Jadi bertiga bersatu, bersatunya itu adalah beirngin, matahari, dan Kakbah, Hal yang sama kami siapkan untuk menjaga proses Pemilu yang sudah disiapkan” pungkas Airlangga yang juga Menteri Koordinator Perekonomian itu. (*dit)

 

 

 

 

 

 

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
‘Mas Bahlil Ganteng’ dan Transformasi Politik Golkar

Dhio Justice Law

12 Jun 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia-LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Indonesia saat ini, seorang politikus tidak harus terlihat negarawan untuk menjadi populer. Cukup viral. Fenomena lagu “Mas Bahlil Ganteng” memperlihatkan bagaimana politik perlahan bergeser dari arena gagasan menuju arena hiburan digital. Yang bekerja bukan lagi kedalaman visi, melainkan kekuatan algoritma. Bukan seberapa kuat argumentasi seorang …

MBG dan Pesta Babi Kekuasaan

Dhio Justice Law

11 Jun 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI)  NasionalPos.com, Jakarta – Program makan bergizi gratis (MBG) awalnya dijual sebagai wajah belas kasih negara. Sebuah janji tentang kepedulian terhadap rakyat kecil, tentang anak-anak yang harus diselamatkan dari lapar dan ketimpangan. Tetapi di tengah munculnya dugaan keterlibatan keluarga sejumlah pejabat tinggi dalam pusaran proyek MBG, publik …

Sawah, Kandang dan Laut: Ancaman Nyata bagi Oligarki

Dhio Justice Law

02 Jun 2026

Oleh: Ridwan Umar (Sekjen Garda Bumiputera) NasionalPos.com, Jakarta – Indonesia terlalu lama diajarkan bahwa kekuasaan hanya lahir dari partai politik, parlemen, dan istana. Padahal dalam sejarah bangsa mana pun, kekuasaan sejati selalu berdiri di atas penguasaan ekonomi. Dan hari ini, ekonomi Indonesia terlalu banyak dikuasai segelintir elite. Oligarki tidak selalu tampil dengan wajah menakutkan. Kadang …

Marwah Daud: Saatnya Gerakan Ekonomi Rakyat Rontokkan Oligarki

Dhio Justice Law

01 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Mantan asisten peneliti Unesco dan World Bank, Dr. Marwah Daud Ibrahim menyerukan Rakyat Indonesia untuk bangkit dan melawan oligarki melalui Gerakan Ekonomi Rakyat. Seruan itu dilontarkan Marwah Daud saat menjadi nara sumber Seminar Kebangsaan bertema Mengokohkan Pilar Kebangsaan dan Perdamaian Dunia Dalam Menghadapi Dinamika Konflik Geopolitik yang digelar dalam rangkaian Musyawarah KAHMI …

TB Massa: Indonesia Gagal Bangun Demokrasi

Dhio Justice Law

01 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Pengamat politik Universitas Nasional (Unas) Prof. (assoc) TB. Massa Djafar menganggap Indonesia telah gagal membangun kehidupan demokrasi. Pernyataan itu disampaikan TB Massa sebagai nara sumber dalam sesi dialog Seminar Kebangsaan bertema Mengokohkan Pilar Kebangsaan dan Perdamaian Dunia Dalam Menghadapi Dinamika Konflik Geopolitik yang digelar dalam rangkaian Musyawarah KAHMI (Korps Alumni Himpunan Mahasiswa …

MS. Kaban: Indonesia Belum Menemukan Pemimpin Yang Tepat

Dhio Justice Law

01 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Mantan Menteri Kehutanan, Dr. MS. Kaban menilai Bangsa Indonesia belum menemukan pemimpin yang tepat. Indikasinya, segala bentuk kejahatan dan yang dibenci Allah SWT semakin tumbuh subur. Hal itu dilontarkan Kaban yang juga dikenal senior KAHMI (Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam) dalam Seminar Kebangsaan bertema Mengokohkan Pilar Kebangsaan dan Perdamaian Dunia Dalam Menghadapi …

x
x