Home » Nasional » daerah » Mengubah Tantangan Siber Menjadi Momentum: Bank Jakarta Tetap Pilar Kepercayaan dan Kemajuan Digital

Mengubah Tantangan Siber Menjadi Momentum: Bank Jakarta Tetap Pilar Kepercayaan dan Kemajuan Digital

dito 22 Okt 2025 468

NasionalPos.com, Jakarta-

Forum Kekeluargaan Relawan Pemuda Nusantara (FK Repnus) secara tegas menyikapi pemberitaan terkait serangan siber canggih yang menargetkan sistem pembayaran Bank Jakarta (dulu Bank DKI), yang belakangan dikabarkan menyebabkan transaksi anomali melebihi Rp200 miliar, demikian di katakan oleh Ketua Umum FK Repnus, Faisal Nasution kepada wartawan, Rabu, 22 Oktober 2025 di Jakarta.

” Kami mengakui insiden ini sebagai tantangan yang sangat serius, namun juga menyerukan kepada publik untuk melihat fakta secara jernih dan bijak. Mereka juga mengajak seluruh elemen masyarakat agar memberikan dukungan konstruktif di masa pemulihan ini.” Ucap Ketua Umum FK Repnus, Faisal Nasution.

Selain itu, pihaknya juga menyoroti insiden ini bukan sebagai kegagalan tunggal, melainkan sebagai indikasi nyata betapa masifnya ancaman siber global.

 

“Serangan Siber adalah ‘Perang’ Kelas Kakap, Kecepatan Deteksi Adalah Kunci Apresiasi, ada beberapa fakta kunci dan narasi edukatif sebagai bentuk pembelaan dan dukungan kuat kepada Bank Jakarta” tegasnya

 

Di tambah kan oleh Faisal Nasution, bahwa Serangan Siber adalah Ancaman Global, Bukan Kegagalan Unik

Kasus peretasan sistem pembayaran adalah fenomena global yang menimpa institusi finansial terbesar di dunia, membuktikan bahwa tingkat ancaman siber terhadap sektor perbankan sudah mencapai level yang sangat canggih dan terorganisir (sindikat).

Baca Juga :  Pemprov DKI Jakarta Sediakan Posko Pengaduan PPDB Jakarta 2024 di Lima wilayah

 

‘Kita harus mendidik publik: serangan siber, apalagi yang menargetkan sistem interbank, adalah ‘perang’ kelas kakap yang menimpa hampir semua bank besar. Justru, yang patut diapresiasi adalah kecepatan Bank Jakarta dan regulator (PPATK) dalam mendeteksi anomali, membekukan dana, dan berkolaborasi dengan Bareskrim. ” Tandas Ketua Umum FK Repnus, Faisal Nasution

Lebih lanjut Faisal mengatakan Ini membuktikan bahwa mekanisme respons darurat bank telah bekerja dengan baik. Kita tidak boleh terjebak pada narasi kegagalan, tapi fokus pada bagaimana bank kita bangkit lebih kuat, belajar dari ‘perang’ ini.”

Selanjutnya, menurut Faisal Pembelaan: Dana Nasabah Aman, Kerugian Ditanggung Penuh oleh Bank

Guna menjaga stabilitas dan kepercayaan masyarakat, pihaknya juga menegaskan kembali komitmen Bank Jakarta bahwa dana yang terdampak adalah dana settlement atau dana operasional bank, bukan dana tabungan nasabah.

 

“Kami menggarisbawahi: dana nasabah aman dan terlindungi. Kerugian ini sepenuhnya ditanggung oleh bank sebagai risiko bisnis, menunjukkan tanggung jawab penuh manajemen. Masyarakat harus tenang, tidak perlu memindahkan dana, karena keamanan dana individu sama sekali tidak terganggu. Stabilitas kepercayaan nasabah adalah prioritas tertinggi.” Tukas Faisal

Baca Juga :  Acara Halalbihalal Pimpinan dan Anggota DPR bersama Pegawai Setjen DPR RI

 

Faisal juga mengatakan bahwa Momentum Transformasi Total dan Transparansi Mutlak

FK Repnus melihat insiden ini sebagai momentum emas untuk percepatan transformasi digital dan penguatan tata kelola. FK Repnus mendorong Bank Jakarta untuk:

Peningkatan Keamanan State-of-the-Art: Lanjutkan investasi besar-besaran untuk mengadopsi teknologi keamanan siber terbaik dan termutakhir di dunia.

 

Tidak hanya itu, lanjut Faisal diperlukan Transparansi dan Akuntabilitas, melalui langkah menuntaskan investigasi internal dan hukum (termasuk dugaan keterlibatan internal) secara transparan. Kepercayaan publik hanya bisa didapatkan melalui akuntabilitas penuh.

 

Mengakhiri perbincangan dengan wartawan, Faisal Nasution menyampaikan seruan persatuan yang kuat:

 

“Bank Jakarta adalah BUMD kita, pilar kemajuan ekonomi digital Ibu Kota. Saat ini, mereka membutuhkan dukungan konstruktif, bukan penghakiman destruktif. Mari kita kawal proses hukum, dukung perbaikan sistem, dan yakinkan bahwa Bank Jakarta akan menjadikan insiden ini pelajaran berharga untuk menjadi Bank Digital yang lebih tangguh, kokoh, dan berstandar global. Kami siap berada di samping Bank Jakarta dan Pemerintah Provinsi untuk mengawal pemulihan kepercayaan ini.” Pungkas Ketua Umum FK Repnus, Faisal Nasution

 

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Perkuat Sinergi Posbankum Nagari, Bagian Hukum Setda Pesisir Selatan Koordinasi dengan Polsek Koto XI Tarusan

Primadoni,SH

03 Sep 2026

Pesisir Selatan, Nasionalpos.com — Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) didampingi pihak Kecamatan Koto XI Tarusan melakukan koordinasi dengan Kepolisian Sektor (Polsek) Koto XI Tarusan dalam rangka memperkuat sinergi program Pos Bantuan Hukum (Posbankum) Nagari. Koordinasi tersebut membahas penguatan pelaksanaan Posbankum Nagari sebagai salah satu upaya memperluas akses masyarakat …

Sambut Hari Kejaksaan Nasional, Advokat Andi Darwin R Ranreng, SH, MH Soroti Pentingnya Reformasi Kejaksaan demi Kembalikan Kepercayaan Publik

dito

02 Sep 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Menyambut peringatan Hari Kejaksaan Nasional yang jatuh setiap tanggal 2 September, Advokat senior sekaligus pengamat hukum Andi Darwin R Ranreng, S.H., M.H kepada wartawan, Rabu, 2 September 2026 di Jakarta, ia menyampaikan pandangan kritis namun konstruktif mengenai perjalanan dan tantangan Kejaksaan Republik Indonesia di usianya yang ke-81 tahun.   Tokoh hukum yang juga …

RUU Perampasan Aset Di Sorot Praktisi Hukum, Tekankan Kejelasan Kewenangan dan Pencegahan Penyalahgunaan

dito

01 Sep 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset Tindak Pidana kembali menjadi perhatian publik.   Kali ini, masalah tersebut di respon Praktisi hukum publik Andi Darwin R. Ranreng, yang kemudian kepada wartawan, ia mengatakan bahwa regulasi tersebut perlu dirumuskan secara komprehensif agar benar-benar menjadi instrumen efektif dalam pemberantasan kejahatan, khususnya korupsi, tanpa membuka ruang penyalahgunaan kewenangan. …

Hasil Musyawarah AHWA Pilih KH Abdul Hakim Mahfud (Gus Kikin) sebagai Ketum PBNU masa khidmat 2026-2031, Muktamar NU Di Tutup Presiden Prabowo Subianto

dito

31 Agu 2026

NasionalPos.com, Jombang- Sidang Pleno Pemilihan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menetapkan lima calon kandidat ketua umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).   Kelima kandidat akan diajukan ke Rais Aam terpilih KH Miftachul Akhyar untuk mendapatkan izin tertulis dan selanjutnya diputuskan ke Ahlul Halli Wal Aqdi, Senin (31/8/2026).   Kelima nama tersebut sesuai dengan …

Harapan Warga Nahdliyyin, Muktamar ke-35 NU dan Kesiapan NU Songsong Indonesia Emas 2045

dito

29 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta- NU adalah organisasi yg didirikan oleh Para Ulama kharismatik diantara Muassis yg waro adalah Hadrotusy Syeikh KH. Hasyim Asy’ari, setiap diadakan Muktamar pasti banyak manfaat yg dihasilkan, disamping mengevaluasi masa khidmat 5 th terakhir, membuat Program strategis 5 th kedepan, dan Rekomendasi unt semua yg terkait dengan keumatan,   Sedangkan manfaat utama Muktamar …

Ratusan Buruh FPE KSBSI Gelar Aksi Unras di Kantor Pusat PT. NNI, Tolak PHK Sepihak dan Union Busting

dito

28 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Ratusan orang Massa pekerja/buruh dari Federasi Pertambangan Dan Energi filiasi Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (FPE KSBSI), menggelar aksi demo di Kantor PT. Nadesico Nickel Industry (NNI), di Gedung Noble House, Kawasan Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat , 28/8/2026.   Aksi demo tersebut dilatar belakangi, kasus Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) Sepihak, yang dilakukan …

x
x