Home » Nasional » Puskaptis Banyuwangi Gelar Aksi Damai di Depan Dinas PU CKPP: Soroti Dugaan Permainan dalam Proses Mini Kompetisi.

Puskaptis Banyuwangi Gelar Aksi Damai di Depan Dinas PU CKPP: Soroti Dugaan Permainan dalam Proses Mini Kompetisi.

- Banyuwangi 07 Nov 2025 356

BANYUWANGI, NASIONALPOS.COM –

Pusat Kajian Pembangunan Strategis (Puskaptis) Kabupaten Banyuwangi menggelar aksi unjuk rasa damai di depan Kantor Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya, Perumahan dan Permukiman (PU CKPP) Kabupaten Banyuwangi pada Jumat, 7 November 2025.

Aksi tersebut digelar sebagai bentuk protes terhadap dugaan adanya intervensi dan permainan dalam proses pengadaan mini kompetisi di lingkungan Dinas PU Kabupaten Banyuwangi.

Direktur Puskaptis, Amrullah, dalam orasinya menyampaikan kekecewaan atas lambatnya proses evaluasi 21 paket pekerjaan mini kompetisi yang hingga kini belum juga ditetapkan pemenangnya.

“Sudah hampir satu bulan proses mini kompetisi belum dievaluasi. Padahal, semestinya satu minggu sudah selesai. Mini kompetisi ini kan penyederhanaan dari proses lelang agar cepat, transparan, dan manfaatnya bisa segera dirasakan masyarakat. Tapi di Banyuwangi justru berlarut-larut,” ungkapnya di sela aksi.

Baca Juga :  Di duga Sampah sebagai Bancakan Anggaran: Poros Rawamangun Kritik Keras Arah Kebijakan Pemprov DKI

Pihaknya menduga ada pihak-pihak yang mencoba “memainkan” proses tersebut dengan mengintervensi penunjukan pemenang.

“Jangan sampai mini kompetisi ini seperti sudah ada yang punya, seperti sistem ijon proyek. Itu tidak boleh. Biarkan proses berjalan apa adanya, siapapun pemenangnya harus transparan dan profesional,” tegasnya.

Menurut Amrullah, kewenangan evaluasi mini kompetisi berada di tangan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) di masing-masing bidang, salah satunya di bidang Bina Marga. Namun hingga kini, hasil evaluasi belum juga diumumkan.

“Alasannya menunggu petunjuk dari LKPP. Tapi kalau memang tidak mampu mengevaluasi, seharusnya minta bantuan Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa (UKPBJ). Jangan malah diam dan menunda, karena dampaknya pembangunan tidak berjalan maksimal,” tambahnya.

Baca Juga :  Pembangunan Fisik Harus Sejalan dengan Penguatan Vegetasi, Hasil Diskusi Infrastruktur Mitigasi Pantai Padang

Dalam pernyataan, Puskaptis menegaskan akan terus mengawal persoalan ini. Mereka bahkan berencana menggelar aksi lanjutan jika tidak ada kejelasan dari pihak Dinas PU CKPP Banyuwangi.

“Kami akan kembali turun minggu depan, bahkan setiap minggu di bulan November ini. Kalau perlu Desember kita aksi mogok makan. Jangan main-main dengan rakyat, karena rakyatlah yang berkuasa,” pungkasnya.

Aksi berlangsung dengan tertib dan damai di bawah pengawasan aparat kepolisian setempat. Hingga berita ini diturunkan, pihak Dinas PU CKPP Kabupaten Banyuwangi belum memberikan keterangan resmi terkait tuntutan Puskaptis tersebut.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Sambut Hari Kejaksaan Nasional, Advokat Andi Darwin R Ranreng, SH, MH Soroti Pentingnya Reformasi Kejaksaan demi Kembalikan Kepercayaan Publik

dito

02 Sep 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Menyambut peringatan Hari Kejaksaan Nasional yang jatuh setiap tanggal 2 September, Advokat senior sekaligus pengamat hukum Andi Darwin R Ranreng, S.H., M.H kepada wartawan, Rabu, 2 September 2026 di Jakarta, ia menyampaikan pandangan kritis namun konstruktif mengenai perjalanan dan tantangan Kejaksaan Republik Indonesia di usianya yang ke-81 tahun.   Tokoh hukum yang juga …

RUU Perampasan Aset Di Sorot Praktisi Hukum, Tekankan Kejelasan Kewenangan dan Pencegahan Penyalahgunaan

dito

01 Sep 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset Tindak Pidana kembali menjadi perhatian publik.   Kali ini, masalah tersebut di respon Praktisi hukum publik Andi Darwin R. Ranreng, yang kemudian kepada wartawan, ia mengatakan bahwa regulasi tersebut perlu dirumuskan secara komprehensif agar benar-benar menjadi instrumen efektif dalam pemberantasan kejahatan, khususnya korupsi, tanpa membuka ruang penyalahgunaan kewenangan. …

Hasil Musyawarah AHWA Pilih KH Abdul Hakim Mahfud (Gus Kikin) sebagai Ketum PBNU masa khidmat 2026-2031, Muktamar NU Di Tutup Presiden Prabowo Subianto

dito

31 Agu 2026

NasionalPos.com, Jombang- Sidang Pleno Pemilihan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menetapkan lima calon kandidat ketua umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).   Kelima kandidat akan diajukan ke Rais Aam terpilih KH Miftachul Akhyar untuk mendapatkan izin tertulis dan selanjutnya diputuskan ke Ahlul Halli Wal Aqdi, Senin (31/8/2026).   Kelima nama tersebut sesuai dengan …

Investasi Masa Depan Jadi Lebih Mudah, Aman, dan Terjangkau, BRI Dorong Nasabah Manfaatkan Fitur Emas di Qita.

- Banyuwangi

30 Agu 2026

Banyuwangi, Nasionalpos.com – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung literasi dan inklusi keuangan masyarakat Indonesia. Melalui aplikasi super (super apps) Qita, BRI dengan aplikasinya Qita mempermudah nasabah dalam mengelola keuangan serta investasi jangka panjang, salah satunya dengan cara layanan investasi emas digital yang praktis, mudah, aman, dan terjangkau. …

Harapan Warga Nahdliyyin, Muktamar ke-35 NU dan Kesiapan NU Songsong Indonesia Emas 2045

dito

29 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta- NU adalah organisasi yg didirikan oleh Para Ulama kharismatik diantara Muassis yg waro adalah Hadrotusy Syeikh KH. Hasyim Asy’ari, setiap diadakan Muktamar pasti banyak manfaat yg dihasilkan, disamping mengevaluasi masa khidmat 5 th terakhir, membuat Program strategis 5 th kedepan, dan Rekomendasi unt semua yg terkait dengan keumatan,   Sedangkan manfaat utama Muktamar …

Ratusan Buruh FPE KSBSI Gelar Aksi Unras di Kantor Pusat PT. NNI, Tolak PHK Sepihak dan Union Busting

dito

28 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Ratusan orang Massa pekerja/buruh dari Federasi Pertambangan Dan Energi filiasi Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (FPE KSBSI), menggelar aksi demo di Kantor PT. Nadesico Nickel Industry (NNI), di Gedung Noble House, Kawasan Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat , 28/8/2026.   Aksi demo tersebut dilatar belakangi, kasus Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) Sepihak, yang dilakukan …

x
x