Home » Headline » Riska Amelia Raih Perak di Women’s Downhill SEA Games Thailand 2025

Riska Amelia Raih Perak di Women’s Downhill SEA Games Thailand 2025

ardi 10 Des 2025 198

Chonburi,NasionaPos.com – Pebalap Indonesia, Riska Amelia Agustina, kembali melanjutkan tren positif tim mountain bike (MTB) di SEA Games Thailand 2025. Riska sukses merebut medali perak pada nomor women’s downhill dengan catatan waktu 3:04.874.

“Ini SEA Games pertama saya. Saya bersyukur dengan hasil ini, meski podium emas belum berhasil saya raih,” ujar Riska.

Lomba yang berlangsung di Khao Kheow Open Zoo, Thailand, berlangsung sangat kompetitif. Sembilan pebalap MTB terbaik Asia Tenggara saling adu kecepatan untuk merebut tempat di podium.

Riska mengaku menghadapi berbagai tantangan sejak sesi latihan. Ia harus menahan rasa sakit akibat cedera tulang rusuk setelah crash pada hari pertama latihan. “Tadi pagi saat warming up saya crash lagi. Itu memberi tekanan, tapi saya berusaha tetap tenang dan fokus pada lomba,” ujarnya.

Baca Juga :  Diksi 'Keamanan Nasional' di RUU Polri Bisa Picu Konflik Antar Lembaga.

Medali emas diraih pebalap tuan rumah, Vipavee Deekaballes, dengan waktu 3:03.289, sementara posisi ketiga ditempati rekan senegaranya, Ritthidet Kanokrat, dengan catatan waktu 3:06.778.

“Saya persembahkan medali pertama saya di SEA Games untuk semua yang selalu mendukung saya,” kata Riska mengakhiri.

Baca Juga :  Ahli waris Penerima Klaim Asuransi Jiwasraya Bakal Didata Ulang BTN

Selanjutnya, tim MTB Indonesia akan berlaga pada nomor men’s cross country yang dijadwalkan berlangsung pada 12 Desember 2025 di lokasi yang sama.

Tim Indonesia di SEA Games Thailand 2025 mendapat dukungan penuh dari para official partners: BAIC, Aice, Mills, Kings Travel, TikTok, Perumnas, SVRG, dan Untold, serta sponsor nasional termasuk Didit Hediprasetyo Foundation, Sarinah, Indonesia Sport Movement, Bluebird Group, So Klin, Brighton, Grab, Indika Energy, Pelindo, Garuda Indonesia, Pertamina, Magic Power, Me-O, Wardah, Emina, dan Merah Putih Media. (Wahyu Wepe)

 

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Tragedi Little Aresha Yogyakarta, Catatan Penting Bagi Orang Tua, Masyarakat dan Pemerintah

dito

29 Apr 2026

Di tulis dan di sampaikan oleh Waspada,S. Ag, MM Dosen PG PAUD UNUSIA & Wakil Ketua KPAD Kabupaten Bogor. Tragedi memilukan yang dilakukan oleh pengelola Daycare dan pekerjanya seperti di Daycare Little Aresha Yogjakarta, sesungguhnya bukan yang pertama kali. Sebelumnya telah terjadi hal serupa dibeberapa daerah, akan tetapi hal tersebut tidak membuat jera oleh oknum pengelola …

Negara di Era Perang Narasi: Disinformasi: Senjata Tak Kasat Mata Yang Melumpuhkan (2)

Dhio Justice Law

28 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Perang modern tidak selalu dimulai dengan serangan fisik. Ia sering kali dimulai dari sesuatu yang tampak sepele: informasi yang dipelintir. Di era digital, peluru pertama bukanlah rudal—melainkan narasi. Dan yang ditembak bukan tubuh, tetapi persepsi. Disinformasi bekerja tanpa suara, tanpa jejak yang kasat …

Negara di Era Perang Narasi: Negara Kalah karena Kehilangan Narasi (1)

Dhio Justice Law

26 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia- LAKI)   NasionalPos. Com, Jakarta – Negara jarang runtuh karena kekurangan kekuatan. Ia runtuh ketika kehilangan kendali atas makna. Hari ini, kekuasaan tidak lagi semata ditentukan oleh siapa yang menguasai wilayah, sumber daya, atau aparat keamanan. Kekuasaan semakin ditentukan oleh siapa yang mampu mengendalikan persepsi publik—siapa yang dipercaya, …

Tantangan Menteri Pertahanan RI ditengah Isu Agama dan Konflik Papua

Dhio Justice Law

22 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Sekjen Garda Bumiputera)   NasionalPos.com, Jakarta – Beberapa hari terakhir, negeri tercinta ini dihadapkan pada isu sensitif soal agama dan masalah konflik Papua . Jika pemerintah salah atau abai dalam menangani hal tersebut, maka kedaulatan NKRI taruhannya. Ironisnya, isu agama dan kondisi Papua mencuat di tengah konflik global akibat perang Iran Vs …

Dewas KPK Diminta Selidiki dan Klarifikasi Tudingan Terhadap Faisal Assegaf

Dhio Justice Law

18 Apr 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Barang bukti disita oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang diserahkan aktivis Faisal Assegaf terkait kasus dugaan korupsi di Direktorat Jendral Bea Cukai terus menuai polemik. Pengamat politik dari Universitas Nasional (Unas) Jakarta, Assoc. Prof, TB Massa Djafar mengungkapkan kekawatirannya terhadap KPK yang dicurigai publik telah diintervensi kekuatan politik untuk membungkam kelompok sipil …

Dua Tahun Tanpa Keadilan: Skandal Mandeknya Kasus Pengeroyokan Jurnalis Ivan Afriandi di Polres Majalengka

Dewi Apriatin

11 Apr 2026

*Dua Tahun Tanpa Keadilan: Skandal Mandeknya Kasus Pengeroyokan Jurnalis Ivan Afriandi di Polres Majalengka*   Majalengka – Sebuah potret buram penegakan hukum kembali tersaji di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Ivan Afriandi, seorang jurnalis dari media Jurnal Investigasi, hingga kini (11 April 2026) masih terkatung-katung dalam ketidakpastian hukum. Lebih dari dua tahun sejak laporan resmi dilayangkan …

x
x