Home » Politik » Dukungan Menguat, Relawan Puan Maharani Muncul di Jawa Barat

Dukungan Menguat, Relawan Puan Maharani Muncul di Jawa Barat

ardi 03 Agu 2022 225

NasionalPos.com,JawaBarat Gelombang dukungan kepada Puan Maharani sebagai capres 2024 terus bermunculan. Terkini, warga di Jawa Barat mendeklarasikan diri sebagai Relawan Pejuang Puan Maharani.

Terdapat tiga kota di Jawa Barat yaitu Kuningan, Tasikmalaya, dan Pangandaran, di Jawa Barat yang mendeklarasikan dukungan kepada Puan. Mereka berasal dari berbagai kalangan, mendeklarasikan diri menjadi Relawan Pejuang Puan Maharani dengan komitmen mendukung cucu Proklamator kemerdekaan RI tersebut menjadi presiden.

“Bulan kemerdekaan Republik Indonesia ini menjadi momentum yang baik bagi kami untuk mendeklarasikan diri sebagai bagian dari perjuangan mendukung Ibu Puan sukses menjadi presiden melanjutkan kepemimpinan Pak Jokowi,” ujar Syahrul Latif, Koordinator Relawan Pejuang Puan Maharani Jawa Barat, Rabu (3/8/2022).

Menurutnya, spirit bulan kemerdekaan memacu semangat para relawan Puan Maharani untuk bergerak menyosialisikan orang nomor satu di DPR RI itu pada masyarakat di akar rumput.

Baca Juga :  DR.IR. JOHN SIHOTANG, MM. CALEG DPRD PROVINSI DAPIL JABAR 2 SOSIALISASI DI FORUM PARSAORAN KOMUNITAS BATAK KABUPATEN BANDUNG

“Ibu Puan ini sosok seorang profesional dan pekerja keras, bukan tipe yang suka pencitraan, tapi lebih menekankan pada hasil kinerja dari tugas yang diembannya. Makanya, kami perlu menyampaikan berbagai hal kepada masyarakat di akar rumput siapa mba Puan ini, dan kenapa layak menjadi presiden,” terangnya.

Deklarasi relawan Pejuang Puan Maharani tersebut, lanjutnya, serentak dihelat pada Minggu 1 Agustus di tiga kota tersebut, dan akan berlanjut di kota-kota lainnya di Jawa Barat. “Deklarasi ini sebagai ikhtiar kami untuk mendukung dan membantu sosok yang kami kagumi, yaitu Ibu Puan. Kami akan terus bergerak demi Ibu Puan,” tegasnya.

Menurutnya, selain sosialisasi, pihaknya juga menyerap aspirasi dari masyarakat untuk disampaikan kepada Puan. “Kami juga memfasilitasi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi untuk Ibu Puan Maharani, sebab banyak masyarakat Jawa Barat, utamanya wilayah basis PDIP, menginginkan agar Ibu Puan menjadi Presiden meneruskan Pak Jokowi,” katanya.

Baca Juga :  Pada Hari Pertama Perpanjangan, Belum Ada Calon Daftar Ungkap KPU

Jawa Barat, kata Syahrul basis yang strategis dengan karakter pemilih yang beragam. “Tetapi yang mengagetkan rupanya banyak masyarakat yang antusias mendukung Ibu Puan, tidak lebih dari sebulan ini banyak masyarakat yang berbondong-bondong ingin ikut bergabung ke relawan pejuang Puan,” imbuhnya.

Sementara, salah satu relawan Pejuang Puan Maharani Jawa Barat Dede Komariah mengaku senang bergabung sebagai relawan. “Pengen punya Presiden cantik, dan ternyata baru tahu dari relawan kalau Ibu Puan yang buat Undang-undang bantuan sosial (UU Stabilitas Sistem Keuangan yang membuat pemerintah dapat menggunakan anggaran untuk penanganan pandemi),” katanya.

Ia berharap, penerus perjuangan cita-cita Soekarno itu bisa menjadi orang nomor satu yang akan menakhodai republik ini. “Ya seneng, harapannya Ibu Puan jadi Presiden, biar makmur, apalagi beliau orang baik, bageur,” tegasnya.(*)

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
40 Perusahaan China Jangan Ditutupi Pergantian Menteri

Dhio Justice Law

19 Sep 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – isu 40 perusahaan asal China diduga tidak mematuhii kewajiban pajak tidak boleh berakhir sebagai pernyataan pejabat yang kemudian tenggelam dalam pergantian kekuasaan.Pemerintah tidak boleh diam. Jika dugaan tersebut memiliki dasar pemeriksaan dan data yang dapat dipertanggungjawabkan, maka pemerintah wajib menjelaskan kepada publik. Bukan …

Akademisi dan Aktivis Ajak Bersatu Lawan Impunitas Di Acara Aksi Kamisan ke 925

dito

18 Sep 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Pada aksi massa kamisan ke 925 , di depan istana Negara Jakarta, Kamis, 17 September 2026 kemarin. Selain di hadiri oleh ratusan orang dari kalangan aktivis Hak Azasi Manusia, mahasiswa, akademisi, para pencari keadilan Hak Azasi Manusia, hadir juga seorang dosen senior Paulus Januar, yang menyampaikan kuliah jalanan. Dalam orasinya, Paulus Januar menyampaikan …

Saat Akademisi Tak Berjarak dengan Kekuasaan

Dhio Justice Law

13 Sep 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – laki)   NasionalPos.com, Jakarta – Dulu, kampus adalah tempat yang paling sering digunakan untuk mempertanyakan kekuasaan. Di ruang dan forum akademik, kebijakan penguasa dibedah, angka diuji, narasi resmi dicurigai, dan keputusan politik diperdebatkan dan ditantang dengan argumen ilmiah Ironis, kini kampus justru semakin sering diminta berjalan searah …

Harapan Warga Nahdliyyin, Muktamar ke-35 NU dan Kesiapan NU Songsong Indonesia Emas 2045

dito

29 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta- NU adalah organisasi yg didirikan oleh Para Ulama kharismatik diantara Muassis yg waro adalah Hadrotusy Syeikh KH. Hasyim Asy’ari, setiap diadakan Muktamar pasti banyak manfaat yg dihasilkan, disamping mengevaluasi masa khidmat 5 th terakhir, membuat Program strategis 5 th kedepan, dan Rekomendasi unt semua yg terkait dengan keumatan,   Sedangkan manfaat utama Muktamar …

Saat RUU Perampasan Aset Jadi Ancaman Ekosistem Kekuasaan

Dhio Justice Law

26 Agu 2026

Oleh: Ridwan Umar Direktur Lentera Keadilan Indonesia (LAKI)   NasionalPos.com, Jakarta – Mengapa RUU Perampasan Aset tak kunjung disahkan? Jawaban yang paling sering terdengar adalah karena persoalan hukumnya rumit. DPR harus berhati-hati. Ada kekhawatiran penyalahgunaan kewenangan, perlindungan hak milik, pembuktian terbalik, hingga mekanisme perampasan aset tanpa putusan pidana. Terdengar semua alasan itu masuk akal. Tetapi …

Kabinet Gagal, Reshuffle Menjadi Keharusan

Dhio Justice Law

24 Agu 2026

Oleh: Ridwan Umar Direktur Lentera Keadilan Indonesia (LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Seiring perjalanan, masalah besar dan sulit diabaikan dalam pemerintahan Presiden Prabowo Subianto: semangat perubahan yang dijanjikan belum sepenuhnya tercermin dalam kinerja kabinetnya. Publik mencatat, Prabowo datang dengan agenda besar  pemberantasan korupsi, kedaulatan ekonomi, efisiensi, penguasaan sumber daya alam, dan keberpihakan kepada rakyat. Namun visi …

x
x