Home » Politik » Dukungan Menguat, Relawan Puan Maharani Muncul di Jawa Barat

Dukungan Menguat, Relawan Puan Maharani Muncul di Jawa Barat

ardi 03 Agu 2022 179

NasionalPos.com,JawaBarat Gelombang dukungan kepada Puan Maharani sebagai capres 2024 terus bermunculan. Terkini, warga di Jawa Barat mendeklarasikan diri sebagai Relawan Pejuang Puan Maharani.

Terdapat tiga kota di Jawa Barat yaitu Kuningan, Tasikmalaya, dan Pangandaran, di Jawa Barat yang mendeklarasikan dukungan kepada Puan. Mereka berasal dari berbagai kalangan, mendeklarasikan diri menjadi Relawan Pejuang Puan Maharani dengan komitmen mendukung cucu Proklamator kemerdekaan RI tersebut menjadi presiden.

“Bulan kemerdekaan Republik Indonesia ini menjadi momentum yang baik bagi kami untuk mendeklarasikan diri sebagai bagian dari perjuangan mendukung Ibu Puan sukses menjadi presiden melanjutkan kepemimpinan Pak Jokowi,” ujar Syahrul Latif, Koordinator Relawan Pejuang Puan Maharani Jawa Barat, Rabu (3/8/2022).

Menurutnya, spirit bulan kemerdekaan memacu semangat para relawan Puan Maharani untuk bergerak menyosialisikan orang nomor satu di DPR RI itu pada masyarakat di akar rumput.

Baca Juga :  Pasca Muktamar PKB 2024 di Bali, Cak Imin Siap Maju Di Pilpres 2029

“Ibu Puan ini sosok seorang profesional dan pekerja keras, bukan tipe yang suka pencitraan, tapi lebih menekankan pada hasil kinerja dari tugas yang diembannya. Makanya, kami perlu menyampaikan berbagai hal kepada masyarakat di akar rumput siapa mba Puan ini, dan kenapa layak menjadi presiden,” terangnya.

Deklarasi relawan Pejuang Puan Maharani tersebut, lanjutnya, serentak dihelat pada Minggu 1 Agustus di tiga kota tersebut, dan akan berlanjut di kota-kota lainnya di Jawa Barat. “Deklarasi ini sebagai ikhtiar kami untuk mendukung dan membantu sosok yang kami kagumi, yaitu Ibu Puan. Kami akan terus bergerak demi Ibu Puan,” tegasnya.

Menurutnya, selain sosialisasi, pihaknya juga menyerap aspirasi dari masyarakat untuk disampaikan kepada Puan. “Kami juga memfasilitasi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi untuk Ibu Puan Maharani, sebab banyak masyarakat Jawa Barat, utamanya wilayah basis PDIP, menginginkan agar Ibu Puan menjadi Presiden meneruskan Pak Jokowi,” katanya.

Baca Juga :  Merapat ke Prabowo, AHY Pamit ke Puan

Jawa Barat, kata Syahrul basis yang strategis dengan karakter pemilih yang beragam. “Tetapi yang mengagetkan rupanya banyak masyarakat yang antusias mendukung Ibu Puan, tidak lebih dari sebulan ini banyak masyarakat yang berbondong-bondong ingin ikut bergabung ke relawan pejuang Puan,” imbuhnya.

Sementara, salah satu relawan Pejuang Puan Maharani Jawa Barat Dede Komariah mengaku senang bergabung sebagai relawan. “Pengen punya Presiden cantik, dan ternyata baru tahu dari relawan kalau Ibu Puan yang buat Undang-undang bantuan sosial (UU Stabilitas Sistem Keuangan yang membuat pemerintah dapat menggunakan anggaran untuk penanganan pandemi),” katanya.

Ia berharap, penerus perjuangan cita-cita Soekarno itu bisa menjadi orang nomor satu yang akan menakhodai republik ini. “Ya seneng, harapannya Ibu Puan jadi Presiden, biar makmur, apalagi beliau orang baik, bageur,” tegasnya.(*)

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Sawah, Kandang dan Laut: Ancaman Nyata bagi Oligarki

Dhio Justice Law

02 Jun 2026

Oleh: Ridwan Umar (Sekjen Garda Bumiputera) NasionalPos.com, Jakarta – Indonesia terlalu lama diajarkan bahwa kekuasaan hanya lahir dari partai politik, parlemen, dan istana. Padahal dalam sejarah bangsa mana pun, kekuasaan sejati selalu berdiri di atas penguasaan ekonomi. Dan hari ini, ekonomi Indonesia terlalu banyak dikuasai segelintir elite. Oligarki tidak selalu tampil dengan wajah menakutkan. Kadang …

Marwah Daud: Saatnya Gerakan Ekonomi Rakyat Rontokkan Oligarki

Dhio Justice Law

01 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Mantan asisten peneliti Unesco dan World Bank, Dr. Marwah Daud Ibrahim menyerukan Rakyat Indonesia untuk bangkit dan melawan oligarki melalui Gerakan Ekonomi Rakyat. Seruan itu dilontarkan Marwah Daud saat menjadi nara sumber Seminar Kebangsaan bertema Mengokohkan Pilar Kebangsaan dan Perdamaian Dunia Dalam Menghadapi Dinamika Konflik Geopolitik yang digelar dalam rangkaian Musyawarah KAHMI …

TB Massa: Indonesia Gagal Bangun Demokrasi

Dhio Justice Law

01 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Pengamat politik Universitas Nasional (Unas) Prof. (assoc) TB. Massa Djafar menganggap Indonesia telah gagal membangun kehidupan demokrasi. Pernyataan itu disampaikan TB Massa sebagai nara sumber dalam sesi dialog Seminar Kebangsaan bertema Mengokohkan Pilar Kebangsaan dan Perdamaian Dunia Dalam Menghadapi Dinamika Konflik Geopolitik yang digelar dalam rangkaian Musyawarah KAHMI (Korps Alumni Himpunan Mahasiswa …

MS. Kaban: Indonesia Belum Menemukan Pemimpin Yang Tepat

Dhio Justice Law

01 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Mantan Menteri Kehutanan, Dr. MS. Kaban menilai Bangsa Indonesia belum menemukan pemimpin yang tepat. Indikasinya, segala bentuk kejahatan dan yang dibenci Allah SWT semakin tumbuh subur. Hal itu dilontarkan Kaban yang juga dikenal senior KAHMI (Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam) dalam Seminar Kebangsaan bertema Mengokohkan Pilar Kebangsaan dan Perdamaian Dunia Dalam Menghadapi …

Rochendi Terpilih Ketua KAHMI Rayon Unas Periode 2026-2030

Dhio Justice Law

01 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Rochendi Suryadinata terpilih secara aklamasi menjadi Ketua Korps Alummni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Rayon Universitas Nasional (Unas) periode 2026-2030 menggantikan Hamka, S.IP, M.si yang menjabat periode 2022-2026. Musyawarah KAHMI Rayon Unas yang digelar di Masjid Sunda Kelapa, Jakarta Pusat pada Minggu (31/5/2026) kali ini bertema Merajut Silaturahim, Meneguhkan Kiprah Menyongsong Kepemimpinan Baru …

Membaca Motif Politik di Balik Satgas Dasco

Dhio Justice Law

30 Mei 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI)  NasionalPos.com, Jakarta – Posisi Sufmi Dasco Ahmad sebagai Ketua Satgas Pemulihan Pasca Bencana DPR RI sulit dibaca semata sebagai langkah teknokratis. Dalam politik, terutama pada lingkar kekuasaan inti, hampir tidak ada penempatan strategis yang benar-benar netral dari kepentingan politik. Apalagi Dasco bukan hanya pimpinan DPR. Ia …

x
x