Home » Politik » Dukungan Menguat, Relawan Puan Maharani Muncul di Jawa Barat

Dukungan Menguat, Relawan Puan Maharani Muncul di Jawa Barat

ardi 03 Agu 2022 208

NasionalPos.com,JawaBarat Gelombang dukungan kepada Puan Maharani sebagai capres 2024 terus bermunculan. Terkini, warga di Jawa Barat mendeklarasikan diri sebagai Relawan Pejuang Puan Maharani.

Terdapat tiga kota di Jawa Barat yaitu Kuningan, Tasikmalaya, dan Pangandaran, di Jawa Barat yang mendeklarasikan dukungan kepada Puan. Mereka berasal dari berbagai kalangan, mendeklarasikan diri menjadi Relawan Pejuang Puan Maharani dengan komitmen mendukung cucu Proklamator kemerdekaan RI tersebut menjadi presiden.

“Bulan kemerdekaan Republik Indonesia ini menjadi momentum yang baik bagi kami untuk mendeklarasikan diri sebagai bagian dari perjuangan mendukung Ibu Puan sukses menjadi presiden melanjutkan kepemimpinan Pak Jokowi,” ujar Syahrul Latif, Koordinator Relawan Pejuang Puan Maharani Jawa Barat, Rabu (3/8/2022).

Menurutnya, spirit bulan kemerdekaan memacu semangat para relawan Puan Maharani untuk bergerak menyosialisikan orang nomor satu di DPR RI itu pada masyarakat di akar rumput.

Baca Juga :  Di Bundaran HI Warga Sambut Kick Off Keketuaan ASEAN 2023

“Ibu Puan ini sosok seorang profesional dan pekerja keras, bukan tipe yang suka pencitraan, tapi lebih menekankan pada hasil kinerja dari tugas yang diembannya. Makanya, kami perlu menyampaikan berbagai hal kepada masyarakat di akar rumput siapa mba Puan ini, dan kenapa layak menjadi presiden,” terangnya.

Deklarasi relawan Pejuang Puan Maharani tersebut, lanjutnya, serentak dihelat pada Minggu 1 Agustus di tiga kota tersebut, dan akan berlanjut di kota-kota lainnya di Jawa Barat. “Deklarasi ini sebagai ikhtiar kami untuk mendukung dan membantu sosok yang kami kagumi, yaitu Ibu Puan. Kami akan terus bergerak demi Ibu Puan,” tegasnya.

Menurutnya, selain sosialisasi, pihaknya juga menyerap aspirasi dari masyarakat untuk disampaikan kepada Puan. “Kami juga memfasilitasi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi untuk Ibu Puan Maharani, sebab banyak masyarakat Jawa Barat, utamanya wilayah basis PDIP, menginginkan agar Ibu Puan menjadi Presiden meneruskan Pak Jokowi,” katanya.

Baca Juga :  Prabowo Subianto Figur Capres, Tepat Untuk Kebangkitan Indonesia Wujudkan Cita-cita Proklamasi 17/8/1945

Jawa Barat, kata Syahrul basis yang strategis dengan karakter pemilih yang beragam. “Tetapi yang mengagetkan rupanya banyak masyarakat yang antusias mendukung Ibu Puan, tidak lebih dari sebulan ini banyak masyarakat yang berbondong-bondong ingin ikut bergabung ke relawan pejuang Puan,” imbuhnya.

Sementara, salah satu relawan Pejuang Puan Maharani Jawa Barat Dede Komariah mengaku senang bergabung sebagai relawan. “Pengen punya Presiden cantik, dan ternyata baru tahu dari relawan kalau Ibu Puan yang buat Undang-undang bantuan sosial (UU Stabilitas Sistem Keuangan yang membuat pemerintah dapat menggunakan anggaran untuk penanganan pandemi),” katanya.

Ia berharap, penerus perjuangan cita-cita Soekarno itu bisa menjadi orang nomor satu yang akan menakhodai republik ini. “Ya seneng, harapannya Ibu Puan jadi Presiden, biar makmur, apalagi beliau orang baik, bageur,” tegasnya.(*)

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Reshuffle Kabinet: Ujian Otoritas Prabowo Di Tengah Ancaman Delegitimasi

Dhio Justice Law

07 Agu 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia-LAKI)   NasionalPos.com, Jakarta – Setiap pemimpin memiliki momentum untuk menentukan arah sejarahnya. Bagi Presiden Prabowo Subianto, momentum saat ini adalah reshuffle kabinet. Reshuffle bukan sekadar mengganti orang di kursi menteri, tapi sebuah pernyataan politik tentang standar kepemimpinan yang ingin dibangun seorang presiden. Saat itulah publik akan menilai, apakah …

Kongres PMKRI Di Ruteng, Ricuh, Ketua PMKRI Jakpus Di keroyok Hingga Alami Luka Berdarah

dito

25 Jul 2026

NasionalPos.com, Ruteng- Dewan Pengurus Cabang Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia Cabang Jakarta Pusat mengecam keras aksi kekerasan dan premanisme yang terjadi di arena Kongres dan Majelis Permusyawaratan Anggota /MPA PMKRI yang diselenggarakan di Ruteng, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur. Pasalnya telah terjadi Aksi tidak terpuji yang telah menimpa Ketua PMKRI Cabang Jakarta Pusat, Sdr. Yohanes …

Pasal 33 UUD 1945: Pertaruhan Politik Terbesar Prabowo

Dhio Justice Law

13 Jul 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Kemenangan politik jauh lebih mudah diraih daripada kemenangan sejarah. Presiden Prabowo Subianto telah memenangkan kontestasi politik. Namun, untuk memenangkan sejarah, ia harus membuktikan satu hal yang jauh lebih sulit: menjadikan Pasal 33 UUD 1945 sebagai kenyataan, bukan sekadar retorika konstitusi. Di sinilah letak …

Akademisi: Implementasi Pasal 33 UUD 1945, Prabowo Sedang Diuji Melawan Oligarki dan Kapitalisme Global

Dhio Justice Law

09 Jul 2026

NasionalPos. com, Jakarta – Ekonom senior Fuad Bawazier menilai implementasi Pasal 33 Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 hingga kini belum berjalan secara maksimal. Menurutnya, pemerintahan Presiden Prabowo Subianto sedang menghadapi ujian besar untuk membuktikan bahwa pembangunan ekonomi nasional benar-benar berpijak pada amanat konstitusi. Sebagai keynote speaker dalam Seminar “Konflik Geopolitik dan Ancaman Krisis …

Ketika Meritokrasi Dipertanyakan dalam Pengangkatan Komisaris BUMN

Dhio Justice Law

29 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Pengangkatan komisaris pada perusahaan-perusahaan BUMN kembali menjadi sorotan publik setelah muncul nama-nama yang memiliki kedekatan dengan figur publik maupun pejabat negara. Misalnya, pengangkatan Barry Tamin sebagai Komisaris Independen di PT Sarinah yang diketahui merupakan adik ipar dari Raffi Ahmad, serta sorotan terhadap pengangkatan Mufli Budi Ananda, yang dikenal sebagai asisten pribadi Raffi …

‘Mas Bahlil Ganteng’ dan Transformasi Politik Golkar

Dhio Justice Law

12 Jun 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia-LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Indonesia saat ini, seorang politikus tidak harus terlihat negarawan untuk menjadi populer. Cukup viral. Fenomena lagu “Mas Bahlil Ganteng” memperlihatkan bagaimana politik perlahan bergeser dari arena gagasan menuju arena hiburan digital. Yang bekerja bukan lagi kedalaman visi, melainkan kekuatan algoritma. Bukan seberapa kuat argumentasi seorang …

x
x