Home » Headline » Pemisahan Kementerian Hukum Dengan Kementerian HAM, Langkah Presiden Prabowo Berikan Layanan Terbaik Untuk Rakyat.

Pemisahan Kementerian Hukum Dengan Kementerian HAM, Langkah Presiden Prabowo Berikan Layanan Terbaik Untuk Rakyat.

dito 01 Nov 2024 142

NasionalPos.com, Surabaya-  Praktisi Hukum Andi Darwin Rangreng, SH, MH mengatakan dipecah-nya Kementerian Hukum dan Kementerian HAM, itu tentunya dapat di pahami sebagai upaya Presiden Prabowo Subianti  untuk menjadikan lembaga itu dapat fokus pada bidangnya masing-masing, selain itu, dirinya menilai  hal itu merupakan salah satu bentuk strategi  agar  harapan  dalam cita-cita  yang di inginkan oleh  Presiden  Prabowo bisa maksimal dalam implementasi  penyelenggaraan  tersebut, tepat sasaran  dan setidak nya pemecahan Kementerian itu dalam  dinamika persoalan tidak di bebankan  oleh satu mentri saja  akan tetapi  di distribusikan ke mentri yang lain, Agar usaha  dan cita

“Serta target  bisa tercapai yang bertujuan memberikan pelayanan  dan service terbaik untuk masyarakat indonesia pada umum  nya, jadi saya rasa pemisahan tersebut sangatlah beralasan  walapun   kalau di tinjau dari segi anggaran  ,akan mengeluarkan anggaran  yang tidak sedikit,”tutur Andi Darwin Ranreng, SH, MH kepada nasionalPos.com, Jumaat, 1/11/2024 di Surabaya Jawa tImur, di sela-sela kegiatan memberikan materi khsus provesi advokat di Jawa Timur.

Baca Juga :  Petani Semarang Sebut Biosaka Bikin Cepat Panen

Menurut Andi, sebelum dipecah menjadi tiga, memang terdapat ketidaksesuaian antara satu bidang dan bidang lainnya, Untuk itu, dengan dipecah-nya Kementerian hukum dan Kementerian HAM, diharapkan dapat memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat, selain ada keunggulannya pemecahan kementerian juga terdapat kekurangan yaitu adanya beban biaya yang bertambah, Kelemahannya pemborosan anggaran, karena selama ini Kemenkumham hanya Rp18 triliun. Kemarin Menteri HAM meminta hingga Rp20 triliun, Sungguh ironis  kalau seumpama  anggaran sudah maksimal tidak di barengi dengan etos kerja yang tidak maksimal .

“Saya menyikapi ini  adalah bentuk dari sebuah kedinamikaan yang koprenship terarah  sesuai dengan harapan dengan melakukan trobosan yang baru dalam  menangani  berbagai polemik dan permasalahan  yang di hadapi sekarang dan masa yang akan datang .. yang intinya  semua itu bisa dikerjakan tuntas.. oleh lembaga tersebut dengan menambah mentrinya menjadi  bagian terpisahkan tetapi  dengan arahan tepat guna.” Tukas Andi Darwin Ranreng, SH, MH

Lebih lanjut Andi mengatakan mengenai Ekfektif  tidak nya dalam  keberadaan pemisahan tesebut  tentunya ini merupakan  dinamika  kebutuhan  suatu Pengaturan  strategi yang dinjalankan  oleh pres prabowo sebagai kepala pemerintahan dalam usaha ini semua, Jelas  perubahan tersebut juga di barengi dengan banyak pertimbangan  sehingga  kementerian tersebut di pisahkan, hal itu terjadi disebabkan oleh dimungkinkan  adanya permasalahan sudah  terlalu pelik, dan tidak sesuai dengan  target ataupun  tidak banyak perubahan  dalam penyelesaian  pekerjaan  di kementerian tersebut, yang selama ini nampak  banyak  sayap  yang harus di kontrol oleh satu mentri saja, akibatnya justru Kementerian tersebut tidak mampu menyelesaikan permasalahan yang membelitnya, Nah  justru yang dianggap tidak efektif oleh karena tidak tepat sasaran dan target yang tidak tercapai.

Baca Juga :  TNI AL Dirikan Posko Kesehatan di Kuala Cangkoi, Layani Warga Hingga Pelosok

“Dengan demikian pemisahan Kementerian Hukum dan Kementerian HAM sudah tepat, dan ini merupakan bentuk dari strategi presiden untuk memberikan yang terbaik untuk rakyat nya  dan juga kepentingan internasional pada umum nya.”pungkas Andi Darwin Rangreng, SH, MH yang juga menjabat Vice President Kongres Advokat Indonesia.

 

 

 

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Anggaran Operasional Disporaparekraf Pesibar Tembus Rp1,5 Miliar, Rakyat Dapat Apa?

Iyut Ermawati - Karawang

13 Agu 2026

NASIONALPOS.com Pesisir Barat, 13 Agustus 2026 || Di tengah kebutuhan pembangunan pariwisata, kepemudaan, olahraga, dan ekonomi kreatif yang masih menanti sentuhan nyata, rencana belanja operasional Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Disporaparekraf) Kabupaten Pesisir Barat Tahun Anggaran 2026 justru menjadi sorotan. Berdasarkan penelusuran data pengadaan pada Rabu, 12 Agustus 2026, anggaran operasional pada sejumlah …

Perkumpulan Konsumen Transportasi online, Usulkan Status Hybrid bagi Ojol dan pembentukan BLU bid Transportasi Online Berbasis Koperasi

dito

12 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Menanggapi usulan pemerintah agar ojol Berstatus sebagai pelaku UMKM, kepada wartawan, Ign Wibowo ketua umum Perkumpulan Konsumen Transportasi online, Rabu, 12/8/2026 di Jakarta, ia mengatakan bahwa pihaknya sangat tidak setuju jika ojol di masukkan sebagai pelaku UMKM, pasalnya ojol bukan pelaku usaha mandiri seperti pelaku UMKM yang lain, karena tergantung pada penyedia layanan …

GGBC Jabotabek Tolak Ojol Berstatus UMKM”

dito

12 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Gojek Grab Bikers Comunity (GGBC) Jabotabek menolak status ojek daring atau ojek online (ojol) menjadi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam rencana peraturan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 27 Tahun 2026 tentang Perlindungan Pekerja Transportasi Online yang segera disahkan Pemerintah, demikian di sampaikan Aping Ketua Umum GGBC Jabotabek kepada wartawan, Rabu, 12/8/2026 di …

Dosen Dipecat Laporkan Yayasan Trisakti pimpinan Ainun Naim ke Polda Metro Jaya

dito

11 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta –  Berangkat dari persoalan PHK sepihak tanpa pemberitahuan dan tanpa pesangon, yang di duga dilakukan oleh pihak Universitas Trisakti dan di dukung oleh Yayasan Trisakti pimpinan Ainun Na’im terhadap seorang dosen senior berinisial NIS, dengan alibi tidak dibayarkannya hak tersebut di karenakan yang bersangkutan masih dikategorikan sebagai calon dosen tetap selama 2015-2025, Serta …

Reshuffle Kabinet: Ujian Otoritas Prabowo Di Tengah Ancaman Delegitimasi

Dhio Justice Law

07 Agu 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia-LAKI)   NasionalPos.com, Jakarta – Setiap pemimpin memiliki momentum untuk menentukan arah sejarahnya. Bagi Presiden Prabowo Subianto, momentum saat ini adalah reshuffle kabinet. Reshuffle bukan sekadar mengganti orang di kursi menteri, tapi sebuah pernyataan politik tentang standar kepemimpinan yang ingin dibangun seorang presiden. Saat itulah publik akan menilai, apakah …

PRAKTISI HUKUM ANDI DARWIN RANRENG, EKSEKUSI LAHAN 6.900 M² TERANCAM MERAMPAS HAK MILIK PIHAK KETIGA SELUAS 4,5 HEKTAR

dito

06 Agu 2026

NasionalPos.com, Makassar- Perkembangan sengketa tanah di kawasan Tallo, Makassar, yang kini digunakan sebagai Asrama Polisi (Aspol) Polda Sulsel, nampak menemukan titik terang benderang untuk membuktikan kebenaran dan keabsahan kliennya sebagai pemilik lahan tersebut, yang tidak di pindah tangan kan ke pihak manapun,demikian di sampaikan Andi Darwin R. Ranreng, Pimpinan DRR Associates Legal Consultants yang bertindak …

x
x