Home » Headline » Di Momentum HUT RI ke 80 dan HUT Mahkamah Agung, Mari Jadikan Hukum Sebagai Panglima

Di Momentum HUT RI ke 80 dan HUT Mahkamah Agung, Mari Jadikan Hukum Sebagai Panglima

dito 21 Agu 2025 426

NasionalPos.com, Jakarta-

Dalam 80 tahun kemerdekaan, Indonesia telah mengalami kemajuan dalam sistem hukum, misalnya dengan hadirnya Mahkamah Konstitusi yang mengawal konstitusionalitas undang-undang, demikian di sampaikan oleh A. Darwin R Rangreng SH MH kepada wartawan.

“Namun, tantangan penegakan hukum tetap menjadi perhatian utama. Salah satu contohnya adalah praktik mafia peradilan yang melibatkan oknum hakim dan pengacara, dan perangkat hukum lainnya. ” Ungkap A Darwin R Rangreng SH MH saat di temui mengikuti acara Seminar Konstitusi di Gedung DPR RI, Kamis, 21 Agustus 2025

Menurutnya, kondisi tersebut justru merusak kepercayaan publik terhadap keadilan, tidak hanya itu sayangnya, perubahan kualitatif dalam penegakan hukum belum sepenuhnya terwujud.

Meski ada upaya seperti sertifikasi hakim dan pelatihan etika, integritas aparat penegak hukum masih menjadi isu krusial. Sebagai contoh, kasus suap yang melibatkan hakim dalam penanganan perkara menunjukkan bahwa reformasi internal belum berjalan seefektif yang diharapkan.

Baca Juga :  Perry Warjiyo Terpilih Lagi Jadi Gubernur BI, Politisi Golkar Beri Catatan Kritis

” Kondisi tersebut di perburukan oleh Sistem Hukum Kolonialisme

Sistem hukum yang masih mengadopsi elemen dari masa kolonialisme Belanda yang tentunya mendesak untuk direformasi. Misalnya, pasal-pasal dalam KUHP tentang penghinaan terhadap presiden seringkali digunakan untuk membungkam kritik, yang jelas bertentangan dengan prinsip kebebasan berekspresi yang dijunjung tinggi dalam negara demokrasi.” Tukas A. Darwin R Rangreng SH MH yang juga praktisi hukum.

 

Dengan kondisi tersebut, lanjutnya dirinya berharap merasa perlu adanya komitmen yang lebih kuat dari semua pihak untuk mewujudkan sistem hukum yang adil, transparan, akuntabel, serta hukum benar-benar menjadi landasan utama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Contoh konkretnya, implementasi sistem pelaporan pelanggaran (whistleblower system) yang efektif untuk mengungkap praktik korupsi di lembaga penegak hukum, serta peningkatan partisipasi aktif masyarakat dalam mengawasi jalannya persidangan.

Baca Juga :  Komisi VIII: Perbedaan Hari Raya Idulfitri 2023 Perlu Disikapi Arif dan Bijaksana

 

Di kesempatan ini, dirinya selain mengucapkan Dirgahayu Kemerdekaan NKRI ke 80, juga mengucapkan SELAMAT JUGA BAGI MAKAMAH AGUNG DALAM HUT 80 MA..

 

“Semoga Mahkamah Agung terus menjadi sumber inspirasi bagi seluruh lembaga peradilan di Indonesia, membuktikan bahwa dengan integritas, inovasi, dan dedikasi, kita dapat mewujudkan sistem hukum yang adil, transparan, dan membawa kemajuan bagi bangsa, untuk itu di Momentum HUT Kemerdekaan NKRI ke 80 dan HUT Mahkamah Agung, mari kita jadikan Hukum Sebagai Panglima” Pungkas A. Darwin R Rangreng SH MH pengacara publik.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Membaca Motif Politik di Balik Satgas Dasco

Dhio Justice Law

30 Mei 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI)  NasionalPos.com, Jakarta – Posisi Sufmi Dasco Ahmad sebagai Ketua Satgas Pemulihan Pasca Bencana DPR RI sulit dibaca semata sebagai langkah teknokratis. Dalam politik, terutama pada lingkar kekuasaan inti, hampir tidak ada penempatan strategis yang benar-benar netral dari kepentingan politik. Apalagi Dasco bukan hanya pimpinan DPR. Ia …

LA Connextion Kupas Ketahanan Ekonomi di Tengah Badai Geopolitik Global

dito

29 Mei 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Sekelompok masyarakat yang pernah berkuliah di berbagai kampus di Kota Los Angeles dan berbagai kota lainnya di Amerika Serikat, menggelar Talkshow, Rabu 20 Mei 2026 lalu di peringatan hari Kebangkitan Nasional di ruang Jimbaran hotel Gran Melia, Jakarta Selatan, Acara ini di hadiri sebanyak 85 orang peserta Saat ini pada umumnya mereka yang …

Ketika Dasco Turun Menjadi Operator Kekuasaan

Dhio Justice Law

26 Mei 2026

Oleh: Ridwan Umar Direktur Lentera Keadilan Indonesia NasionalPos.com, Jakarta – Penunjukan Sufmi Dasco Ahmad sebagai Ketua Satgas Pemulihan Pasca Bencana DPR RI mungkin dimaksudkan sebagai langkah percepatan. Tetapi dalam perspektif demokrasi, ia menyimpan pertanyaan yang jauh lebih serius: mengapa lembaga pengawas kini justru ikut menjadi pelaksana?   Di atas kertas, fungsi DPR sangat jelas: legislasi, …

Era Digital: Mahasiswa Melemah atau Dilemahkan?

Dhio Justice Law

25 Mei 2026

Oleh: Ridwan Umar (Diirwktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI)  NasionalPos.Com – Mengapa mahasiswa hari ini tidak lagi seganas generasi sebelumnya? Meski demonstrasi masih ada. Kritik masih terdengar. Namun gaungnya tak lagi cukup kuat mengguncang kekuasaan. Lalu muncul kesimpulan sederhana: mahasiswa telah melemah. Padahal persoalannya mungkin lebih dalam. Bisa jadi mahasiswa bukan kehilangan daya, melainkan menghadapi …

Di HUT ke 23, FSAB Serukan Perkuat Soliditas Kebangsaan Dalam Hadapi Badai Krisis Global

dito

25 Mei 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Pada setiap tanggal 25 Mei, seluruh pengurus beserta anggota keluarga besar Forum Silahturahmi Anak Bangsa (FSAB) memperingati hari lahirnya FSAB, sebuah organisasi yang memiliki missi menyebarkan “Benih” perdamaian ke masing-masing kelompok yang terkait konflik masa lalu, serta menyuarakan mencegah terjadinya konflik di masa kini dan di masa mendatang. Terkait dengan momentum peringatan Hari …

Ketika Parlemen Kehilangan Suara Rakyat

Dhio Justice Law

24 Mei 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI)    NasionalPos.Com, Jakarta – Sejatinya, parlemen adalah wakil rakyat. Tetapi realitas politik hari ini, parlemen sudah tidak mewakili rakyat, bahkan lebih dekat dengan kekuasaan? Fungsi legislasi, pengawasan, dan anggaran tampak berjalan. Namun daya kritis parlemen semakin melemah. Ketika hampir semua kekuatan politik berada dalam lingkar kekuasaan, …

x
x