Home » Politik » Ariza Benarkan M. Taufik Dicopot Dari Posisi Wakil Ketua DPRD DKI

Ariza Benarkan M. Taufik Dicopot Dari Posisi Wakil Ketua DPRD DKI

Dhio Justice Law 01 Apr 2022 180

NasionalPos.com, Jakarta – M. Taufik dicopot dari posisinya sebagai Wakil Ketua DPRD DKI. Kabar itu disampaikan Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta Ahmad Riza Patria.

“Iya (M. Taufik) diganti, kan pergantian di alat kelengkapan dewan itu suatu hal biasa saja untuk memberikan kesempatan yang lain,” tutur Ariza di Balai Kota DKI, Jumat (1/4/2022).

Namun Ariza membantah bahwa pencopotan Taufik karena ada konflik di internal Partai Gerindra.

Baca Juga :  Hasil Survei Partai Gelora Masuk 10 Besar, Anis Matta Berharap Masuk 7 Besar

“Kan itu hal biasa, enggak ada hubungan dengan kasus-kasus. Di internal Partai Gerindra enggak ada konflik internal,” kata dia.

Setelah Taufik dicopot, maka posisinya sebagai Jabatan wakil ketua DPRD DKI bakal digantikan oleh Rani Mauliani yang saat ini menjabat sebagai ketua fraksi Partai Gerindra.

Sementara Taufik tetap menjabat sebagai anggota DPRD dan bertugas di DPD Partai Gerindra DKI sebagai ketua penasihat.

Baca Juga :  Pengamat : Mundurnya Mauara Sirait Dari PDI-P, Manuver dari Kepanikan Lawan Politik

“Pak Taufik tetap di DPD Partai Gerindra membantu saya. Saya ketua DPD, Pak Taufik sebagai ketua penasihat,” pungkasnya.

Untuk diketahui, Taufik menjabat sebagai wakil ketua DPRD DKI pada periode 2014-2019 lalu dilanjutkan pada 2019-2022. Sebelumnya. Taufik juga sempat menjadi Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta selama 13 tahun yang kemudian diganikan  oleh Ahmad Riza Patria.  (*)

 

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Akademisi: Implementasi Pasal 33 UUD 1945, Prabowo Sedang Diuji Melawan Oligarki dan Kapitalisme Global

Dhio Justice Law

09 Jul 2026

NasionalPos. com, Jakarta – Ekonom senior Fuad Bawazier menilai implementasi Pasal 33 Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 hingga kini belum berjalan secara maksimal. Menurutnya, pemerintahan Presiden Prabowo Subianto sedang menghadapi ujian besar untuk membuktikan bahwa pembangunan ekonomi nasional benar-benar berpijak pada amanat konstitusi. Sebagai keynote speaker dalam Seminar “Konflik Geopolitik dan Ancaman Krisis …

Ketika Meritokrasi Dipertanyakan dalam Pengangkatan Komisaris BUMN

Dhio Justice Law

29 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Pengangkatan komisaris pada perusahaan-perusahaan BUMN kembali menjadi sorotan publik setelah muncul nama-nama yang memiliki kedekatan dengan figur publik maupun pejabat negara. Misalnya, pengangkatan Barry Tamin sebagai Komisaris Independen di PT Sarinah yang diketahui merupakan adik ipar dari Raffi Ahmad, serta sorotan terhadap pengangkatan Mufli Budi Ananda, yang dikenal sebagai asisten pribadi Raffi …

‘Mas Bahlil Ganteng’ dan Transformasi Politik Golkar

Dhio Justice Law

12 Jun 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia-LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Indonesia saat ini, seorang politikus tidak harus terlihat negarawan untuk menjadi populer. Cukup viral. Fenomena lagu “Mas Bahlil Ganteng” memperlihatkan bagaimana politik perlahan bergeser dari arena gagasan menuju arena hiburan digital. Yang bekerja bukan lagi kedalaman visi, melainkan kekuatan algoritma. Bukan seberapa kuat argumentasi seorang …

MBG dan Pesta Babi Kekuasaan

Dhio Justice Law

11 Jun 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI)  NasionalPos.com, Jakarta – Program makan bergizi gratis (MBG) awalnya dijual sebagai wajah belas kasih negara. Sebuah janji tentang kepedulian terhadap rakyat kecil, tentang anak-anak yang harus diselamatkan dari lapar dan ketimpangan. Tetapi di tengah munculnya dugaan keterlibatan keluarga sejumlah pejabat tinggi dalam pusaran proyek MBG, publik …

Sawah, Kandang dan Laut: Ancaman Nyata bagi Oligarki

Dhio Justice Law

02 Jun 2026

Oleh: Ridwan Umar (Sekjen Garda Bumiputera) NasionalPos.com, Jakarta – Indonesia terlalu lama diajarkan bahwa kekuasaan hanya lahir dari partai politik, parlemen, dan istana. Padahal dalam sejarah bangsa mana pun, kekuasaan sejati selalu berdiri di atas penguasaan ekonomi. Dan hari ini, ekonomi Indonesia terlalu banyak dikuasai segelintir elite. Oligarki tidak selalu tampil dengan wajah menakutkan. Kadang …

Marwah Daud: Saatnya Gerakan Ekonomi Rakyat Rontokkan Oligarki

Dhio Justice Law

01 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Mantan asisten peneliti Unesco dan World Bank, Dr. Marwah Daud Ibrahim menyerukan Rakyat Indonesia untuk bangkit dan melawan oligarki melalui Gerakan Ekonomi Rakyat. Seruan itu dilontarkan Marwah Daud saat menjadi nara sumber Seminar Kebangsaan bertema Mengokohkan Pilar Kebangsaan dan Perdamaian Dunia Dalam Menghadapi Dinamika Konflik Geopolitik yang digelar dalam rangkaian Musyawarah KAHMI …

x
x