Home » Top News » AS Setuju Jual Rudal kepada Taiwan

AS Setuju Jual Rudal kepada Taiwan

kory 06 Apr 2022 101

NasionalPos.com, Jakarta –  Amerika Serikat menyetujui penjualan sistem pertahanan rudal senilai US$95 juta atau Rp1,3 triliun ke Taiwan di tengah tekanan China. Taiwan berharap penjualan segera difinalisasi.

“Usulan penjualan akan membantu mempertahankan rudal dan kepastian operasi udara [Taiwan],” demikian pernyataan Kementerian Pertahanan Amerika Serikat pada Selasa (5/4/2022), seperti dikutip AFP.

Menurut pernyataan itu, Taiwan akan menggunakan peralatan itu untuk mencegah ancaman di kawasan dan memperkuat bidang pertahanan.

Kementerian Luar Negeri Taiwan menyambut kesepakatan penjualan senjata itu. Mereka menyatakan, peralatan tersebut akan membantu mereka melindungi diri dari serangan China yang terus memprovokasi.

“Dalam menghadapi provokasi dan ekspansi militer China, Taiwan harus secara penuh menunjukkan tekad yang kuat untuk mempertahankan diri,” tulis Kemlu Taiwan.

Baca Juga :  Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III Perkuat Seluruh Pos Keamanan serta Rest Area di PT Freeport Indonesia

Kemlu Taiwan juga menyatakan, “Pemerintahan kami akan terus memperkuat pertahanan kami dan kemampuan tempur asimetris.”

Mereka memperkirakan kesepakatan itu dapat berlaku efektif dalam jangka satu bulan.

Kesepakatan ini muncul saat Taiwan tengah mengamati perang Rusia-Ukraina yang berkecamuk di Eropa. Belakangan, Taipei juga dianggap terancam diinvasi China.

Selama ini, China menganggap Taiwan sebagai bagian dari wilayahnya. Mereka berulang kali bersumpah untuk merebut wilayah itu suatu hari nanti, bahkan jika perlu dengan paksa.

Beberapa tahun terakhir, Beijing juga meningkatkan provokasinya ke Taiwan.

China mengirim 969 pesawat tempur ke zona pertahanan udara Taiwan pada selama 2021. Angka ini meningkat dua kali lipat dibanding pada 2020 yang hanya mencapai 380.

Baca Juga :  Perlunya Perda Yang Komprehensif Pada Rekrutmen Pjlp di Provinsi DKI Jakarta

Sementara itu, sepanjang 2022 ini, Taiwan telah mencatat sekitar 280 pesawat tempur China memasuki zona identifikasi udara pertahanan negara mereka.

Ancaman yang meningkat itu membuat khawatir negara-negara Barat, juga Korea Selatan, Jepang, hingga Australia.

AS kerap memperingatkan China soal tindakan mereka ke Taiwan, yang mereka anggap sebagai sekutu penting. Selama ini, Washington memang menjadi pemasok senjata penting bagi Taipei.

Australia bahkan sudah mempersiapkan diri dengan mempercepat rencana untuk membeli rudal jarak jauh melihat ancaman yang ditimbulkan Rusia dan China, termasuk potensi invasi ke Taiwan.

“Ada asumsi bahwa tindakan agresi China terhadap Taiwan mungkin terjadi pada 2040-an. Saya pikir sekarang bisa lebih cepat,” kata Menteri Pertahanan Australia, Peter Dutton. (CNN Indonesia.com)

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Sempat Kejar-kejaran di Kebun Sawit, Tim Tabur Kejari Pessel Akhirnya Berhasil Amankan DPO Terpidana Kasus Kehutan

Primadoni,SH

28 Agu 2026

Pessel , Nasionalpos.com — Operasi penangkapan Daftar Pencarian Orang (DPO) terpidana kasus tindak pidana kehutanan di Tapan, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Jumat (28/8/2026), berlangsung menegangkan. Tim Tabur Kejaksaan Negeri Pesisir Selatan harus melakukan pengejaran hingga ke area kebun sawit setelah terpidana Marsedes Pgl. Sedes melakukan perlawanan saat hendak dieksekusi. Seperti diketahui, …

Pisah Sambut Kepala SMAN 12 Padang, Gusnaldi Serahkan Kepemimpinan kepada Evide

Zulwandi

26 Agu 2026

Padang, Nasionalpos.com — SMAN 12 Padang menggelar acara pisah sambut kepala sekolah, Senin (24/8/2026), sebagai momentum serah terima kepemimpinan dari Pelaksana Tugas (PLT) Kepala SMAN 12 Padang, Gusnaldi, M.Pd., kepada kepala sekolah definitif, Evidel, S.Pd. Acara tersebut dihadiri Kasi SMA Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat, Alit Anugrah Maria, M.Pd., yang mewakili Kepala Cabang Dinas (Kacabdin) …

Ojol jadi UMKM, ganti Istilah bukan Ganti nasib, Perpres no 27 tahun 2026 Rentan Di gugat Di batalkan

dito

23 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Ojol bakal resmi menyandang status UMKM. Pemerintah bilang ini kabar baik. Tapi coba tanya: apa yang benar-benar berubah buat pengemudi di jalan?     Selama bertahun-tahun, status ojol ada di zona abu-abu, bukan buruh, bukan juga pengusaha. Sekarang lewat Perpres 27/2026, status itu “diselesaikan.” Jutaan pengemudi otomatis jadi pelaku usaha mikro. Tanpa daftar. …

TB Massa: Prabowo Pimpin Revolusi Atau Melanjutkan Pola Rezim Lama?

Dhio Justice Law

23 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Saatnya Presiden Prabowo Subianto memimpin revolusi untuk menjawab keraguan rakyat. Saat ini, ada sebagian masyarakat yang menilai Pemerintahan Prabowo hanya kelanjutan dari rezim Jokowi. Pengamat politik sekaligus Ketua Program Studi Doktor Ilmu Politik Universitas Nasional (Unas) Jakarta, Assoc. Prof. Dr. TB Massa Djafar, mengatakan keresahan masyarakat terhadap berbagai persoalan nasional semakin meningkat. …

Dua Bulan untuk 13.044 SPPG: Mana Roadmap BGN?

dito

23 Agu 2026

Di tulis dan di sampaikan oleh Pius Luistrilanang mantan anggota BPK RI dan mantan kader Partai Gerindra    Pemerintah menyampaikan bahwa penyelesaian sekitar 13 ribu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang masih berada dalam tahap persiapan membutuhkan waktu hingga dua bulan. Berdasarkan data BGN, jumlah tepatnya mencapai 13.044 SPPG Proses Persiapan. Selain itu, terdapat 27.469 …

MAPPI & Dosen Usakti Desak KPK Tangkap Ainun Naim atas Dugaan Keterlibatan Kasus Google Cloud

dito

19 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Sebanyak ratusan orang dari Masyarakat Aliansi Peduli Pendidikan (MAPPI) menggelar aksi unjuk rasa di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu, 19/8/2026   Mengusung tuntutan agar Mendesak KPK agar segera memanggil Ainun Na’im Sekjen Kemendikbudristek 2019-2021, terkait penyidikan dugaan korupsi pengadaan Google Cloud di Kemendikbudristek di bawah kepemimpinan Nadim Makarim     ” Ya, …

x
x