Home » Headline » India Pertama Kali Bangun Desa Bertenaga Matahari di Modhera

India Pertama Kali Bangun Desa Bertenaga Matahari di Modhera

dito 02 Nov 2022 160

NasionalPos.com, Modhera, India--Diperoleh informasi dilansir dari reuters, yang menyebutkan, bahwa untuk pertama kalinya Pemerintah India, membangun Desa yang menerangi rumah-rumah warganya, dengan listri dari energi matahari, salah seorang warga desa itu,  Kesa Bhai Prajapati tersenyum sambil membentuk balok-balok tanah liat menjadi kendi dan vas di atas roda pembuat tembikar. Pria berusia 68 tahun dari desa Modhera di negara bagian Gujarat, India barat, telah menggandakan jumlah tembikar yang dibuat dibandingkan beberapa bulan yang lalu.

Prajapati tidak lagi harus memutar roda secara manual karena tidak mampu membeli listrik yang mahal karena mencapai 1.500 rupee India per bulan.

Sekarang, mesinnya bergerak dengan tenaga surya karena awal bulan ini desa dengan penduduk 6.500 orang yang sebagian besar terdiri dari pembuat tembikar, penjahit, petani, dan pembuat sepatu, dinyatakan sebagai desa pertama di India yang sepenuhnya menggunakan Energi Matahari sepanjang waktu.

Baca Juga :  Hari Ini, IHSG Diprediksi Bergerak Variatif

“Listrik telah membantu kami menghemat waktu dan menghasilkan lebih banyak produk,” kata Prajapati.

Negara penghasil karbon dioksida terbesar ketiga di dunia ini bertujuan untuk memenuhi setengah dari permintaan energinya dari sumber terbarukan, seperti matahari dan angin, pada 2030. Dorongan ini adalah peningkatan dari target sebelumnya sebesar 40 persen persen yang diklaim pemerintah telah dicapai pada Desember 2021 .

Proyek di Modhera ini dibiayai oleh pemerintah federal dan provinsi senilai hampir 10 juta dolar. Pengeluaran ini melibatkan pemasangan lebih dari 1.300 panel surya di atap gedung-gedung perumahan dan pemerintah yang terhubung ke pembangkit listrik.

Pemerintah membeli kelebihan energi yang dihasilkan energi matahari dari penduduk jika tidak menggunakan semua kapasitas yang dialokasikan untuk rumah tangga. Dengan uang itu,  penjahit Praveen Bhai berencana membeli sambungan gas dan kompor, karena banyak rumah di desa yang memasak makanan dengan tungku kayu yang menyisakan asap.

Baca Juga :  Terima Pengurus Forum Silaturahmi Anak Bangsa, Ketua MPR RI Bamsoet Ajak Tebarkan Semangat Perdamaian

“Saya harus mengajar anak-anak di bawah lampu jalan. Sekarang mereka bisa belajar di dalam rumah,” ujar perempuan berusia 43 tahun itu.

Modhera juga dikenal dengan Kuil Matahari kuno yang didedikasikan untuk dewa matahari, terletak di negara bagian asal Perdana Menteri Narendra Modi yang mengadakan pemilihan akhir tahun ini. “Untuk India abad ke-21 yang mandiri, kita harus meningkatkan upaya tersebut terkait dengan kebutuhan energi kita,” kata Modi awal bulan ini.

Bagi ibu rumah tangga yang juga bekerja sebagai penjahit paruh waktu seperti Reena Ben, tenaga surya sangat membantu pekerjaannya. “Ketika kami mendapat akses ke tenaga matahari, saya membeli motor listrik seharga 2.000 rupee untuk dipasang ke mesin jahit. Sekarang saya bisa menjahit satu atau dua pakaian lagi setiap hari,”pungkasnya. (*red/reuters)

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Di HUT ke-81 RI, FSAB Menyerukan Untuk Bersatu dan Berkarya Bagi Kemajuan Bangsa

dito

17 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta-  Pada Tanggal 17 Agustus 2026 menjadi momen bersejarah bagi seluruh rakyat Indonesia. Pada tahun ini, bangsa Indonesia memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81.   Sebuah perjalanan panjang yang dipenuhi dengan perjuangan, pengorbanan, serta tekad untuk mewujudkan cita-cita bangsa yang adil, makmur, dan sejahtera, demikian di sampaikan oleh Suryo Susilo …

Perkumpulan Konsumen Transportasi online, Usulkan Status Hybrid bagi Ojol dan pembentukan BLU bid Transportasi Online Berbasis Koperasi

dito

12 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Menanggapi usulan pemerintah agar ojol Berstatus sebagai pelaku UMKM, kepada wartawan, Ign Wibowo ketua umum Perkumpulan Konsumen Transportasi online, Rabu, 12/8/2026 di Jakarta, ia mengatakan bahwa pihaknya sangat tidak setuju jika ojol di masukkan sebagai pelaku UMKM, pasalnya ojol bukan pelaku usaha mandiri seperti pelaku UMKM yang lain, karena tergantung pada penyedia layanan …

GGBC Jabotabek Tolak Ojol Berstatus UMKM”

dito

12 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Gojek Grab Bikers Comunity (GGBC) Jabotabek menolak status ojek daring atau ojek online (ojol) menjadi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam rencana peraturan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 27 Tahun 2026 tentang Perlindungan Pekerja Transportasi Online yang segera disahkan Pemerintah, demikian di sampaikan Aping Ketua Umum GGBC Jabotabek kepada wartawan, Rabu, 12/8/2026 di …

Dosen Dipecat Laporkan Yayasan Trisakti pimpinan Ainun Naim ke Polda Metro Jaya

dito

11 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta –  Berangkat dari persoalan PHK sepihak tanpa pemberitahuan dan tanpa pesangon, yang di duga dilakukan oleh pihak Universitas Trisakti dan di dukung oleh Yayasan Trisakti pimpinan Ainun Na’im terhadap seorang dosen senior berinisial NIS, dengan alibi tidak dibayarkannya hak tersebut di karenakan yang bersangkutan masih dikategorikan sebagai calon dosen tetap selama 2015-2025, Serta …

Reshuffle Kabinet: Ujian Otoritas Prabowo Di Tengah Ancaman Delegitimasi

Dhio Justice Law

07 Agu 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia-LAKI)   NasionalPos.com, Jakarta – Setiap pemimpin memiliki momentum untuk menentukan arah sejarahnya. Bagi Presiden Prabowo Subianto, momentum saat ini adalah reshuffle kabinet. Reshuffle bukan sekadar mengganti orang di kursi menteri, tapi sebuah pernyataan politik tentang standar kepemimpinan yang ingin dibangun seorang presiden. Saat itulah publik akan menilai, apakah …

PRAKTISI HUKUM ANDI DARWIN RANRENG, EKSEKUSI LAHAN 6.900 M² TERANCAM MERAMPAS HAK MILIK PIHAK KETIGA SELUAS 4,5 HEKTAR

dito

06 Agu 2026

NasionalPos.com, Makassar- Perkembangan sengketa tanah di kawasan Tallo, Makassar, yang kini digunakan sebagai Asrama Polisi (Aspol) Polda Sulsel, nampak menemukan titik terang benderang untuk membuktikan kebenaran dan keabsahan kliennya sebagai pemilik lahan tersebut, yang tidak di pindah tangan kan ke pihak manapun,demikian di sampaikan Andi Darwin R. Ranreng, Pimpinan DRR Associates Legal Consultants yang bertindak …

x
x