Home » Headline » Komunitas Korban Proyek Pendirian Tower BTS Desak Jampidsus Segera Periksa Menkominfo Jhonny G Plate

Komunitas Korban Proyek Pendirian Tower BTS Desak Jampidsus Segera Periksa Menkominfo Jhonny G Plate

dito 16 Des 2022 114

NasionalPos.com, Jakarta– Diperoleh informasi yang menyebutkan Kasus dugaan tindak pidana korupsi dalam penyediaan infrastruktur Base Transceiver Station (BTS) 4G dan infrastruktur pendukung paket 1, 2, 3, 4, dan 5 BAKTI Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) tahun 2020 sampai dengan 2022, pada perkembangan penangannannya oleh Kejaksaan Agung melalui Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Pekan lalu,  telah memasuki tahapan pemeriksaan kembali 10 orang terkait, dari kesepuluh saksi satu di antaranya merupakan Direktur Utama (Dirut) dari BAKTI yaitu Anang Achmad Latif (AAL), hal ini artinya adanya dugaan terhadap keterlibatan orang dalam di Kemenkominfo yang terindikasi munculnya persengkongkolan jahat untuk memenangkan kepentingan pihak perusahaan pelaksana proyek tersebut, yang  justru membawa malapetaka bagi masyarakat, demikian disampaikan H. Galuh Sunarya Koordinator Komunitas Korban Proyek Pengadaan Tower BTS kepada awak media, Jumat, 16/12/2022 di Jakarta.

“Kami menduga titik awal terjadinya tragedy kasus dugaan korupsi Mega Proyek senilai trilyunan rupiah tersebut, adanya konspirasi jahat untuk mengatur proyek tersebut agar dapat meraup keuntungan untuk kepentingan pribadi atau kelompok.” Ungkap H Galuh.

Baca Juga :  Warga Penghuni Bertekad Sukseskan RUALB P3SRS Apartemen Puri Kemayoran Tahap 2, Untuk Ciptakan Hunian Yang Lebih Nyaman

Menurut H Galuh, selain adanya dugaan konspirasi jahat tersebut, dari hasil penelusuran dan pengamatan, pihaknya menemukan fakta bahwa Proyek pengadaan tower BTS ini melanggar aturan, tidak memiliki Ijin Mendirikan Bangunan dan juga tidak mendapatkan ijin dari Warga, namun tetap dilanjutkan pembangunannya, meskipun saat ini ada yang macet, hal ini diindikasikan adanya tindakan gratifikasi ke pejabat setempat  diduga dilakukan oleh  pihak kontraktor dan juga diduga oleh pihak Kemenkominfo, sehingga terjadi gratifikasi dan bahkan secara sistematis melalui structural birokrasi  dan melalui cara-cara yang korupsi maupun manipulatif, kondisi tersebut, terlihat pada kualitas perangkat yang disediakan oleh pihak kontraktor, ternyata kualitasnya buruk, tidak memadai dan bahkan membahayakan kehidupan warga.

“Jadi hasil konspirasi itu, jelas menghasilkan suatu pekerjaan yang bukan hanya tidak layak, melainkan juga membahayakan kehidupan masyarakat, hal inilah yang mestinya juga menjadi perhatian Jampidsus Kejagung dalam melakukan penanganan kasus ini”tukas H. Galuh.

Baca Juga :  Prihatin Terhadap Krisis Demokrasi Di Indonesia, FMPMB Keluarkan Statement Politik

Untuk itulah, lanjut H Galuh, pihaknya sangat berharap Jampidsus, tidak hanya focus penanganan kasus ini dari sisi besarnya nilai kerugian negara saja, melainkan juga memperhatikan sisi dampak yang ditimbulkan oleh kasus dugaan korupsi proyek pengadaan tower BTS tersebut, yang dialami oleh masyarakat, yang tinggal berada lokasi pekerjaan proyek tersebut, yang sampai saat ini tidak ada rasa tanggungjawab baik dari Kemenkominfo maupun pihak Kontraktor, untuk memberikan kompensasi kepada warga yang menderita akibat proyek hasil Konspirasi jahat.

“Kami sudah sampaikan surat pengaduan ke Jampidsus Kejagung, agar segera membongkar konspirasi jahat tersebut, yang diduga adanya keterlibatan Jhonny G Plate sebagai Menkominfo bersama koleganya sesama satu partai yakni Partai Nasdem, kapan donk, pak, mereka ini diperiksa, akibat kasus ini, kami warga justru jadi korbannya”pungkas H Galuh

 

 

 

 

 

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Anggaran Operasional Disporaparekraf Pesibar Tembus Rp1,5 Miliar, Rakyat Dapat Apa?

Iyut Ermawati - Karawang

13 Agu 2026

NASIONALPOS.com Pesisir Barat, 13 Agustus 2026 || Di tengah kebutuhan pembangunan pariwisata, kepemudaan, olahraga, dan ekonomi kreatif yang masih menanti sentuhan nyata, rencana belanja operasional Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Disporaparekraf) Kabupaten Pesisir Barat Tahun Anggaran 2026 justru menjadi sorotan. Berdasarkan penelusuran data pengadaan pada Rabu, 12 Agustus 2026, anggaran operasional pada sejumlah …

Perkumpulan Konsumen Transportasi online, Usulkan Status Hybrid bagi Ojol dan pembentukan BLU bid Transportasi Online Berbasis Koperasi

dito

12 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Menanggapi usulan pemerintah agar ojol Berstatus sebagai pelaku UMKM, kepada wartawan, Ign Wibowo ketua umum Perkumpulan Konsumen Transportasi online, Rabu, 12/8/2026 di Jakarta, ia mengatakan bahwa pihaknya sangat tidak setuju jika ojol di masukkan sebagai pelaku UMKM, pasalnya ojol bukan pelaku usaha mandiri seperti pelaku UMKM yang lain, karena tergantung pada penyedia layanan …

GGBC Jabotabek Tolak Ojol Berstatus UMKM”

dito

12 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Gojek Grab Bikers Comunity (GGBC) Jabotabek menolak status ojek daring atau ojek online (ojol) menjadi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam rencana peraturan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 27 Tahun 2026 tentang Perlindungan Pekerja Transportasi Online yang segera disahkan Pemerintah, demikian di sampaikan Aping Ketua Umum GGBC Jabotabek kepada wartawan, Rabu, 12/8/2026 di …

Dosen Dipecat Laporkan Yayasan Trisakti pimpinan Ainun Naim ke Polda Metro Jaya

dito

11 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta –  Berangkat dari persoalan PHK sepihak tanpa pemberitahuan dan tanpa pesangon, yang di duga dilakukan oleh pihak Universitas Trisakti dan di dukung oleh Yayasan Trisakti pimpinan Ainun Na’im terhadap seorang dosen senior berinisial NIS, dengan alibi tidak dibayarkannya hak tersebut di karenakan yang bersangkutan masih dikategorikan sebagai calon dosen tetap selama 2015-2025, Serta …

Reshuffle Kabinet: Ujian Otoritas Prabowo Di Tengah Ancaman Delegitimasi

Dhio Justice Law

07 Agu 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia-LAKI)   NasionalPos.com, Jakarta – Setiap pemimpin memiliki momentum untuk menentukan arah sejarahnya. Bagi Presiden Prabowo Subianto, momentum saat ini adalah reshuffle kabinet. Reshuffle bukan sekadar mengganti orang di kursi menteri, tapi sebuah pernyataan politik tentang standar kepemimpinan yang ingin dibangun seorang presiden. Saat itulah publik akan menilai, apakah …

PRAKTISI HUKUM ANDI DARWIN RANRENG, EKSEKUSI LAHAN 6.900 M² TERANCAM MERAMPAS HAK MILIK PIHAK KETIGA SELUAS 4,5 HEKTAR

dito

06 Agu 2026

NasionalPos.com, Makassar- Perkembangan sengketa tanah di kawasan Tallo, Makassar, yang kini digunakan sebagai Asrama Polisi (Aspol) Polda Sulsel, nampak menemukan titik terang benderang untuk membuktikan kebenaran dan keabsahan kliennya sebagai pemilik lahan tersebut, yang tidak di pindah tangan kan ke pihak manapun,demikian di sampaikan Andi Darwin R. Ranreng, Pimpinan DRR Associates Legal Consultants yang bertindak …

x
x