- HeadlinePUTUSAN MK: PRAJURIT TNI PIDANA UMUM WAJIB DIADILI DI PENGADILAN UMUM,Langkah Bersejarah Menuju Kesetaraan di Hadapan Hukum ,
- HukumPolresta Sumenep Sikapi Pengaduan Dugaan Permintaan Uang Rp100 Juta dalam Penanganan Perkara Narkotika
- Top NewsKadispora Buka Event Tournamen Mobile Legend Bang Bang Silampari Wali Kota Cup
- HukumPolsek Talango Ungkap Kasus Narkotika Jenis Sabu, Dua Pria Diamankan
- daerahGagal Insaf, Residivis Spesialis Curanmor Kembali Dibekuk Tim URC Sat Reskrim Polres Pesibar dan Unit Reskrim Polsek Pesisir Utara

KON & PMKRI JAKPUS DUKUNG URGENSI PAYUNG HUKUM OJOL
Nasionalpos.com, Jakarta-
Bertempat di Margasiswa I Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) di Kawasan Jl. Sam Ratulangi No. 1 Jakarta Pusat, Rabu, 11 Juni 2025, malam , di gelar diskusi yang di hadiri para driver online tergabung dalam Koalisi Ojol Nasional , Ketua DPC PMKRI Kota Jakarta Pusat Rikardus Redja di dampingi beberapa pengurus DPC PMKRI Jakarta Pusat, serta dihadiri R Wahyu Handoko, S.Sos. MM sebagai pengamat sosial, konsultan manajemen dan sosial dialog hubungan industrial sekaligus alumni yang juga anggota Dewan Pertimbangan PP PMKRI.
Pada kesempatan ini, Ketua Presidium Koalisi Ojol Nasional Andi Kristiyanto mengungkapkan bahwa dirinya bersama rekan-rekannya sesama driver ojol, sudah sejak tahun 2017 menyuarakan desakan kepada negara, agar mengakui keberadaan driver ojek online sebagai transportasi umum, untuk itu di perlukan adanya payung hukum untuk mengakui, dan melindungi ojek online.
Akan tetapi desakan itu tak kunjung di kabulkan oleh pemerintah, bahkan pemerintah melalui kementerian perhubungan mengeluarkan Peraturan Menteri yang isinya hanya sekedar mengatur tarif, serta tidak adanya sanksi hukumnya, sehingga justru Peraturan Menteri tersebut memicu konflik antara driver ojol dengan pihak perusahaan aplikator.
“Konflik itu di picu oleh ketidak tegasan pemerintah dalam mengatur penyelenggaraan aktivitas usaha transportasi online, dan juga terkesan peraturan Menteri tersebut menimbulkan ketidak-adilan dalam ekosistem penyelenggaraan bisnis transportasi dan logistik (hantaran barang) berbasis online.”ungkap Andi.
Lebih lanjut Andi mengatakan kalau saat ini masalah ojol kembali mencuat dan bahkan jadi perhatian dari para politisi di Senayan, maupun dari pihak-pihak yang terkesan muncul bak pahlawan kesiangan, tentunya apa yang mereka sampaikan itu,
justru tidak memberikan solusi fundamental dan komprehensif yang sangat dibutuhkan oleh rekan-rekan driver ojol, bahkan mengaburkan tuntutan mendasar dari driver ojek online yakni adanya payung hukum berbasis Pancasila yang mengikat, mengakui dan melindungi driver ojek online.
“Ya, mereka meneriakkan tuntutan potongan komisi 10% seakan-akan itu membela driver ojek online, padahal tuntutan itu tidak didasarkan pada kajian yang empiris, komprehensif serta tidak ada acuan peraturannya, justru tuntutan itu bisa berdampak merugikan driver ojol, karena itulah kami menolak tuntutan itu, ya karena di balik tuntutan itu, kami menduga malahan menjadi komoditas politik dan politisasi yang menguntungkan pihak elit politik tertentu, ”tukas Andi Kristiyanto.
Menanggapi hal tersebut, R. Wahyu Handoko mengatakan bahwa driver ojek online sangat memerlukan adanya payung hukum yang jelas untuk operasional di masyarakat, dirinya berharap semua yang berkepentingan semuanya senang dan tidak ada yang dirugikan, tanpa adanya payung hukum yang jelas maka para pihak yang terlibat usaha ini akan muncul kegamangan yang menimbulkan distrust (ketidak-percayaan) antar pihak.
“ Perlu adanya visi, misi dan persepsi yang sama dari berbagai stakeholder untuk memperjuangkan lahirnya payung hukum berbasis Pancasila yang berperikemanusiaan yang adil beradab dan berkeadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, ini harus menjadi komitmen bersama, diperjuangkan bersama, serta konsistensi sikap yang teguh tak tergoyahkan.”tegas Wahyu Handoko.
Oleh karena itu, lanjut R Wahyu Handoko , dalam memperjuangkan payung hukum tersebut, juga di perlukan management yang menata langkah-langkah strategis, taktis dan prioritas agar segera dilakukan dalam waktu yang terjadwal terarah dan terukur, serta juga dibutuhkan soliditas yang saling menguatkan, saling mengisi, serta menjadi satu ikatan persaudaraan yang kokoh, bahwa permasalahan ojol bukan hanya milik ojol tapi menjadi permasalahan bersama, yang harus di cari solusinya secara bersama-sama, untuk itulah dirinya mengusulkan adanya diskusi serial yang di lakukan secara kontinyu, terarah dan terjadwal, sekaligus sebagai ajang konsolidasi dari komponen masyarakat lainnya untuk membangun perjuangan bersama untuk tercapai payung hukum bagi pengakuan dan perlindungan driver ojek online.
Sementara itu, Ketua DPC PMKRI Kota Jakarta Pusat Rikardus Redja, menanggapi permasalahan yang di alami driver ojek online, ia mengatakan bahwa dirinya sangat mengapresiasi perjuangan yang selama ini telah di lakukan oleh rekan-rekan Koalisi Ojol Nasional yang tanpa kenal lelah konsisten memperjuangkan payung hukum, oleh karena itu, usai mencermati penjelasan berbagai Langkah perjuangan yang di lakukan oleh KON, dirinya bersama kawan-kawan DPC PMKRI Kota Administrasi Jakarta Pusat terpanggil untuk terlibat mendukung dan mengadvokasi perjuangan rekan-rekan KON.
Bukan hanya itu, dirinya juga akan turut terlibat mensosialisasikannya ke kalangan mahasiswa baik organisasi intra kampus maupun ke organisasi ekstra kampus seperti kelompok Cipayung yakni HMI, GMNI, PMII dan GMKI.
“Pada prinsipnya, Kami DPC PMKRI Kota Administrasi Jakarta Pusat welcome terhadap tawaran berkolaborasi dengan rekan-rekan dari Koalisi Ojol Nasional, untuk bersama-sama memperjuangkan Payung hukum berbasis Pancasila yang mengatur tata laksana penyelenggaraan usaha Transportasi online, yang tidak saling merugikan, kami mendukung sepenuhnya dan terima kasih atas kunjungan rekan-rekan KON di Margasiswa PMKRI, serta terima kasih atas di berikan kesempatan kepada kami untuk terlibat dan berjuang bersama dengan rekan-rekan KON, “tandas Rikardus Redja.
Di akhir diskusi ini, Ketua Presidium Koalisi Ojol Nasional Andi Kristiyanto, juga menyampai rasa terima kasih kepada DPC PMKRI Jakarta Pusat, yang bersedia mendukung, berkolaborasi dan berjuang bersama KON demi terwujudnya sebuah Payung Hukum berbasis Pancasila bagi driver ojol,
Tak lupa di kesempatan ini Andi menyampaikan petisi Koalisi Ojol Nasional sebagai berikut :
1. STOP POLITISASI OJOL OLEH PARA ELIT POLITIK DAN PEJABAT NEGARA
2. TOLAK OJOL SEBAGAI PEKERJA TETAP
3. TOLAK POTONGAN 10% YANG TANPA KAJIAN DAN BERDASAR YANG AKAN BERDAMPAK NEGATIVE PADA MITRA DRIVER
4. TOLAK KEPENTINGAN PRIBADI & KELOMPOK YANG MENGATASNAMAKAN OJOL.
“Sekali lagi, kami dari Koalisi Ojol Nasional, sangat berterima kasih atas dukungan dari rekan-rekan DPC PMKRI Jakarta Pusat, dan juga Pak R. Wahyu Handoko alumni PMKRI yang telah menfasilitasi dan memberikan saran dan masukan dalam diskusi ini, kami berharap petisi yang kami sampaikan, nantinya bisa menjadi petisi bersama dengan rekan-rekan mahasiswa, dan komponen masyarakat lain untuk mendukung perjuangan Ojol.” Pungkas Andi.
dito
17 Okt 2026
NasionalPos.com, Jakarta- Putusan Mahkamah Konstitusi yang mewajibkan revisi UndangUndang Nomor 31 Tahun 1997 tentang Peradilan Militer menjadi sorotan penting dalam peta reformasi hukum nasional. Putusan yang menyatakan bahwa prajurit TNI yang melakukan tindak pidana umum harus diadili di peradilan umum ini dinilai sebagai tonggak konstitusional yang menegaskan prinsip negara hukum: tidak ada satu pun …
Kabiro Madura, Bambang Riyadi, S.H.
16 Okt 2026
NASIONALPOS.Com. SUMENEP – JATIM | Polresta Sumenep menindaklanjuti pengaduan masyarakat terkait dugaan permintaan uang sebesar Rp100 juta oleh oknum anggota Polsek Gapura dalam penanganan perkara narkotika. Pengaduan tersebut menjadi perhatian serius dan ditangani sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Melalui Seksi Profesi dan Pengamanan (Sipropam), Polresta Sumenep telah melakukan klarifikasi terhadap pihak yang mengadukan (Korban) serta …
Kabiro Madura, Bambang Riyadi, S.H.
16 Okt 2026
NASIONALPOS.Com SUMENEP – JATIM | Unit Reskrim Polsek Talango, Polresta Sumenep, mengungkap kasus dugaan penyalahgunaan dan peredaran narkotika jenis sabu di wilayah Kecamatan Talango, Kabupaten Sumenep, pada Kamis (15/10/2026) sekitar pukul 18.15 WIB. Dalam pengungkapan tersebut, petugas mengamankan dua orang pria berinisial R (37) dan H (28). Keduanya diamankan di lokasi berbeda setelah petugas melakukan …
Taufik Hidayat
15 Okt 2026
Pesisir Barat – Lulusan penjara yang gagal insaf, Baru keluar, langsung magang curanmor lagi, itulah sebuah kata-kata yang cocok untuk Residivis Spesialis Curanmor Kambuhan yang berhasil diringkus Tim Gabungan Tekab 308 Sat Reskrim Polres Pesibar Dan Unit Reskrim Polsek Pesisir Utara. Residivis Spesialis Curanmor Kambuhan berinisial US (40) Warga Pekon Kampung Jawa dan JB (50) …
Dhio Justice Law
15 Okt 2026
NasionalPos. com – Jakarta — Pengamat kebijakan publik Chazali H. Situmorang (CHS) menilai desakan pemakzulan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka harus diarahkan kepada para ketua umum partai politik, bukan semata-mata kepada fraksi-fraksi di DPR RI. Menurutnya, para ketua umum memiliki pengaruh besar dalam menentukan sikap politik partai sehingga harus bertanggung jawab atas keputusan maupun sikap …
Taufik Hidayat
14 Okt 2026
Pesisir Barat – Guna menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif, *Kapolsek Pesisir Selatan Polres Pesisir Barat Iptu Doni Dermawan Djunaidi, S.Psi., M.M.* melaksanakan kunjungan dan silaturahmi ke Unsur Pimpinan Kecamatan (Uspika) dan Tokoh Masyarakat Kecamatan Pesisir Selatan, Selasa (13/10/2026). Kegiatan diawali dengan kunjungan ke Kantor Camat Pesisir Selatan, dan diakhiri dengan silaturahmi ke kediaman Tokoh Adat …
21 Nov 2024 2.480 views
NASIONALPOS.com II Banyuwangi, 20 November 2024 – Kasus penipuan dan pemerasan yang mengatasnamakan media Tribunnews kembali terjadi. Kali ini, pelaku yang diduga bernama Noviar Arya Putra, bersama dengan kontak bernama Tiara, berhasil menipu korban melalui aplikasi WhatsApp. Modus yang digunakan kali ini mengarah pada ancaman penyebaran video asusila yang direkam secara video call (VC). …
19 Sep 2025 1.905 views
Pesisir Selatan, Nasionalpos.com — Musyawarah Kabupaten (Muskab) Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), sukses digelar di Aula Kantor Camat Lengayang pada Kamis (18/9) siang. Acara tersebut dimulai pukul 13.30 WIB dan berlangsung hingga selesai dengan lancar dan penuh semangat kebersamaan antar sesama insan pencak silat. Muskab kali ini …
17 Mei 2022 1.654 views
NasionalPos.com, Depok– Diperoleh informasi yang menyebutkan bahwa Pangdivif 1 Kostrad yang baru, Brigjen TNI Bobby Rinal Makmun sebelumnya menjabat sebagai Kepala Staf Kodam (Kasdam) Jaya menggantikan Mayjen TNI Dedy Kusmayadi akan masuki masa Pensiun, secara resmi di lantik langsung oleh Panglima Kostrad (Pangkostrad) Letjen TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., dalam suatu upacara serah terima jabatan (Sertijab) …
28 Jul 2025 1.654 views
NasionalPos.com, Jakarta- Koperasi Merah Putih, sebuah gerakan ekonomi berbasis desa yang diinisiasi oleh pemerintah, mendapatkan sambutan positif dari masyarakat. Koperasi ini sungguh sungguh sebagai solusi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat terutama yang bertinggal di wilayah pedesaan, dan bahkan bisa mengurangi ketergantungan pada tengkulak serta rentenir, demikian di sampaikan Faris Galuh Pratama Koordinator Gerakan Masyarakat Berdikari …
23 Jul 2025 1.554 views
NasionaPos.com, Jakarta- Diperoleh informasi yang menyebutkan adanya indikasi oknum Kementerian Perhubungan RI yang di duga menciptakan suasana tidak kondusif untuk menyelesaikan permasalahan di kalangan ojol, Sinyalemen itu nampak ketika bakal di gelar nya FGD yang di laksanakan oleh Kementerian Perhubungan RI yang nampak nya mengundang para pihak yang selama ini berkaitan erat dengan permasalahan …
09 Jul 2025 1.513 views
NasionalPos.com, Jakarta- Totok Ketua Forum Mahasiswa Jakarta Peduli Perumahan Rakyat, kepada wartawan, ia mengatakan bahwa dirinya mendapatkan informasi telah terjadi kekerasan itu terjadi bukan hanya sekali, namun berulang kali dialami warga pemilik dan penghuni Rusunami Gading Nias Residence, Kelapa Gading (hanya sekitar 10% warga sesuai klaim dari Pengurus PPPSRS), dan nampaknya kejadian itu sudah berlangsung …
31 Okt 2024 1.326 views
Banyuwangi – Nasionalpos.com ll Gerah terhadap pemberitaan yang menyudutkan Muhammad Murni (35) warga Kelurahan Klatak Kecamatan Kalipuro Kab Banyuwangi dengan judul berita ” Aksi Koboy Warga Todong Menggunakan Senpi Ke Jukir” menggelar jumpa pers dengan beberapa awak media di Banyuwangi . Jumpa pers itu di geber , Kamis (31/10/2024) siang di warung Mbok Judges …



Comments are not available at the moment.