Home » Headline » KONI Pusat Ucapkan Selamat Pada Rio Waida Setelah Lolos Olimpiade 2024

KONI Pusat Ucapkan Selamat Pada Rio Waida Setelah Lolos Olimpiade 2024

dito 03 Mar 2024 116

NasionalPos.com, Jakarta- Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Marciano Norman mengucapkan selamat kepada atlet selancar ombak Indonesia Rio Waida yang berhasil mendapatkan tiket Olimpiade 2024 Paris, Prancis.

Tiket tersebut diraih pada ajang kualifikasi ISA World Surfing Games 2024 di Arecibo, Puerto Rico, Sabtu (2/3) waktu setempat atau Minggu dini hari WIB.

“Selaku Ketum KONI Pusat, saya mengucapkan selamat kepada Rio Waida dan juga tim pelatih yang karena persiapan dan kerja kerasnya dapat tampil gemilang sehingga mendapatkan tiket Olimpiade 2024 yang ketujuh untuk Indonesia,” kata Marciano , Minggu.

“Terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada kontingen selancar ombak Indonesia pada ISA World Surfing Games 2024 serta Ketua Umum PB PSOI Bapak Pandu Patria Sjahrir yang memberikan dukungan kepada pembinaan selancar ombak Indonesia,” tambahnya.

Rio berhasil merebut tiket ke Paris setelah finis di urutan kedua babak Repechage 10 dengan 10,93 poin untuk melaju ke Repechage 11 ajang yang digelar oleh Asosiasi Surfing Internasional (ISA) tersebut.

Baca Juga :  Kasus Dugaan Pencucian Uang Lukas Enembe Mulai Ditangani KPK

Pada babak kualifikasi tersebut, Rio menjadi satu-satunya atlet Indonesia yang meraih tiket menuju Paris di mana olahraga selancar ombak akan dimainkan pada 27 Juli sampai 5 Agustus di Teahupo’o, Tahiti, Prancis.

Sementara itu, atlet-atlet Indonesia lainnya yang turut bertanding I Ketut Agus Aditya Putra, Dhany Widianto, dan Jasmine Michelle Studder belum berhasil meraih hasil yang sama.

Rio akan kembali mewakili Indonesia untuk kedua kalinya pada Olimpiade untuk cabang olahraga selancar ombak setelah sebelumnya tampil pada Olimpiade 2020 Tokyo, Jepang yang merupakan kali pertama selancar ombak ada pada pesta olahraga empat tahunan itu. Saat di Tokyo, Rio hanya menembus babak 16 besar.

“Ini merupakan suatu hal yang membanggakan mengingat Rio dua kali berhasil masuk Olimpiade. Kemarin yang di Tokyo, sekarang di Paris. Dan kemarin yang di Tokyo itu adalah pertama kalinya surfing diperlombakan di Olimpiade,” kata pelatih kepala tim nasional surfing Indonesia Arya Subyakto.

Baca Juga :  Negara Harus Sediakan Advokasi Hukum Untuk Selamatkan Dunia Pendidikan dari Kekerasan dan Kriminalitas

“Ini merupakan bukti bahwa surfing juga harus dapat perhatian lebih ya. Karena ini menjadi cabang olahraga ketujuh yang mendapatkan tiket Olimpiade. Semoga dengan prestasi Rio ini kita dapat perhatian dan kita akan melahirkan atlet-atlet lainnya.” lanjutnya.

Dengan Rio tampil di Paris, maka Indonesia saat ini menyumbang tujuh wakilnya di Olimpiade. Adapun enam atlet Indonesia yang sudah memastikan tiket ke Paris adalah Arif Dwi Pangestu (panahan), Diananda Choirunisa (panahan), Rifda Irfanaluthfi (senam), Desak Made Rita Kusuma Dewi (panjat tebing), Rahmad Adi Mulyono (panjat tebing), dan Fathur Gustafian (menembak).

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Negara di Era Perang Narasi; Polarisasi Agama: Retak yang Dipelihara (3 – End)

Dhio Justice Law

29 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Polarisasi tidak selalu terjadi dengan sendirinya. Sering kali, ia dibentuk—lalu dipelihara. Dalam lanskap politik kontemporer, konflik jarang lahir dari ruang hampa. Ia dirancang melalui narasi, diperkuat oleh repetisi, lalu dilegitimasi oleh emosi kolektif. Di titik inilah agama menjadi variabel yang paling sensitif sekaligus …

Lomba Baca Puisi Tingkat SD dan Talk show Sastra Di Gelar Jaker Kudus

dito

29 Apr 2026

NasionalPos.com, Kudus- Jaringan Kebudayaan Rakyat (JAKER) Kabupaten Kudus menggelar diskusi/talkshow sastra bertajuk “Sastra Untuk Negeri” dalam rangka memperingati Bulan Puisi 2026, Sabtu (25/4/2026), di Sidji Coffee, Getas Pejaten, Kecamatan Jati, Kudus.   Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB ini mengangkat Tema Sastra (Puisi) Untuk Negeri Sub tema “Menemukan Makna Dalam Setiap Karya”   Serta …

Tragedi Little Aresha Yogyakarta, Catatan Penting Bagi Orang Tua, Masyarakat dan Pemerintah

dito

29 Apr 2026

Di tulis dan di sampaikan oleh Waspada,S. Ag, MM Dosen PG PAUD UNUSIA & Wakil Ketua KPAD Kabupaten Bogor. Tragedi memilukan yang dilakukan oleh pengelola Daycare dan pekerjanya seperti di Daycare Little Aresha Yogjakarta, sesungguhnya bukan yang pertama kali. Sebelumnya telah terjadi hal serupa dibeberapa daerah, akan tetapi hal tersebut tidak membuat jera oleh oknum pengelola …

Negara di Era Perang Narasi: Disinformasi: Senjata Tak Kasat Mata Yang Melumpuhkan (2)

Dhio Justice Law

28 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Perang modern tidak selalu dimulai dengan serangan fisik. Ia sering kali dimulai dari sesuatu yang tampak sepele: informasi yang dipelintir. Di era digital, peluru pertama bukanlah rudal—melainkan narasi. Dan yang ditembak bukan tubuh, tetapi persepsi. Disinformasi bekerja tanpa suara, tanpa jejak yang kasat …

Negara di Era Perang Narasi: Negara Kalah karena Kehilangan Narasi (1)

Dhio Justice Law

26 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia- LAKI)   NasionalPos. Com, Jakarta – Negara jarang runtuh karena kekurangan kekuatan. Ia runtuh ketika kehilangan kendali atas makna. Hari ini, kekuasaan tidak lagi semata ditentukan oleh siapa yang menguasai wilayah, sumber daya, atau aparat keamanan. Kekuasaan semakin ditentukan oleh siapa yang mampu mengendalikan persepsi publik—siapa yang dipercaya, …

Tantangan Menteri Pertahanan RI ditengah Isu Agama dan Konflik Papua

Dhio Justice Law

22 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Sekjen Garda Bumiputera)   NasionalPos.com, Jakarta – Beberapa hari terakhir, negeri tercinta ini dihadapkan pada isu sensitif soal agama dan masalah konflik Papua . Jika pemerintah salah atau abai dalam menangani hal tersebut, maka kedaulatan NKRI taruhannya. Ironisnya, isu agama dan kondisi Papua mencuat di tengah konflik global akibat perang Iran Vs …

x
x