Home » Politik » Sebelum Jalin Komunikasi dengan Para Ketua Umum Partai, Puan Lebih Dahulu Serap Aspirasi Suara Akar Rumput

Sebelum Jalin Komunikasi dengan Para Ketua Umum Partai, Puan Lebih Dahulu Serap Aspirasi Suara Akar Rumput

Dame.T 24 Jul 2022 119

NasionalPos.com,jakarta Safari politik ke akar rumput yang tengah dilakukan Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani di sejumlah daerah terus mendapat perhatian publik. Pasalnya, di tengah eforia partai politik mencari pasangan koalisi, justru partai berlambang moncong putih lebih sibuk melakukan kunjungannya ke masyarakat.

Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Pemenangan Pemilu Bambang Wuryanto mengakui bahwa kontestasi Pemilu 2024 bukanlah merupakan hal mudah bagi PDI Perjuangan.

Meski disejumlah lembaga survei, menempatkan elektabilitas PDIP diposisi teratas, bukan berarti para kader banteng berada di zona nyaman dan tidak turun ke bawah mendengar dan menangkap secara langsung aspirasi masyarakat.

Menurut Bambang Wuryanto, penguatan infrastruktur partai menjadi hal mutlak untuk dilakukan terlebih dahulu. Hal itu yang kemudian dilakukan Puan Maharani, sebelum dirinya menjalankan tugas bertemu para ketua umum partai politik.

Baca Juga :  KPPU Lakukan Penyelidikan Awal Dugaan Kartel Suku Bunga oleh AFPI

“Mbak Puan mengambil jalan turun ke bawah dahulu, untuk mendengarkan suara akar rumput. Ada dua, yakni suara rakyat dan suara dari keluarga besar PDI Perjuangan,” kata Bambang Wuryanto yang akrab disapa Bambang Pacul kepada awak media di Jakarta, Sabtu (23/7/2022).

“Jadi sebelum bertemu dengan para ketua umum partai, dia (Puan) mendengarkan dulu pendapat dari bawah,” tambahnya.

Setelah itu, sambung Bambang, Puan Maharani tentu dalam waktu dekat akan menata waktu bertemu dengan para ketua umum parpol. Akan tetapi, kemungkinannya, kata dia, tidak semua ketum parpol akan disambangi.

Baca Juga :  KPU: Pendaftaran Parpol Peserta Pemilu 2024 Mulai 1 – 7 Agustus 2022

“Diminta untuk ketemu dengan ketua ketua partai, tidak ada kata semua. Bersilaturahmi dengan ketua partai ini, ini, ini. Ibu Megawati mengajarkan Mba Puan untuk lebih bersilaturahmi sebagai anak muda, datang pada ini, ini, maybe,” sebut anggota DPR RI tersebut.

Lalu siapa yang akan ditemui lebih dulu oleh Puan Maharani? Bambang menyerahkan sepenuhnya kepada Puan dalam menentukan lawatan perdananya kepada sembilan partai yang ada.

“Terserah Mba Puan, anggaplah pertama kali ingin bertemu Pak Prabowo, tetap hari ini Pak Prabowo nya sibuk, bagaimana dengan hari lainya, bisa-bisa saja kan,” tegasnya.(*)

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
‘Mas Bahlil Ganteng’ dan Transformasi Politik Golkar

Dhio Justice Law

12 Jun 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia-LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Indonesia saat ini, seorang politikus tidak harus terlihat negarawan untuk menjadi populer. Cukup viral. Fenomena lagu “Mas Bahlil Ganteng” memperlihatkan bagaimana politik perlahan bergeser dari arena gagasan menuju arena hiburan digital. Yang bekerja bukan lagi kedalaman visi, melainkan kekuatan algoritma. Bukan seberapa kuat argumentasi seorang …

MBG dan Pesta Babi Kekuasaan

Dhio Justice Law

11 Jun 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI)  NasionalPos.com, Jakarta – Program makan bergizi gratis (MBG) awalnya dijual sebagai wajah belas kasih negara. Sebuah janji tentang kepedulian terhadap rakyat kecil, tentang anak-anak yang harus diselamatkan dari lapar dan ketimpangan. Tetapi di tengah munculnya dugaan keterlibatan keluarga sejumlah pejabat tinggi dalam pusaran proyek MBG, publik …

Sawah, Kandang dan Laut: Ancaman Nyata bagi Oligarki

Dhio Justice Law

02 Jun 2026

Oleh: Ridwan Umar (Sekjen Garda Bumiputera) NasionalPos.com, Jakarta – Indonesia terlalu lama diajarkan bahwa kekuasaan hanya lahir dari partai politik, parlemen, dan istana. Padahal dalam sejarah bangsa mana pun, kekuasaan sejati selalu berdiri di atas penguasaan ekonomi. Dan hari ini, ekonomi Indonesia terlalu banyak dikuasai segelintir elite. Oligarki tidak selalu tampil dengan wajah menakutkan. Kadang …

Marwah Daud: Saatnya Gerakan Ekonomi Rakyat Rontokkan Oligarki

Dhio Justice Law

01 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Mantan asisten peneliti Unesco dan World Bank, Dr. Marwah Daud Ibrahim menyerukan Rakyat Indonesia untuk bangkit dan melawan oligarki melalui Gerakan Ekonomi Rakyat. Seruan itu dilontarkan Marwah Daud saat menjadi nara sumber Seminar Kebangsaan bertema Mengokohkan Pilar Kebangsaan dan Perdamaian Dunia Dalam Menghadapi Dinamika Konflik Geopolitik yang digelar dalam rangkaian Musyawarah KAHMI …

TB Massa: Indonesia Gagal Bangun Demokrasi

Dhio Justice Law

01 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Pengamat politik Universitas Nasional (Unas) Prof. (assoc) TB. Massa Djafar menganggap Indonesia telah gagal membangun kehidupan demokrasi. Pernyataan itu disampaikan TB Massa sebagai nara sumber dalam sesi dialog Seminar Kebangsaan bertema Mengokohkan Pilar Kebangsaan dan Perdamaian Dunia Dalam Menghadapi Dinamika Konflik Geopolitik yang digelar dalam rangkaian Musyawarah KAHMI (Korps Alumni Himpunan Mahasiswa …

MS. Kaban: Indonesia Belum Menemukan Pemimpin Yang Tepat

Dhio Justice Law

01 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Mantan Menteri Kehutanan, Dr. MS. Kaban menilai Bangsa Indonesia belum menemukan pemimpin yang tepat. Indikasinya, segala bentuk kejahatan dan yang dibenci Allah SWT semakin tumbuh subur. Hal itu dilontarkan Kaban yang juga dikenal senior KAHMI (Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam) dalam Seminar Kebangsaan bertema Mengokohkan Pilar Kebangsaan dan Perdamaian Dunia Dalam Menghadapi …

x
x