Home / Hukum

Kamis, 6 Januari 2022 - 17:06 WIB

Terkait kasus Suap Walkot Bekasi, KPK Telah Meringkus 14 Orang

Rahmat Effendi

Rahmat Effendi

NasionalPos.com, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah meringkus 14 orang terkait kasus suap pengadaan barang dan jasa serta jual beli jabatan yang diduga melibatkan Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi.

“Hari ini (6/1/2022) tim KPK kembali mengamankan 1 orang ASN di lingkungan Pemkot Bekasi dan 1 orang pihak swasta beserta bukti uang ratusan juta rupiah,” ujar Plt. Juru Bicara Penindakan KPK, Ali Fikri kepada wartawan, Kamis (6/1/2021).

Dengan penangkapan dua orang tersebut, maka kini total ada 14 orang yang sudah ditangkap KPK terkait kasus tersebut.

“Saat ini jumlah pihak yg diamankan tim KPK ada 14 orang terdiri dari Walikota Bekasi, bbrp orang ASN dan pihak swasta,” jelas Ali.

Baca Juga  Alumni AAU 2006 Berikan Bantuan 5 Ton Sembako Kepada Korban Erupsi Semeru

Menurut Ali, penangkapan terrsebut berkaitan dengan kasus dugaan suap pengadaan barang dan jasa serta jual beli jabatan.

“Informasi yang kami peroleh, tangkap tangan ini terkait dugaan korupsi penerimaan janji atau hDiketahiadiah pengadaan barang dan jasa serta lelang jabatan di lingkungan Pemkot Bekasi,” ucap Ali.

Diketahui, KPK menciduk Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi alias Bang Pepen di wilayah Kota Bekasi, Jawa Barat pada Rabu (5/1/2022) sekitar pukul 14.00 WIB  berkaitan dengan kasus dugaan suap pengadaan barang dan jasa serta jual beli jabatan

Baca Juga  Di HBKB Jaktim, Bapenda DKI Sosialisasikan Diskon PBB

“Informasi yang kami peroleh, tangkap tangan ini terkait dugaan korupsi penerimaan janji atau hadiah pengadaan barang dan jasa serta lelang jabatan di lingkungan Pemkot Bekasi,” ujar Plt. Juru Bicara Penindakan KPK Ali Fikri dalam keterangan tertulis, Kamis (6/1/2021).

Rahmat yang tiba di gedung KPK mengenakan baju lengan panjang hijau menolak menjawab pertanyaan sejumlah awak media. Ia dibawa ke lantai 2 Gedung Dwiwarna KPK untuk menjalani pemeriksaan.  (*)

 

 

Share :

Baca Juga

tilang elektronik

Headline

Korlantas Target 10 Polda Siap Tilang Elektronik Pada 17 Maret 2021
PM Inggris Boris Johnson

Headline

Merasa Dikhianati AS, Prancis Batalkan Makan Malam Dubesnya
Antasari Azhar

Headline

EKs Ketua KPK Pertanyakan Barang Bukti Rp456 Miliar Terkait Kasus Bank Bali
kejaksaan 2

Headline

Penyidik Kejagung Periksa Tiga Saksi Kasus Jiwasraya
Harun Masiku

Headline

Boyamin Yakin Harun Masiku Sudah Meninggal
Azis Syamsuddin di ruang sidang Tipikor

Headline

Majelis Hakim Ingatkan Azis Tidak Loby Hakim
Komnas HAM

Headline

Komnas HAM Minta Polisi Tangkap Pelaku Teror Panitia Diskusi FH UGM
BPJS 2

Headline

Pemerintah Didesak Telusuri Dugaan Puluhan Kecurangan BPJS