Home » Ekonomi » Warga Soroti Kasus Dugaan Korupsi Pemberian KPA Oleh Bank DKI

Warga Soroti Kasus Dugaan Korupsi Pemberian KPA Oleh Bank DKI

dito 16 Jul 2022 161

NasionalPos.com, Jakarta – Diperoleh informasi adanya dugaan tindak Pidana Korupsi Pemberian kredit Pemilikan Apartemen (KPA ) Tunai bertahap oleh Bank DKI Cabang Pembantu Muara Angke dan Bank DKI Cabang Permata Hijau kepada PT. Broadbiz Tahun 2011 sampai dengan 2017, Dengan Terdakwa Roby Irwanto,M.Taufik dan Joko Pranoto, adapun terkait dugaan tindak pidana korupsi dalam pemberian kredit pemilikan apartemen (KPA) tunai bertahap oleh Bank DKI Cabang Pembantu Muara Angke dan Bank DKI Cabang Permata Hijau kepada PT. Broadbiz Tahun 2011 sampai dengan 2017 yang mengakibatkan kerugian keuangan negara sebesar Rp. 39.151.059.341,- (Tiga puluh sembilan milyar seratus lima puluh satu juta lima puluh sembilan ribu tiga ratus empat puluh satu rupiah).

Yang saat ini kasus tersebut, sudah memasuki persidangan dengan menghadirkan para Ahli yang dihadirkan oleh Jaksa Penuntut Umum yakni :Ainul Yaqin, SE, M.Ak, Ak, CA,CFra, CPA (Aust) sebagai ahli dari Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) dan Drs. Siswo Sujanto, DEA ahli Keuangan Negara Universitas PATRIA ARTHA.

Baca Juga :  KREEN Sukses Menjadi Partner Voting dan Ticketing di Ajang Pageant Puteri Anak, Remaja, Batik Cilik dan Batik Remaja Indonesia 2024

“Adapun keterangan yang disampaikan oleh ahli di muka persidangan telah mendukung pembuktian dakwaan yang disangkakan terhadap para Terdakwa.”ungkap Jaksa Penuntut Umum.

Setelah permintaan keterangan ahli selesai didengarkan dilanjutkan dengan pemeriksaan  Saksi Mahkota. Atas nama Saksi :

  1. Robby Irwanto
  2. M. Taufik
  3. Joko Pranoto

Adapun terhadap pemeriksaan tersebut Majelis Hakim menganggap keterangan saksi mahkota tersebut juga digunakan sebagai keterangan Terdakwa didalam persidangan. Setelah itu terdakwa M. Taufik dan Joko Pranoto menghadirkan saksi A de Charge atas nama Indra Susanto (Pegawai Bank DKI).

Sementara itu, menanggapi adanya kasus tersebut, awak media pun melakukan penelurusan ke masyarakat, memerlukan waktu lama, berhasil menemui salah seorang warga Jakarta, sebut saja Abdullah (35) yang juga seorang mahasiswa dan juga nasabah Bank DKI, kepada awak media, ia mengatakan bahwa kasus ini sangat mengejutkan warga Jakarta, terutama dirinya yang juga nasabah bank DKI, dirinya sangat tidak menyangka, adanya kasus dugaan korupsi yang melibatkan karyawan Bank DKI, sepengetahuannya Bank DKI sebagai salah satu Badan Usaha Milik Daerah Provinsi DKI Jakarta, yang beberapa waktu lalu banyak menerima berbagai penghargaan atas prestasi kinerjanya, tapi ternyata juga terindikasi tersandung kasus dugaan korupsi.

Baca Juga :  Update Data Corona (13/2/2022) Jumlah Pasien Positif 4.807.278 Orang dan Meninggal 145.176 Orang

“Ya, tentunya kasus ini dapat terindikasi berdampak mengurangi kepercayaan masyarakat kepada Bank DKI, sangat ironis banget, bang, kok bisa terjadi kasus dugaan korupsi uang rakyat atau uang nasabah yang dikelola oleh Bank DKI, kami jadi was-was, bang, ya, kami sangat berharap majelis hakim memberikan hukuman setimpal terhadap terdakwa”tukas Abdullah saat bicara dengan awak media, Sabtu, 16 Juli 2022 di Jakarta.

Sementara itu, saat dikonfirmasi mengenai berita ini, hingga berita ini ditayangkan, pihak humas Bank DKI, saat dihubungi, tidak memberikan tanggapan apapun, bahkan diduga terkesan tidak menanggapi permohonan konfirmasi dari awak media. (*red)

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
MBG dan Pesta Babi Kekuasaan

Dhio Justice Law

11 Jun 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI)  NasionalPos.com, Jakarta – Program makan bergizi gratis (MBG) awalnya dijual sebagai wajah belas kasih negara. Sebuah janji tentang kepedulian terhadap rakyat kecil, tentang anak-anak yang harus diselamatkan dari lapar dan ketimpangan. Tetapi di tengah munculnya dugaan keterlibatan keluarga sejumlah pejabat tinggi dalam pusaran proyek MBG, publik …

Kajati Sumbar Kunjungi Kejari Pesisir Selatan, Tekankan Peningkatan Kinerja dan Penguatan Sinergi

Primadoni,SH

10 Jun 2026

Pesisir Selatan, Naainalpos.com – Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat, Dedie Tri Hariyadi, didampingi Ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini Wilayah Sumatera Barat, Seftie Dedie, melaksanakan kunjungan kerja ke Kejaksaan Negeri Pesisir Selatan pada Rabu (10/6/2026). Dalam kunjungan tersebut, Kajati Sumbar turut didampingi Asisten Pembinaan, Asisten Tindak Pidana Khusus, Kepala Bagian Tata Usaha serta rombongan dari Kejaksaan Tinggi …

Di perlukan Langkah cepat, tepat dan Kolaboratif Untuk Tanggulangi Jakarta Darurat Sampah

dito

06 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Jakarta kini berada dalam kondisi darurat sampah dengan produksi harian mencapai lebih dari 9.000 ton, di mana sekitar 7.500 ton di antaranya dibuang ke TPST Bantargebang. Kapasitas penampungan di Bantargebang telah berada di ambang batas kritis, demikian di sampaikan oleh Suryo Susilo Ketua LSM Biru Voice kepada wartawan, Sabtu, 6 Juni 2026 di …

LSM Garuda Nasional Desak Kejari Painan Usut Dugaan Pungli PPK Pertanian Pessel Terkait Program OPLAH 2025

Primadoni,SH

06 Jun 2026

Pessel, Nasionalpos.com — Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Garuda Nasional secara resmi melaporkan dugaan Pungutan Liar (Pungli) PPK Pertanian, Hendro Kurniawan dalam pelaksanaan Program Optimalisasi Lahan (OPLAH) Tahun Anggaran 2025 di Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Sumatera Barat (Sumbar), kepada Kejaksaan Negeri Painan. Laporan tersebut diajukan menyusul munculnya dugaan pemotongan dana bantuan sebesar 15 persen yang diterima …

Sawah, Kandang dan Laut: Ancaman Nyata bagi Oligarki

Dhio Justice Law

02 Jun 2026

Oleh: Ridwan Umar (Sekjen Garda Bumiputera) NasionalPos.com, Jakarta – Indonesia terlalu lama diajarkan bahwa kekuasaan hanya lahir dari partai politik, parlemen, dan istana. Padahal dalam sejarah bangsa mana pun, kekuasaan sejati selalu berdiri di atas penguasaan ekonomi. Dan hari ini, ekonomi Indonesia terlalu banyak dikuasai segelintir elite. Oligarki tidak selalu tampil dengan wajah menakutkan. Kadang …

Marwah Daud: Saatnya Gerakan Ekonomi Rakyat Rontokkan Oligarki

Dhio Justice Law

01 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Mantan asisten peneliti Unesco dan World Bank, Dr. Marwah Daud Ibrahim menyerukan Rakyat Indonesia untuk bangkit dan melawan oligarki melalui Gerakan Ekonomi Rakyat. Seruan itu dilontarkan Marwah Daud saat menjadi nara sumber Seminar Kebangsaan bertema Mengokohkan Pilar Kebangsaan dan Perdamaian Dunia Dalam Menghadapi Dinamika Konflik Geopolitik yang digelar dalam rangkaian Musyawarah KAHMI …

x
x