Home » Politik » Aliansi Pemuda Utara Siap Menangkan Maesyal-Intan

Aliansi Pemuda Utara Siap Menangkan Maesyal-Intan

Syamsul Bahri 14 Okt 2024 56

 

Nasionalpos.com ll Tangerang – Aliansi Pemuda Tangerang Utara yang tergabung dalam (APTUR) deklarasikan diri, siap memenangkan pasangan calon Bupati-Wakil Bupati Tangerang nomor urut 02, Moch. Maesyal Rasyid dan Intan Nurul Hikmah, Senin 14-10-2024.

Ketua Aliansi Pemuda Tangerang Utara (APTUR), Sapri mengatakan, bahwa pemuda-pemuda di wilayah Kabupaten Tangerang Utara siap menghantarkan Maesyal-Intan untuk menjadi Bupati-Wakil Bupati Tangerang periode 2025-2030.

“Alhamdulillah, tadi bersama Pak Maesyal Rasyid kita lakukan deklarasi bersama. Intinya, dalam acara tersebut aliansi pemuda Tangerang utara atau APTUR siap memenangkan Maesyal-Intan pada Pilkada serentak 2024 yang akan dilaksanakan pada 27 November mendatang, ” ucap Kader PKS Kabupaten Tangerang, Sapri kepada awak media, Senin (14/10).

Menurut Sapri, masyarakat Kabupaten Tangerang Utara khusunya yang tergabung dalam aliansi pemuda Tangerang utara ini merasa, Maesyal Rasyid dan Intan Nurul Hikmah adalah sosok pasangan calon yang mampu membawa Kabupaten Tangerang menuju arah yang lebih baik lagi dari saat ini.

“Dengan program-program unggulan yang dibawa oleh Maesyal-Intan. Kami yakin, Kabupaten Tangerang akan semakin gemilang dibawah kepemimpinannya, ” kata Sapri yang juga sebagai anggota DPRD Kabupaten Tangerang.

Baca Juga :  Pemerintah Pusat dukung Pembangunan Potensi SDA di Kabupaten Meranti Kep Riau

Menurut Sapri, Kabupaten Tangerang membutuhkan sosok pemimpin yang visioner dan memiliki ide serta gagasan untuk pembangunan Kabupaten Tangerang. Dan, sosok tersebut hanya ada di pasangan Maesyal-Intan, maka dari itu dirinya mengajak kepada masyarakat Kabupaten Tangerang untuk mendukung dan memenangkan pasangan calon Bupati-Wakil Bupati Tangerang nomor urut 02, yaitu Maesyal-Intan (MADANI).

“Kabupaten Tangerang membutuhkan sosok pemimpin seperti Maesyal-Intan, bukan yang lain. Karena, apa yang dibutuhkan Kabupaten Tangerang ada pada diri Maesyal-Intan, ” tandasnya.

Sementara itu, Calon Bupati Tangerang nomor urut 02, Moch. Maesyal Rasyid menambahkan, bahwa masyarakat Kabupaten Tangerang Utara, khusunya wilayah Kecamatan Kosambi sangat cerdas. Banyak masyarakat yang menyampaikan aspirasinya terkait pendidikan. Khusunya, biaya pendidikan yang disubsidi oleh Pemerintah Kabupaten Tangerang apabila dirinya bersama Intan Nurul Hikmah menjadi Bupati-Wakil Bupati Tangerang.

“Alhamdulillah tadi telah bertemu masyarakat. Banyak yang menyampaikan aspirasinya, khusunya terkait pendidikan. Tentu ini aspirasi yang sangat cerdas, karena memikirkan masa depan generasi penerus bangsa, ” kata pria yang biasa disapa akrab Rudi Maesyal.

Baca Juga :  Jelang Pesta Demokrasi 2024, Semua Pihak Dihimbau Ketum PP PPM Berto Wujudkan Pemilu Damai & Bermartabat

Lanjut Rudi, dirinya berjanji bahwa sarana prasarana pendidikan di Kabupaten Tangerang akan terus ditingkatkan, apabila dirinya menjadi Bupati Tangerang bersama Intan Nurul Hikmah. Selain itu, dirinya juga akan berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Banten dibawah kepemimpinan Andra Sony-Dimyati apabila terpilih menjadi Gubernur-Wakil Gubernur Banten mendatang.

“Jadi nanti, Kabupaten Tangerang akan menggratiskan sekolah swasta tingkat SD hingga SMP. Sementara Provinsi akan menggratiskan sekolah swasta tingkat SMA/sederajat hingga perguruan tinggi, ” kata Rudi Maesyal.

Lanjut Rudi, selain itu Kabupaten Tangerang dibawah kepemimpinan Maesyal-Intan nanti akan memberikan beasiswa bagi pelajar dan santri yang berprestasi. Tentunya, kata Rudi hal itu untuk menciptakan Kabupaten Tangerang semakin gemilang dengan sumber daya manusia yang cerdas, unggul, dan memiliki daya saing.

“Tidak hanya itu saja, kita juga akan siapkan beasiswa bagi santri yang mondok di pesantren dan pelajar yang berprestasi, ” tandasnya.

S.Bahri

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Negara, Narasi, dan Ketakutan terhadap Film

Dhio Justice Law

19 Mei 2026

Membaca Pembubaran Pesta Babi dari Perspektif Politik Keamanan Oleh; Ridwan Umar NasionalPos.Com, Jakarta – Pembubaran pemutaran film dokumenter Pesta Babi di sejumlah daerah bukan sekadar soal film. Ia adalah cermin bagaimana negara membaca ancaman, mengelola ketakutan, dan mempertahankan legitimasi di tengah era perang narasi. Di zaman modern, negara tidak lagi hanya takut pada senjata. Negara …

Dollar Naik, Rezim Runtuh?

Dhio Justice Law

17 Mei 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.Com, Jakarta – Setiap kali dolar naik dan rupiah melemah, yang bergetar bukan hanya pasar keuangan. Politik pun ikut berguncang. Di Indonesia, nilai tukar bukan sekadar angka ekonomi. Ia adalah indikator psikologis kekuasaan. Ketika rupiah melemah terlalu dalam, publik mulai mempertanyakan satu hal paling mendasar: apakah …

Serangan ke Istana di Era Perang Algoritma

Dhio Justice Law

13 Mei 2026

Oleh: Ridwan Umar (DIrektur Lemtera Keadilan Indonesia – LAKI)  NasionalPos.Com, Jakarta – Dalam politik modern, karakter tidak lagi dibunuh dengan peluru. Ia dibunuh dengan persepsi. Isu tentang dugaan penyimpangan seksual yang diarahkan kepada Letkol Teddy sebetulnya tidak bisa dibaca hanya sebagai gosip personal. Terlalu naif jika melihatnya sekadar urusan privat seorang pejabat negara. Dalam lanskap …

Koruptor Diringkus, Uangnya Lolos

Dhio Justice Law

04 Mei 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Penangkapan koruptor kerap dipamerkan sebagai bukti negara bekerja. Namun pertanyaan mendasarnya jarang dituntaskan: ke mana larinya uang hasil kejahatan itu? Vonis dijatuhkan, pelaku diumumkan, tetapi aliran dana justru lenyap dalam labirin transaksi yang sulit disentuh hukum. Negara tampak menang di permukaan, tetapi kalah …

Negara di Era Perang Narasi; Polarisasi Agama: Retak yang Dipelihara (3 – End)

Dhio Justice Law

29 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Polarisasi tidak selalu terjadi dengan sendirinya. Sering kali, ia dibentuk—lalu dipelihara. Dalam lanskap politik kontemporer, konflik jarang lahir dari ruang hampa. Ia dirancang melalui narasi, diperkuat oleh repetisi, lalu dilegitimasi oleh emosi kolektif. Di titik inilah agama menjadi variabel yang paling sensitif sekaligus …

Negara di Era Perang Narasi: Disinformasi: Senjata Tak Kasat Mata Yang Melumpuhkan (2)

Dhio Justice Law

28 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Perang modern tidak selalu dimulai dengan serangan fisik. Ia sering kali dimulai dari sesuatu yang tampak sepele: informasi yang dipelintir. Di era digital, peluru pertama bukanlah rudal—melainkan narasi. Dan yang ditembak bukan tubuh, tetapi persepsi. Disinformasi bekerja tanpa suara, tanpa jejak yang kasat …

x
x