Home » Ekonomi » Presiden Jokowi Blusukan Ke Pasar Tradisional, Pastikan Stok Aman dan Harga Terkendali Jelang Lebaran

Presiden Jokowi Blusukan Ke Pasar Tradisional, Pastikan Stok Aman dan Harga Terkendali Jelang Lebaran

dito 13 Apr 2023 80

NasionalPos.com, Jakarta- Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono mendampingi Presiden RI, Joko Widodo dan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir meninjau Pasar Minggu, Jakarta Selatan, dalam rangka memastikan pasokan pangan pokok dan harga jelang Lebaran, Kamis 13/4/2023.

Pj Gubernur Heru mengatakan, Pemprov DKI Jakarta terus melakukan pemantauan dan antisipasi terhadap stok pangan.

“Kami bersama seluruh pihak terkait akan terus memastikan bahwa masyarakat mendapatkan pasokan bahan pokok dan pangan yang cukup. Sebab stok pangan yang aman dan lancar akan memberikan jaminan kestabilan harga pangan selama bulan puasa hingga menjelang Lebaran,” ujar Pj Gubernur Heru.

Dalam tinjauan tersebut, Presiden Jokowi dan rombongan turun langsung untuk mengecek harga di pasar mulai dari telur, ayam, bawang merah, dan cabai. Berdasarkan tinjauan, harga pangan pokok terpantau terkendali dengan baik yang menandakan pasokan lancar, kecuali bawang bombay yang naik harganya.

Baca Juga :  FSAB Mengapresiasi Hadirnya GSN Dalam Mendukung Pemerintah Mewujudkan Cita-cita Proklamasi 17 Agustus 1945

Hal senada disampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) usai meninjau harga komoditas dan sembako di Pasar Minggu. Berdasarkan hasil pengamatannya langsung, terlihat harga-harga bahan pokok menjelang Lebaran 2023 tetap stabil.

“Ya, yang paling penting harga bahan-bahan pokok tidak ada yang naik. Banyak yang turun, yang naik hanya bawang bombai, yang lain tidak. Telur bagus, ayam baik, kemudian bawang merah juga baik, cabai dulu sampai Rp 100.000, sekarang Rp 35.000 – Rp 40.000. Saya kira semuanya baik, artinya pasokannya lancar sehingga harganya jadi turun,” ujar Presiden Jokowi.

Sebelum ke Pasar Minggu, Presiden Jokowi turut mengunjungi Pasar Tugu Palsigunung, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok, Provinsi Jawa Barat untuk mengecek harga bahan pangan pokok yang ada di pasar tersebut menjelang Hari Raya Idulfitri 1444 Hijriah.

Baca Juga :  PERAK Desak Komjak Panggil Jampidsus, Soal Penanganan Dugaan Keterlibatan Politisi Nasdem di Kasus Suap Proyek Bakamla 2016

Presiden Jokowi memastikan harga sejumlah kebutuhan pokok di Pasar Tugu masih cukup stabil, mulai dari bawang, telur, hingga daging ayam. Namun, harga beras di pasar tersebut masih cukup tinggi. Untuk mengatasi harga beras yang belum terkendali, Presiden Jokowi telah menginstruksikan Bulog untuk segera melakukan langkah cepat. Salah satunya dengan mengadakan operasi pasar agar harga beras menjadi stabil.

Selain memantau harga pangan, Presiden Jokowi berkesempatan menyapa warga, serta memberikan bantuan sembako kepada para pedagang dan pengunjung pasar.

Turut mendampingi Presiden Jokowi dan Pj Gubernur DKI Heru Budi Hartono dalam peninjauan di Pasar Minggu, yaitu Menteri BUMN, Erick Thohir; Utusan Khusus Presiden Bidang Kerja Sama Pengentasan Kemiskinan dan Ketahanan Pangan, Muhamad Mardiono; Wali Kota Jakarta Selatan, Munjirin beserta jajarannya dan Dirut Perumda Pasar Jaya, Tri Prasetyo.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
‘Mas Bahlil Ganteng’ dan Transformasi Politik Golkar

Dhio Justice Law

12 Jun 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia-LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Indonesia saat ini, seorang politikus tidak harus terlihat negarawan untuk menjadi populer. Cukup viral. Fenomena lagu “Mas Bahlil Ganteng” memperlihatkan bagaimana politik perlahan bergeser dari arena gagasan menuju arena hiburan digital. Yang bekerja bukan lagi kedalaman visi, melainkan kekuatan algoritma. Bukan seberapa kuat argumentasi seorang …

MBG dan Pesta Babi Kekuasaan

Dhio Justice Law

11 Jun 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI)  NasionalPos.com, Jakarta – Program makan bergizi gratis (MBG) awalnya dijual sebagai wajah belas kasih negara. Sebuah janji tentang kepedulian terhadap rakyat kecil, tentang anak-anak yang harus diselamatkan dari lapar dan ketimpangan. Tetapi di tengah munculnya dugaan keterlibatan keluarga sejumlah pejabat tinggi dalam pusaran proyek MBG, publik …

Di perlukan Langkah cepat, tepat dan Kolaboratif Untuk Tanggulangi Jakarta Darurat Sampah

dito

06 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Jakarta kini berada dalam kondisi darurat sampah dengan produksi harian mencapai lebih dari 9.000 ton, di mana sekitar 7.500 ton di antaranya dibuang ke TPST Bantargebang. Kapasitas penampungan di Bantargebang telah berada di ambang batas kritis, demikian di sampaikan oleh Suryo Susilo Ketua LSM Biru Voice kepada wartawan, Sabtu, 6 Juni 2026 di …

Sawah, Kandang dan Laut: Ancaman Nyata bagi Oligarki

Dhio Justice Law

02 Jun 2026

Oleh: Ridwan Umar (Sekjen Garda Bumiputera) NasionalPos.com, Jakarta – Indonesia terlalu lama diajarkan bahwa kekuasaan hanya lahir dari partai politik, parlemen, dan istana. Padahal dalam sejarah bangsa mana pun, kekuasaan sejati selalu berdiri di atas penguasaan ekonomi. Dan hari ini, ekonomi Indonesia terlalu banyak dikuasai segelintir elite. Oligarki tidak selalu tampil dengan wajah menakutkan. Kadang …

Marwah Daud: Saatnya Gerakan Ekonomi Rakyat Rontokkan Oligarki

Dhio Justice Law

01 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Mantan asisten peneliti Unesco dan World Bank, Dr. Marwah Daud Ibrahim menyerukan Rakyat Indonesia untuk bangkit dan melawan oligarki melalui Gerakan Ekonomi Rakyat. Seruan itu dilontarkan Marwah Daud saat menjadi nara sumber Seminar Kebangsaan bertema Mengokohkan Pilar Kebangsaan dan Perdamaian Dunia Dalam Menghadapi Dinamika Konflik Geopolitik yang digelar dalam rangkaian Musyawarah KAHMI …

TB Massa: Indonesia Gagal Bangun Demokrasi

Dhio Justice Law

01 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Pengamat politik Universitas Nasional (Unas) Prof. (assoc) TB. Massa Djafar menganggap Indonesia telah gagal membangun kehidupan demokrasi. Pernyataan itu disampaikan TB Massa sebagai nara sumber dalam sesi dialog Seminar Kebangsaan bertema Mengokohkan Pilar Kebangsaan dan Perdamaian Dunia Dalam Menghadapi Dinamika Konflik Geopolitik yang digelar dalam rangkaian Musyawarah KAHMI (Korps Alumni Himpunan Mahasiswa …

x
x