- Top NewsProyek Jalan Margabatin Mangkrak, Camat Minta Pemberitaan Ditunda Hingga Dia Pensiun
- NasionalOmbudsman RI Resmi Terima Pengaduan Dugaan Penggunaan Alat Sadap Biologis, Laporan Masuk Tahap Penelaahan
- NasionalKasus Dugaan Pelecehan Seksual WNA di Pesisir Barat Jadi Sorotan, Terlapor Resmi Dilaporkan
- HeadlineBP Yayasan Trisakti Sampai kan Alasan Tolak Rencana Pemerintah Jadikan Usakti Berstatus PTN – BH
- Top NewsWawako Lubuk Linggau Hadiri Upacara dan Syukuran Hari Bhayangkara ke-80

INMIND Gelar Forum Group Discussion Bertajuk “Moderasi Beragama Demi Terciptanya Pemilu Damai 2024”
NasionalPos.com, Jakarta- Bertempat di Hotel Horison Grand Serpong pada hari Rabu 20 Desember 2023 kemaren, Institut Moderasi Indonesia (INMIND) menyelenggarakan Forum Group Discussion Bertajuk “Moderasi Beragama Demi Terciptanya Pemilu Damai 2024,
Adapun maksud diselenggarakannya forum diskusi ini adalah untuk memperkuat nilai moderasi dan membangun kembali konteks toleransi beragama sebagai perwujudan kerukunan di Indonesia melalui gagasan Islam Wasathiyah.
Islam Wasathiyah dimaknai sebagai ajaran Islam yang rahmatan lil alamin; rahmat bagi seluruh alam. Islam Wasathiyah adalah ‘Islam Tengah’ untuk mewujudkan khairu ummah; ummat terbaik. Dimana salah satu dari ciri-cirinya adalah toleransi (tasamuh).
Selama berabad-abad Islam kemudian terus bertumbuh secara damai, ramah, toleran, sampai pada akhirnya di penghujung mileninal ini beberapa kelompok masyarakat hadir dengan wajah Islam yang sebaliknya, keras, dan mengusung semboyan “paling benar sendiri” yang pada gilirannya mengganggu keharmonisan kerukuan umat beragama.
“Toleransi adalah komitmen untuk mencintai kemajemukan, perbedaan, kesatuan ciptaan, dan martabat manusia. “ papar Dr. H. Eno Syafrudien, M.Si. selaku ketua pembina INMIND.
Melihat fakta bahwa banyaknya kekeliruan dan kesalahpahaman mengenai toleransi, FGD ini mengundang stakeholder, pemuka agama dan pengurus INMIND untuk berkontribusi dalam perwujudan kerukunan moderasi beragama.
“Toleransi merupakan bagian dari moderasi, kalau dianalogikan toleransi itu adalah produknya, sementara moderasi adalah prosesnya. Terkait masalah lingkup, toleransi merupakan bagian kecil dari moderasi” tambah Rizaldi Lufti, S.T., M.M., M.Sc., M.Ars.
Acara terbagi menjadi dua sesi, sesi pertama lebih menekankan dalam menyikapi perbedaan dan sikap toleran, sedangkan sesi kedua lebih menekankan toleransi yang seringkali menjadi alat politisasi agama.
Adapun Sesi pertama pada acara ini membahas 4 fokus isu, yaitu
- Bagaimana perwujudan kerukunan dan toleransi beragama yang dapat direalisasikan di era ini dalam menyikapi perbedaan atau kesalapahaman toleransi terhadap wajah Islam sekarang?;
- Apakah perlu dibangun kembali sikap toleransi di era sekarang yang mengganggu keharmonisan kerukunan antar umat beragama?;
- Bagaimana moderasi beragama melalui sikap toleransi didalam menciptakan kondisi pemilu damai 2024?;
- Moderasi beragama yang bagaimanakah dalam menyikapi perbedaan dan sikap intoleran untuk menciptakan pemilu damai 2024.?
Sedangkan Sesi kedua membahas 3 fokus isu, yaitu
- Melihat bahwa isu agama selalu dilibatkan dalam politik/politisasi agama. Bagaimana seharusnya wajah Islam yang sekarang dalam menyikapi banyaknya diskriminasi, intoleran dan radikalisme dalam moderasi beragama di era saat ini, khususnya untuk menyikapi kondisi politik di Indonesia saat ini?;
- Moderasi dalam tradisi agama-agama yang ada di Indonesia memiliki pemaksanaan dan kesakralan bagi pemeluknya. Namun, sering terjadi fanatisme terhadap suatu agama dapat merusak keharmonisan beragama. Bagaimana pandangan setiap pemuka agama melihat fanatisme agama yang dapat merusak keharmonisan beragama di Indonesia?;
- Moderasi diposisikan berada di tengah, tidak memihak kanan atau kiri. Namun, pada kenyataannya sering sekali terjadi politisasi agama menjelang pemilu 2024. Praktik dalam membangun dan memperkuat moderasi seperti apa dan bagaimana yang dapat mengantisipasi politisasi agama agar terciptanya pemilu damai 2024.?
Selanjutnya, diharapkan penyelenggaraan FGD ini dapat membangun kembali perwujudan kerukunan toleransi beragama di Indonesia yang selama ini keliru sehingga dapat terciptanya pemilu damai 2024.
Dhio Justice Law
29 Jun 2026
NasionalPos.com, Jakarta – Pengangkatan komisaris pada perusahaan-perusahaan BUMN kembali menjadi sorotan publik setelah muncul nama-nama yang memiliki kedekatan dengan figur publik maupun pejabat negara. Misalnya, pengangkatan Barry Tamin sebagai Komisaris Independen di PT Sarinah yang diketahui merupakan adik ipar dari Raffi Ahmad, serta sorotan terhadap pengangkatan Mufli Budi Ananda, yang dikenal sebagai asisten pribadi Raffi …
Dhio Justice Law
12 Jun 2026
Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia-LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Indonesia saat ini, seorang politikus tidak harus terlihat negarawan untuk menjadi populer. Cukup viral. Fenomena lagu “Mas Bahlil Ganteng” memperlihatkan bagaimana politik perlahan bergeser dari arena gagasan menuju arena hiburan digital. Yang bekerja bukan lagi kedalaman visi, melainkan kekuatan algoritma. Bukan seberapa kuat argumentasi seorang …
Dhio Justice Law
11 Jun 2026
Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Program makan bergizi gratis (MBG) awalnya dijual sebagai wajah belas kasih negara. Sebuah janji tentang kepedulian terhadap rakyat kecil, tentang anak-anak yang harus diselamatkan dari lapar dan ketimpangan. Tetapi di tengah munculnya dugaan keterlibatan keluarga sejumlah pejabat tinggi dalam pusaran proyek MBG, publik …
Dhio Justice Law
02 Jun 2026
Oleh: Ridwan Umar (Sekjen Garda Bumiputera) NasionalPos.com, Jakarta – Indonesia terlalu lama diajarkan bahwa kekuasaan hanya lahir dari partai politik, parlemen, dan istana. Padahal dalam sejarah bangsa mana pun, kekuasaan sejati selalu berdiri di atas penguasaan ekonomi. Dan hari ini, ekonomi Indonesia terlalu banyak dikuasai segelintir elite. Oligarki tidak selalu tampil dengan wajah menakutkan. Kadang …
Dhio Justice Law
01 Jun 2026
NasionalPos.com, Jakarta – Mantan asisten peneliti Unesco dan World Bank, Dr. Marwah Daud Ibrahim menyerukan Rakyat Indonesia untuk bangkit dan melawan oligarki melalui Gerakan Ekonomi Rakyat. Seruan itu dilontarkan Marwah Daud saat menjadi nara sumber Seminar Kebangsaan bertema Mengokohkan Pilar Kebangsaan dan Perdamaian Dunia Dalam Menghadapi Dinamika Konflik Geopolitik yang digelar dalam rangkaian Musyawarah KAHMI …
Dhio Justice Law
01 Jun 2026
NasionalPos.com, Jakarta – Pengamat politik Universitas Nasional (Unas) Prof. (assoc) TB. Massa Djafar menganggap Indonesia telah gagal membangun kehidupan demokrasi. Pernyataan itu disampaikan TB Massa sebagai nara sumber dalam sesi dialog Seminar Kebangsaan bertema Mengokohkan Pilar Kebangsaan dan Perdamaian Dunia Dalam Menghadapi Dinamika Konflik Geopolitik yang digelar dalam rangkaian Musyawarah KAHMI (Korps Alumni Himpunan Mahasiswa …
21 Nov 2024 2.014 views
NASIONALPOS.com II Banyuwangi, 20 November 2024 – Kasus penipuan dan pemerasan yang mengatasnamakan media Tribunnews kembali terjadi. Kali ini, pelaku yang diduga bernama Noviar Arya Putra, bersama dengan kontak bernama Tiara, berhasil menipu korban melalui aplikasi WhatsApp. Modus yang digunakan kali ini mengarah pada ancaman penyebaran video asusila yang direkam secara video call (VC). …
19 Sep 2025 1.591 views
Pesisir Selatan, Nasionalpos.com — Musyawarah Kabupaten (Muskab) Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), sukses digelar di Aula Kantor Camat Lengayang pada Kamis (18/9) siang. Acara tersebut dimulai pukul 13.30 WIB dan berlangsung hingga selesai dengan lancar dan penuh semangat kebersamaan antar sesama insan pencak silat. Muskab kali ini …
17 Mei 2022 1.434 views
NasionalPos.com, Depok– Diperoleh informasi yang menyebutkan bahwa Pangdivif 1 Kostrad yang baru, Brigjen TNI Bobby Rinal Makmun sebelumnya menjabat sebagai Kepala Staf Kodam (Kasdam) Jaya menggantikan Mayjen TNI Dedy Kusmayadi akan masuki masa Pensiun, secara resmi di lantik langsung oleh Panglima Kostrad (Pangkostrad) Letjen TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., dalam suatu upacara serah terima jabatan (Sertijab) …
28 Jul 2025 1.378 views
NasionalPos.com, Jakarta- Koperasi Merah Putih, sebuah gerakan ekonomi berbasis desa yang diinisiasi oleh pemerintah, mendapatkan sambutan positif dari masyarakat. Koperasi ini sungguh sungguh sebagai solusi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat terutama yang bertinggal di wilayah pedesaan, dan bahkan bisa mengurangi ketergantungan pada tengkulak serta rentenir, demikian di sampaikan Faris Galuh Pratama Koordinator Gerakan Masyarakat Berdikari …
23 Jul 2025 1.340 views
NasionaPos.com, Jakarta- Diperoleh informasi yang menyebutkan adanya indikasi oknum Kementerian Perhubungan RI yang di duga menciptakan suasana tidak kondusif untuk menyelesaikan permasalahan di kalangan ojol, Sinyalemen itu nampak ketika bakal di gelar nya FGD yang di laksanakan oleh Kementerian Perhubungan RI yang nampak nya mengundang para pihak yang selama ini berkaitan erat dengan permasalahan …
09 Jul 2025 1.304 views
NasionalPos.com, Jakarta- Totok Ketua Forum Mahasiswa Jakarta Peduli Perumahan Rakyat, kepada wartawan, ia mengatakan bahwa dirinya mendapatkan informasi telah terjadi kekerasan itu terjadi bukan hanya sekali, namun berulang kali dialami warga pemilik dan penghuni Rusunami Gading Nias Residence, Kelapa Gading (hanya sekitar 10% warga sesuai klaim dari Pengurus PPPSRS), dan nampaknya kejadian itu sudah berlangsung …
31 Okt 2024 1.192 views
Banyuwangi – Nasionalpos.com ll Gerah terhadap pemberitaan yang menyudutkan Muhammad Murni (35) warga Kelurahan Klatak Kecamatan Kalipuro Kab Banyuwangi dengan judul berita ” Aksi Koboy Warga Todong Menggunakan Senpi Ke Jukir” menggelar jumpa pers dengan beberapa awak media di Banyuwangi . Jumpa pers itu di geber , Kamis (31/10/2024) siang di warung Mbok Judges …



Comments are not available at the moment.