IHSG Diprediksi Variatif Seiring Pasar Cermati Data Ekonomi Global

- Editor

Rabu, 6 Desember 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NasionalPos.com, Jakarta-  Dari pantauan di Bursa Efek Jakarta, di peroleh informasi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu 6/12/2023 diperkirakan bergerak variatif seiring pelaku pasar masih mencermati data ekonomi di tingkat global. IHSG dibuka menguat 1,84 poin atau 0,03 persen ke posisi 7.102,69.

Sementara itu kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 turun 0,66 poin atau 0,07 persen ke posisi 940,09.

“Untuk hari ini, investor mengantisipasi rilis data pertumbuhan ekonomi kuartal III-23 Australia, penjualan ritel zona Euro, Factory Orders Jerman, serta ADP Employment Report Amerika Serikat (AS),” ungkap Tim Riset Phillip Sekuritas Indonesia kepada awak media.

Selain itu, pelaku pasar mencerna rilis data pasar tenaga kerja AS untuk mencari bukti bahwa ekonomi AS mengarah pada perlambatan (soft-landing). Data terkini memperlihatkan jumlah lowongan kerja yang semakin sedikit, yang menandakan bahwa ekonomi mulai mendingin.

Sedangkan dari data Job Openings and Labor Turnover Survey (JOLTS) memperlihatkan jumlah lowongan kerja turun sebanyak 617,000 pada Oktober Oktober 2023 menjadi 8.73 juta, atau terendah sejak Maret 2021 dan berada di bawah konsensus pasar sebanyak 9.3 juta. Jumlah orang yang secara sukarela mengundurkan diri dari pekerjaannya turun menjadi 3,63 juta dari 3,65 juta pada September 2023.

Baca Juga :   Komisi VI Ingatkan BNI Tingkatkan Keamanan Data Transaksi Digital

Namun dari Data lain memperlihatkan aktivitas sektor Jasa (Services) di AS meningkat pada November 2023, data ISM Non-Manufacturing Index naik ke level 52,7 pada November 2023 dari level 51,8 pada Oktober d2023, dan lebih tinggi dari ramalan pasar 52,0.

Bursa saham regional Asia pagi ini antara lain, indeks Nikkei menguat 523,59 poin atau 1,60 persen ke 32.299,39, indeks Hang Seng menguat 57,23 poin atau 0,35 persen ke 16.385,10, indeks Shanghai melemah 4,94 poin atau 0,17 persen ke 2.967,36, dan indeks Straits Times melemah 1,70 poin atau 0,06 persen ke 3.075,46

Berita Terkait

Komisi VI Ingatkan BNI Tingkatkan Keamanan Data Transaksi Digital
PT Amarta Karya Tidak Patut Di Bubarkan
Rencana Lelang 417 Unit Bus Transjakarta
BI Tidak Sendiri, Ada Peran Pemerintah Pusat dan Daerah dalam Kendalikan Inflasi
Pertumbuhan Premi Terbesar BRI Insure Raih Penghargaan
Dharma Jaya Catatkan Penjualan 1.800 Ekor Sapi Kurban
BEI-Nasdaq Kerja Sama Perkuat Teknologi Pasar Modal
KemenKopUKM Tingkatkan Layanan Pendampingan Hukum Bagi Pelaku UMK

Berita Terkait

Senin, 8 Juli 2024 - 22:55 WIB

Komisi VI Ingatkan BNI Tingkatkan Keamanan Data Transaksi Digital

Sabtu, 6 Juli 2024 - 20:08 WIB

PT Amarta Karya Tidak Patut Di Bubarkan

Selasa, 25 Juni 2024 - 20:14 WIB

Rencana Lelang 417 Unit Bus Transjakarta

Senin, 24 Juni 2024 - 19:48 WIB

BI Tidak Sendiri, Ada Peran Pemerintah Pusat dan Daerah dalam Kendalikan Inflasi

Sabtu, 22 Juni 2024 - 20:27 WIB

Pertumbuhan Premi Terbesar BRI Insure Raih Penghargaan

Selasa, 18 Juni 2024 - 19:49 WIB

Dharma Jaya Catatkan Penjualan 1.800 Ekor Sapi Kurban

Senin, 17 Juni 2024 - 20:56 WIB

BEI-Nasdaq Kerja Sama Perkuat Teknologi Pasar Modal

Sabtu, 15 Juni 2024 - 20:41 WIB

KemenKopUKM Tingkatkan Layanan Pendampingan Hukum Bagi Pelaku UMK

Berita Terbaru